Debat Capres Putaran I: INDONESIA SELESAI DALAM TIGA JARGON
TERNYATA tidak ada alasan substantif yang mengharuskan ketiga capres diperbedakan satu sama lain. Itu sungguh-sungguh dapat menjadi kesimpulan.
Bahwa kita mencatat pengurusan KTP yang tak lancar sebagai salah satu contoh kasuistik yang amat klasik untuk penunjukan atas rendahnya moral dan profesionalitas aparat birokrasi, memang itu ada terucap dari Mega. Ia berbicara kasuistik Bahwa SBY mewanti-wanti ”Kabinet Malam”, itu memang diucapkan untuk mempertegas mutlak perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam sebuah konsepsi yang kuat. Sedangkan JK, dengan mentalitas pro solusional dan tak bertele-tele, berkecekatan menekankan kemandirian bangsa dan keterukuran dalam kepastian hukum yang tidak akan pernah lagi memperlemah martabat bangsa.
Sukses mereka berdebat (eh sebetulnya cuma sekadar bertanding berpidato) di depan bangsa yang sudah berblok.
Pada akhirnya tepat untuk mengatakan Pro Rakyat Lanjutkan Lebih Cepat Lebih Baik. Itulah yang diucapkan Anies Baswedan menutup debat Capres.
Possibly related posts: (automatically generated)
- Debat Capres Putaran I: JK PASTIKAN “POMPA” KEMANDIRIAN NASIONAL
- Debat Capres Putaran I: TUTUR SBY YANG KOMPREHENSIF DAN SANTUN
- Debat Capres Putaran I: MEGAWATI TIDAK MAU UU TIPIKOR ASAL JADI
- Debat Capres Putaran I: SEBUAH TRAGEDI PEMBANTAIAN SENYAP BUAT SBY
- Debat Capres Putaran I: SANDIWARA ORANG-ORANG GAGAL
- Debat Capres Putaran I: Satu Kata, Satu Dunia Yang Belum Tentu Satu Kebenaran
- DOUBLE TALK TENTANG KORUPSI
- NEGARA RAMAH KORUPSI
- INDONESIA 2009-2014
[...] Debat Capres Putaran I: INDONESIA SELESAI DALAM TIGA JARGON [...]
DIALOG UANG « 'nBASIS
November 6, 2009 at 8:23 pm