Debat Cawapres (3)
Prabowo Subianto Menggugat Kegagalan Sistem:
INDONESIA LOOSER STATE?
Negara dengan Pendapatan Rakyat Di Bawah Harga Secangkir Kopi
Gunakanlah standar yang paling diakui dunia dan paling masuk akal,
Indonesia saat ini adalah sebuah negara yang dihuni oleh bangsa miskin. Seratusan juta lebih penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan. Kita boleh merubah ukuran itu seenak kita sendiri hingga merubah Indonesia menjadi negara kaya, tetapi cuma di atas kertas.
Di sana-sini kemelaratan mewarnai kehidupan, bagaimana membantahnya? Jauh lebih penting dari sekadar upaya membantahnya, ialah bagaimana merubahnya. Kondisi negeri ini semakin hari semakin menambah jumlah orang yang mengalami problem relative deprivation (merasa terampas hak-hak normatifnya). Kesenjangan inilah akar mudahnya konflik tersulut dan membesar.
Pendapatan rata-rata masyarakat yang cuma di bawah Rp 20.000 per hari, tentu itu hanya setara dengan harga secangkir kopi bagi sebagian kelas atas, di sini di Senayan City (tempat berlangsungnya debat).
Sambil menujukkan selembar uang pecahan Rp 20.000,- Prabowo pun menggugat, Indonesia harus berhenti cuma sebagai:
- suplier tenaga kerja paling murah di dunia;
- sumber bahan-bahan kebutuhan industri dunia yang mampunya cuma mengembangkan industri ekstraktif pengabdi yang menguntungkan sepihak negara kaya;
- pasar paling empuk untuk segala macam produk bahan jadi berbagai negara produsen dunia. Anehnya produk asing itu harus dibayar berlipat-lipat ganda setelah bertolak dari Indonesia sebagai bahan baku.
Prabowo jelas amat mempertegas visi dan misi pasangan Mega-Prabowo dalam bahasa yang sama menggugatnya (dengan Mega) tetapi lebih substantif, terjabarkan, dan mengindikasi keterukuran. Siapa pun yang akan keluar sebagai pemenang Pilpres 2009, gagasan Prabowo pasti amat sangat bermakna diadopsi.
Seorang profesor ekonomi Budiono yang hadir dalam kapasitas cawapres tak memberi sanggahan untuk “studium generalle” ekonomi politik Prabowo Subianto. Prabowo ternyata membawa gugatan yang teruji, tak tersanggah di depan forum sanggah-menyanggah oleh orang paling kompeten (profesor ekonomi) dan paling berkepentingan menyanggah (rival pencapresan).
“Tidak mungkin kita menegakkan jati diri bangsa tanpa menyelamatkan sumberdaya ekonomi kita dan menyelamatkan kekayaan nasional agar tidak terus menerus bocor ke luar negeri, kata Prabowo lantang.
Ini sebuah kegagalan sistemik, tegas Prabowo. Indonesia harus berubah. Jangan beri kesempatan lagi kekayaan Indonesia yang amat luar biasa memperkaya segelintir orang di negara lain. Ini tidak boleh dilanjutkan. Kita harus meraih kembali jatidiri bangsa. Harus ada yang mengembalikan jatidiri bangsa. Indonesia looser state? Jangan lagi. Jangan lagi. Malu kita.

[...] Debat Cawapres (3) [...]
DIALOG UANG « 'nBASIS
November 6, 2009 at 7:58 pm