'nBASIS

Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & Swadaya

IRAN TIDAK PERNAH TAKUT AMERIKA

with 24 comments


Ketegangan antara Iran dan Barat (Amerika) diperkirakan segera akan memasuki tahap baru seiring kemajuan progam swasembada persenjataan negara paling melawan Amerika itu. Kepada media, semalam, Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan bahwa negaranya telah berhasil memproduksi rudal berjelajah jarak dekat berbobot 3000 ton dengan tingkat penghancuran sasaran yang sangat akurat.


DIMANA-MANA orang (pemerintahan dan negara) takut kepada Amerika. Wujudnya bisa muncul dalam berbagai modus, di antaranya penggadaian kedaulatan ekonomi, militer, hukum dan budaya. Juga ketundukan tanpa reserve melayani “igauan” Amerika dalam kepentingan memblow up isyu war on terrorism. Tetapi tidak dengan Iran. Tidak ada yang harus ditakuti tentang Amerika di sini (Iran), dan negara ini berulangkali telah memberi bukti kepada dunia. Bahkan tidak pernah gentar diganggu dalam proses demokrasi (pemelihan Presiden) yang sampai-sampai menelan tak sedikit korban manusia di pihak oposisi yang dibesarkan oleh tuan-tuan mereka di negara lain (antara lain Amerika).

Merujuk sebuah nama besar dalam sejarah  Timur Tengah, rudal produksi baru yang disebut Nasr 1 itu dapat ditembakkan dari peluncur berbasis darat maupun kapal, namun akhirnya kelak akan dimodifikasi lagi untuk secara leluasa ditembakkan dari helikopter dan kapal selam.

Selama ini Negara-negara Barat (Amerika) mengesankan kekhawatiran berlebihan tentang kemampuan militer Iran, terutama implikasi dari program nuklir yang dikembangkan di negeri itu. Hal yang selalu dikemukakan secara propokatif oleh Amerika dan beberapa sekutunya, termasuk Badan Energi Atom Internasional, ialah khawatir atas semangat Iran yang tidak pernah berhenti berusaha memproduksi senjata nuklir. Tentu saja Iran tidak mau diatur dengan kesan naïf seperti itu dan dengan argument yang masuk akal lalu membantah tuduhan.

Selama ini Barat terkenal amat kaku dalam membangun argumen pertimbangan penjatuhan sanksi terhadap Iran dengan tujuan agar dapat memaksakan penghentian pengayaan uranium untuk kepentingan non militer di Negara itu. Kekhawatiran terutama disebabkan  proses itu sendiri dapat digunakan untuk senjata nuklir jika uranium diperkaya lebih dari 90 persen.

Dalam kekhawatiran yang meningkat Iran  sering membuat pengumuman tentang kemajuan baru dalam teknologi militer yang sayangnya tidak selalu dapat diverifikasi oleh badan kompeten dunia secara independen. Seakan memberi gertakan tajam, dalam pengumuman minggu semalam Jenderal Vahidi malah mengatakan bahwa produksi rudal jelajah, yang walau pun membutuhkan rentang waktu 2 tahun untuk pengembangannya, menunjukkan bahwa sanksi terhadap Iran telah gagal. Dia mengatakan rudal jelajah akan memperkuat kemampuan angkatan laut Iran.

Iran memulai program swasembada persenjataan militernya sejak tahun 1992 .Hasilnya  mengagumkan. Berbagai macam senjata, termasuk tank, rudal, pesawat tempur, pesawat tak berawak dengung dan torpedo telah berhasil dikembangkan.

Asyik melihat negara ini  tidak takut Amerika, dan itu mungkin mewakili perasaan kedongkolan yang tak dapat diungkapkan oleh sebagian besar negara dan penduduk dunia.  (source: AP).

Written by nbasis

March 7, 2010 at 11:45 pm

24 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Saya pikir, ketakutan itu tidak saja milik orang Eropah dan Amerika, tetapi juga Saudi Arabia. Kalau tidak salah, Iran itu kan mayoritasnya Syiah. Saya pikir raja Arab punya kepentingan untuk juga mengontrol kekuatan senjata Iran. Kenapa raja Arab sangat dekat hubungannya dengan Amerika?

    ‘nBASIS: Setuju, karena Arab itu salah satu basis utama imperialisme Amerika di Timur Tengah. Ketakutan Arab ya ketakutan Amerika, dan begitu sebaliknya. Juga tentu karena konflik Syiah-Sunny itu. Terimaksih tanggapannya. Sukses.

    Rolando

    March 11, 2010 at 3:31 pm

  2. saya setuju dengan Iran. MENGAPA HARUS TAKUT SAMA AMERIKA?
    Seharusnya Indonesia juga mencontoh Iran…
    BELAJAR HIDUP TANPA CAMPUR TANGAN AMERIKA….

    ‘nBASIS: itu tergantung siapa presidennya. Tks.

    dasri

    March 15, 2010 at 3:58 pm

  3. Iran bisa kenapa Indonesia tidak bisa. . . .
    Gw salut sama Iran yang tidak mau ditindas Amerika . . .
    Kalau bhs org plmbg di injak kepalak nyo . . .

    ‘nBASIS:Iran dipimpin oleh siapa? Indonesia oleh siapa? Jadi tergantung kepada pemimpinnya. Terimakasih masukannya.

    Yuris enfik

    June 8, 2010 at 3:54 pm

  4. Itu bnr tergantung sama pemimpin nya tp kan setidak nya senjata-senjata yang modern serta canggih hrz di miliki indonesia. . .
    Nie g peswat TNI aj sering jatuh. . .
    Kalau iran rakyat-rakyat nya memiliki jiwa serta nasionalisme besar terhadap negara nya. . .
    Mangka nya negara-negara barat agak segan terhadap iran. . . .

    ‘nBASIS: Anda tidak sedang menyesali pemimpin negara sendir bukan?

    Yuris enfik

    July 13, 2010 at 7:34 am

  5. Iran I Love U

    ‘nBASIS: banyak pujian seperti yang Anda berikan untuk Iran. Terimakasih Anda telah mampir dan berkomantar.

    Jund

    July 14, 2010 at 4:04 pm

  6. Ya g lah . . .
    Mlah sya bangga terhadap kepala negara sya ndri. . .
    Bnyak prestasi yg d cpai seperti msux ny indnsia d g-20. . .
    Itu snggat membngakan. . .
    Tp kan dlm hal nie hanya sekedar kritikan dan opini saja. . .
    Stiap org berhak membri opni ny msing2 . . .
    Kbtlan dlm hal nie mencrt kan tntg KEKUATAN suatu negara. . . Hrz ny bnyk kritkn hrz d trma. . .
    Coba kalau hal nie mencrtkan tntg G-20 Tentu nya semua komentar pasti berbeda dengan hal nie. . . KoMEntar-komentar pasti memuji indonesia. . . Sekali lagI nie semua cuman opini. . .

    ‘nBASIS: Terimakasih opininya, mas Yuris. Sayangnya posting ini tidak membahas G-20. Tentang G-20, simaklah apa kata TEMPO [klik di sini dan klik di sini].
    Seandainya mas Yuris punya artikel terkait, kita bisa pertimbangkan untuk dimuat oleh ‘nBASIS. Sekali lagi salam hormat dan terimakasih.

    Yuris enfik

    July 14, 2010 at 4:11 pm

  7. Saya sangat setuju dengan yuris . . .
    Seharus nya anda menerima donk dengan baik saran serta kritik dari orang lain. . .
    Untuk apa buat wacana kalau tidak mau di beri masukan . .
    Indonesia negara demokratis. . .
    Presiden saja mau di beri masukan. .
    Dia yang merupakan seorang pemimpin negara. . .
    Terimakasih


    ‘nBASIS:
    Maaf Mas Rustam, kurang begitu jelas saran dan kritik Anda yang mana gerangan yang tidak diperhatikan? Sdr.Yuris pun, jika Anda perhatikan secara seksama, sama sekali tidak punya saran dan kritik untuk konten posting ini, melainkan hanya memberi jawaban atas pertanyaan ‘nBASIS. Pemberi komentar yang lain juga sama.
    Malah sebelumnya, pada komentar terdahulu, Sdr Yuris membandingkan kondisi negara yang didikte oleh Amerika itu tak ubahnya seperti ungkapan di kampung beliau (Palembang?) yang “tak mau diinjak kepalanya”.
    Tentang pendapat Anda “Indonesia negara demokratis” ya benar (untuk saat ini) sebatas demokrasi prosedural. Terimakasih Anda telah mampir dan memberi masukan.

    Rustam

    July 14, 2010 at 4:24 pm

  8. Dalam komentar Yuris terdapat saran. . . .
    Nah ini lah yang anda tidak memperhatikan. . .
    Komentar yuris yang. .
    SETIDAK NYA SENJATA – SENJATA YANG MODERN SERTA CANGGIH SEHARUS NYA DI MILIKI INDONESIA. .
    Menurut anda itu bukan merupakan saran dari yuris apa . . .

    ‘nBASIS: Dengan mengatakan (kepada mas Yuris) “Anda tidak sedang menyesali pemimpin negara sendiri bukan?” ‘nBASIS menyetujui tanggapan beliau 100% [klik di sini sebagai perbandingan]. Tidak hanya itu, dengan tanggapan beliau yang kedua malah ‘nBASIS menganggap mas Yuris itu (mungkin) mempunyai wawasan dan bahan layak terbit untuk masalah-masalah hubungan internasonal (terkait dengan Indonesia) sehingga pada jawaban untuk pertanyaan beliau yang kedua itu ‘nBASIS menawarkan:”Seandainya mas Yuris punya artikel terkait, kita bisa pertimbangkan untuk dimuat oleh ‘nBASIS”.
    Tidak secara langsung terkait, tetapi tautan berikut mungkin juga dapat melukiskan kompleksitas permasalahan dari aspek lain [klik di sini].
    Terimakasih, mas Rustam.

    Rustam

    July 15, 2010 at 7:27 am

  9. always. Thats truly Iran. Thats Ahmadinejad. http://gerep.wordpress.com/2010/07/22/55/

    ‘nBASIS: Right. Thats truly Iran. Thats truly Ahmadinejad.

    gerep nahinan

    July 22, 2010 at 6:41 am

  10. bagus tu biar negara maju gak ganggu khususnya AMERIKA.
    biar takut……….
    Indonesia harus niru iran jangan selalu jadi boneka


    ‘nBASIS:
    Semoga harapan itu tercapai. Terimakasih

    subhan basri

    August 25, 2010 at 2:54 am

  11. uwdah2 jngan pada eker,… yang penting negara kita tidak ada pe2rangan , negara ndiri ja blum tentu aman masih ngurus negara2 lain,…., negara yg patut dibanggakan adalah negara yang punya pendirian sndiri tdak meniru sana sini,…. Indonesia ya Indonesia,….

    ‘nBASIS: ya, anda seperti memberi pendapat yang kurang super. bagaimana bisa hidup sendiri? emang Indonesia itu apa? kita tidak dalam ruang vacum dan dengan mengambil manfaat dari semua kemajuan yang terbit di permukaan bumi ini bukan berarti kehilangan jatidiri Indonesia.

    chevote super

    September 4, 2010 at 8:37 am

  12. membangun sebuah senjata massal adalah suatu bentuk lain dari takut. Bila tidak takut ngapain bikin senjata massal?

    ‘nBASIS: tuduhan Amerika dan kekuatan dunia yang tergantung Amerika memang seperti yang Anda tuduhkan. jika pun dalam posting ini Iran digambarkan memproduksi persenjataan, apakah Anda tidak melihatnya lebih pada maksud tidak menyerahkan leher untuk digorok? itu barangkali. ha ha

    Humala

    September 5, 2010 at 3:02 pm

  13. nBASIS: tuduhan Amerika dan kekuatan dunia yang tergantung Amerika memang seperti yang Anda tuduhkan. jika pun dalam posting ini Iran digambarkan memproduksi persenjataan, apakah Anda tidak melihatnya lebih pada maksud tidak menyerahkan leher untuk digorok? itu barangkali. ha ha

    Saya melihat Iran dengan memproduksi senjata massal, adalah sebagai suatu REAKSI atas ketakutannya terhadap Amerika Serikat dan sekutunya. Dan (mungkin) tanpa disadari oleh Ahmadinejad, Iran bahkan telah menjadi “Amerika” dalam mengatasi ketakutannya dengan memproduksi senjata massal.


    ‘nBASIS:
    ha ha. Ini menggelitik. Jika di dalam suatu lingkungan kampung terjadi ancaman pencurian dan bahkan berulang, maka saat warga mempersenjatai diri untuk menghadapi segala kemungkinan, itu tidak mungkin disebut ingin jadi pencuri dan atau pembunuh dengan senjata-senjatanya itu. Filsafat dan tujuan kedua belah pihak berbeda. Beda sekali. Terimakasih..

    Humala

    September 8, 2010 at 2:27 pm

  14. ‘nBASIS: ha ha. Ini menggelitik. Jika di dalam suatu lingkungan kampung terjadi ancaman pencurian dan bahkan berulang, maka saat warga mempersenjatai diri untuk menghadapi segala kemungkinan, itu tidak mungkin disebut ingin jadi pencuri dan atau pembunuh dengan senjata-senjatanya itu. Filsafat dan tujuan kedua belah pihak berbeda. Beda sekali. Terimakasih..

    Lebih menggelitik karena anda mengibaratkan IRAN sebagai kampung yang mempersenjatai diri hehehe….filsafat rakyat kampung dengan bersenjata parang tentu beda dengan seorang pemimpin negara memproduksi senjata pemusnah massal.

    Senjata pemusnah massal diproduksi hakikatnya bukan untuk membela diri, mana ada rudal luncur jarak jauh digunakan untuk mempertahankan diri Pak? hehehehe, makanya saya bilang mereka secara tak sadar telah menjadi AMERIKA dalam berbagai hal. cara IRAN mengatasi ketakutannya sebenarnya sama saja dengan cara-cara Barat hehehehe

    Peace
    Mari kita berharap semoga rudal-rudal yang diproduksi oleh AS,IRAN,RUSIA atau negara manapun tidak sempat digunakan untuk menyerang satu sama lain…


    ‘nBASIS:
    (1) Lebih menggelitik karena anda mengibaratkan IRAN sebagai kampung yang mempersenjatai diri hehehe….filsafat rakyat kampung dengan bersenjata parang tentu beda dengan seorang pemimpin negara memproduksi senjata pemusnah massal. (Anda menerjemahkan seperti itu? ya silakan saja)
    (2) Peace? Ya harapan kita semua, dan siapa ya negara yang jaya karena perang dan tetap berharap perang dapat mendongkrak kejayaan itu? ha ha.

    Humala

    September 9, 2010 at 5:34 am

  15. nBASIS:Peace? Ya harapan kita semua, dan siapa ya negara yang jaya karena perang dan tetap berharap perang dapat mendongkrak kejayaan itu? ha ha.

    Mau contoh dari jaman baheula? setiap jaman memiliki negara yang jaya karena perang….dan negara2 tersebut pada akhirnya hilang pula kejayaannya karena kerakusannya,berikut contohnya:

    Republik Romawi,Kekaisaran Romawi,Holy Roman Empire,Majapahit,Semua Kekalifaan Islam,Kekaisaran Jepang,Kekaisaran Spanyol,Mongolia,Kerajaan Britania dan yang paling terakhir Amerika Serikat…yang saya rasa bentar lagi juga kadaluarsa hehehehe,mungkin Iran sebentar lagi? sapa yang tau???

    Met Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin

    ‘nBASIS: peace. ha ha

    Humala

    September 14, 2010 at 4:30 pm

  16. kalau menurut saya Ahmadinejad adalah seorang pemimpin yang “sangat keras dan tegas dalam memimpin negaranya” dan patut dicontoh oleh presiden kita “Saya Belum Yakin”, meskipun AHMADINEJAD MERUPAKAN ISLAM KETURUNAN YAHUDI TAPI DIA BISA BERJUANG DEMI ISLAM DAN MEMBANGKANG NEGARA YANG MAYORITASNYA KRISTEN TAPI DIKUASAI OLEH ORANG YAHUDI..

    ‘nBASIS: sssssssst. jangan keras-keras bilangnya. nanti malah dikira membanding-bandingkan.

    Ferdyan Dymon

    March 31, 2011 at 6:18 am

  17. [...] ini telah mengkhianati negara dan bangsanya dengan bertindak sebagai pelayan imperialisme modern. Iran harus dipuji oleh sejarah dan Moammar Khadafi harus dibedakan betul dengan Ben Ali dan Hosni [...]

  18. syiah itu tdk kafir spt yg di katakan kaum sunni , dan jg ahmadinejad itu bukan keturunan yahudi , dan kami yakin khalifah akan memimpin dunia kembali , !!!

    ‘nBASIS: terimakasih klarifikasinya

    muhamad taufik

    May 4, 2011 at 12:18 pm

  19. Mungkin karna indonesia terlalu banyak hutang ke pada amerika.
    Intinya mending bunuh yang korup di indonesia. Uangnya bayar, hutang karna hutang menjadi alasan kenapa indonesia tak bisa seperti iran

    ‘nBASIS: resepnya msh susah diterima orang banyak barangkali ya.

    trexmc

    November 11, 2011 at 4:46 am

  20. Amerika kita setrika Inggris kita Linggis (Soekarno). apalagi sekarang Indonesia punya potensi darisegala unsur kenapa harus manut Amerika.Tapi itu jg tergantung pemimpinnya.saya cinta Indonesia dan saya salut Iran dan Ahmadinejad

    ‘nBASIS: semangat

    rudihermansyahyusdi

    January 12, 2012 at 12:29 pm

  21. mempersiapkan senjata hebat dibilang takut terus mala disamain dengan negara yang udah membunuh, memperkosa, dan merampok umat muslim di Irak, Afganistan,palestina, dll. kan gak mungkin diam, duduk manis, sambil melihat budaya populer barat masuk ke negara islam seperti yang terjadi di negara yang tercinta ini. berperang untuk menegakan kebenaran. dan apa mungkin Iran berperang dengan mengandalkan tangan kosong sementara negara barat/Zionis punya banyak senjata canggih. ini semua sekenario Tuhan, dan Iran hanya mengikuti sekenario Tuhan. Melawan kebatilan kata Tuhan bukan bernamai dengan Kebatilan. perang moral ya dilawan dengan moral yang mulia, perang nuklir dilawan dengan nuklir juga. “Ada dua manusia jahat di dunia ini, pertama manusia yang sengaja berbuat jahat, dan yang paling jahat adalah manusia yang mendiamkan kejahatan terjadi di sekitarnya padahal dia mampu mencegahnya”. kata Khomeini.

    ‘nBASIS: oh begitu ya.manusia jahat mendiamkan kejahatan.

    idral

    January 13, 2012 at 4:21 am

  22. @ Idral : tidak ada manusia bisa dikategorikan pembela kebenaran bila manusia itu juga membuat senjata massal. Senjata Massal digunakan untuk menghancurkan bukan untuk perdamaian. Dan bila seseorang membuat senjata massal tidak bisa dibilang ia menegakkan kebenaran, orang itu hanya mengantisipasi rasa takutnya sendiri. Bila tidak takut, ngapain bikin senjata pemusnah massal???

    ‘nBASIS: ha ha

    Humala

    January 14, 2012 at 4:58 am

  23. Saya tidak sedang membandingkan MAN dan SBY. Tapi realitanya MAN lebih bisa dijadikan CONTOH NYATA dalam kehidupan bernegara sehingga USA dan Israel tidak bisa tidur nyenyak.

    ‘nBASIS: mungkin memang ada padanan untuk sesuatu, dan itu mungkin pula sulit tak pada gugus yang sama

    s.hardjoko

    February 6, 2012 at 6:19 am

  24. USA dan ISRAEL dibikin tidak bisa tidur nyenyak oleh Ahmadinejad, karena Admadinejad sendiri tidak bisa tidur nyenyak…….

    ‘nBASIS: jika mrk sama2 tak bisa tidur, tak aneh juga di lain-lain tempat ikut tak tidur. ha ha

    Humala

    February 7, 2012 at 2:18 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 32 other followers