'nBASIS

Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & Swadaya

Munas Golkar: ABU RIZAL BAKRI MENANG DALAM SATU BABAK

with one comment

 

suara munasAKHIRNYA setelah melewati kericuhan yang sedikit menegangkan Munas Partai Golkar yang berlangsung di Riau dini hari ini memutuskan jabatan Ketua Umum jatuh ke pundak Abu Rizal Bakri. Melalui mekanisme pemungutan suara, Abu Rizal Bakri mengalahkan 3 pesaingnya dengan mengantongi 297 suara. Pesaing terdekat dengan perolehan suara  239 ialah Surya Paloh.

Menurut ketentuan Munas perolehan suara itu (50% plus 1) cukup untuk mengukuhkan Abu Rizal Bakri secara aklamasi sebagai Ketua Umum tanpa harus melangkah ke pemungutan suara babak kedua.

 

Dari persentase perolehan suara tersebut, dan tiadanya satu pun dari 537 suara yang diberikan peserta Munas kepada kedua kandidat lain, maka terbukti bahwa ”pertarungan” ini sebenarnya hanyalah perebutan pengaruh di antara Abu Rizal Bakri dan Surya Paloh.

Sebagai peroleh suara terbesar kedua pemilu 2009, para pengamat menganggap penting keputusan yang lahir dari Munas partai yang berkuasa selama Orde Baru ini. Hal ini terutama terkait dengan peran politik dalam pemerintahan mendatang.

ABU RIZAL BAKRIEef Syaifullah Fatah, berdasarkan analisis terhadap pikiran kedua tokoh yang diwacanakan selama kampanye untuk Munas, menyiratkan kekhawatiran jika kemenangan Abu Rizal Bakri ini bisa menjadi kemenangan Partai Demokrat 5 tahun ke depan. Sugeng Saryadi menaruh perhatian terhadap kemungkinan beban berat partai terkait dengan masalah yang membelit Abu Rizal Bakri dan bahkan lebih jauh mengkhawatirkan tumbuhnya penguatan praktik quasi demokrasi.

Ada juga yang khawatir kemungkinan eksodus kader idealis yang merasa tak nyaman dengan pilihan politik partai Golkar yang tercermin dari hasil Munas ini. Kepada Alfita Deanova dari TVONE Yuddy Krisnandi mengisyaratkan tak kecewa dan tidak akan keluar dari Golkar,  meski menilai idealisme Partai Golkar, melalui ekspose politik Munas ini, ternyata  nol sama sekali.

Isyarat-isyarat ini menujukkan betapa banyaknya orang yang menginginkan Partai ini menjaga jarak dengan pemerintahan SBY-Budiono. Ini untuk kebaikan negara-bangsa dan juga demokrasi tentunya.

Mengutip Nelson Mandela saat sambutan beberapa menit setelah terpilih, Abu Rizal Bakri mengatakan bahwa ujian terberat bukan pada saat terpuruk melainkan saat meraih kemenangan. Itu mengisyaratkan kebesaran jiwa dan berhenti meratapi kekalahan partai Golkar dalam pemilu dan pilpres 2009.

 

Written by nbasis

October 7, 2009 at 9:09 pm

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. [...] Munas Golkar: ABU RIZAL BAKRI MENANG DALAM SATU BABAK [...]


Leave a Reply