Home » ARTIKEL » BERTEMU TOKOH PANUTAN PADA HARI ULANG TAHUN

BERTEMU TOKOH PANUTAN PADA HARI ULANG TAHUN

AKSES

  • 386,045 KALI

ARSIP


SBY berbicara soal monarki, secara substantif rakyat tahu dari mana pancaran monarki modern di Indonesia. SBY ngomong soal pemberantasan korupsi, rakyat tahu dari mana harus dimulai. Serba salah, dalam guliran detik-detik delegitimasi

Sabtu 16 April 2011 Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Sumatera Utara akan berulang tahun ke-7. Perayaan sederhana akan digelar. Tetapi, mereka undang orang penting yang belakangan menjadi tokoh yang “berhadap-hadapan langsung” dengan SBY” seputar keistimewaan Yogyakarta yang oleh SBY disebut “mengidap penyakit” monarki itu.

Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X akan hadir. Bersama isteri GKR Hemas yang adalah Wakil Ketua DPD RI itu Sultan akan hadir meski akan menempuh 1 jam perjalanan menumpang pesawat udara dan 3 jam melintasi jalan “kupak-kapik” (buruk berlubang) agar sampai ke lokasi acara. Dimana? Di daerah transmigrasi Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padanglawas.

Ini bukan pertamakalinya Sultan datang ke perhelatan FKWJ Sumatera Utara. Pada tahun 2009 yang lalu tokoh yang dalam kerajaannya juga diamanahi tugas Sayyidin Ponotogomo ini beringan langkah hadir dalam sebuah acara muludan (maulid Nabi). Apa istimewanya FKWJ bagi Sultan? Menurut Ketua Umum organisasi ini, Mbah Djamin Sumitro, hal itu hanya Sultan yang tahu. Tetapi, kata Mbah Djamin, saya menduga bahwa kehadiran beliau ke acara FKWJ hanyalah karena tahu bahwa warga yang terhimpun dalam organisasi ini seluruhnya warga yang lemah dan memerlukan pencerahan serta pemberdayaan. Jika kami organisasi elit, saya kira Sultan tak akan rengges (peduli) apalagi jika kami akan menonjolkan kehebatan-kehebatan kami”.

Agenda Padanglawas. Di Padanglawas Sultan dan rombongan akan bertemu ribuan warga transmigran. “Saya yakin itu, karena figur Sultan sangat dikagumi di sini”, tegas Sujito, salah seorang tokoh masyarakat lokal yang juga Wakil Bendahara FKWJ Sumatera Utara.

Dalam jadwal yang dihasilkan melalui rapat bersama antara Pemkab Padanglawas dan FKWJ dicantumkan bahwa Sultan akan memberi Sambutan pada acara ulang tahun. Jika dilihat dari alokasi waktu, sebetulnya acara itu sangat singkat dan padat. Itu karena Sultan tidak mempunyai banyak waktu. Tetapi waktu yang tersedia itu sekaligus akan dimanfaatkan secara maksimal. Plt Gubsu Gatot Pujonugroho juga diagendakan ikut berbicara, meskipun sampai penayangan posting ini belum ada kepastian dari pihak kantor Pemprovsu tentang kepastian jadwal itu. Gatot Pujonugroho memang baru pulang dari Nias dalam rangka pelantikan Kepala daerah.

Dalam rencana acara penyambutan di Bandara Aek Godang Padang Lawas Utara (Paluta), Sultan diagendakan akan dijamu sarapan pagi oleh Pemkab Paluta dengan didampingi oleh sejumlah Kepala Daerah berbatasan (Tapanuli Selatan, Kota Padangsidempuan dan Mandailing Natal). Artinya, semua Kepala Daerah eks Kabupaten (induk) Tapanuli Selatan akan ikut ambil bagian.

Menunda Kehadiran di UMSU. FISIP UMSU melalui suratnya kepada Sultan, setelah berkoordinasi kepada FKWJ Sumatera Utara, berkeinginan menghadirkan Sultan untuk berbicara di depan sivitas akademika salah satu kampus Swasta terbesar besar di Sumatera Utara itu. Mereka tawarkan 3 (tiga) alternatif judul ceramah untuk Sultan. Pertama, Sejarah Kesultanan Yogyakarta. Kedua, The Leader, The Man and The Gun. Ketiga, Nilai-Nilai Demokrasi kita. Namun Sultan belum punya kesempatan mengingat banyaknya agenda bulan ini.

Ketiga topik itu sama-sama menantangnya di mata salah seorang Wakil Dekan FISIP UMSU, Zulfahmi Ibnu. Topik pertama jelas bertujuan untuk mengeksplorasi permasalahan kontroversi keistimewaan Yogyakarta yang didasarkan pada sebuah asumsi (kami) bahwa banyak orang salah faham tentang Yogyakarta. Topik kedua adalah topik yang sama yang pernah diulas oleh Sultan Hamengku Buwono IX yang disampaikan  pada sebuah seminar di UI pada tahun 1964 saat negara ini gonjang-ganjing. Sedangkan topik ketiga sekadar memberi catatan penting tentang plus dan minus demokrasi yang kita capai sampai saat ini dan apa-apa saja yang belum mengindahkan atau bahkan mengingkari nilai-nilai luhur Indonesia.

Mohd Yusri Isfa, Direktur Pusat Kajian Otonomi Daerah FISIP UMSU, membenarkan pemikiran yang dipaparkan oleh Zulfahmi Ibnu dan menambahkan, lembaganya akan mengagendakan kesempatan berikut.

Mbah Damin Sumitro menyatakan tidak dapat berbuat apa-apa saat ditanya ketidak-hadiran Sultan di UMSU yang direncanakan hadir pada Jum’at malam Sabtu. “Sultan tidak dalam posisi mengganti atau merubah jadwal, cuma sejak awal memang melihat belum ada waktu yang tepat untuk kunjungan ke UMSU”, jelas Mbah Djamin.

Padahal, menurutnya, “amat penting kehadiran beliau di sana. Paling tidak kita-kita orang kecil ini kan ingin tahu juga tentang apa-apa saja yang sedang dalam posisi tak betul di negeri ini. SBY berbicara soal monarki, secara substantif rakyat tahu dari mana pancaran monarki modern di Indonesia. SBY ngomong soal pemberantasan korupsi, rakyat tahu dari mana harus dimulai. Serba salah, dalam guliran detik-detik delegitimasi. Lucu gak?”, tanya Mbah Djamin.

About these ads

1 Comment

  1. sikapsamin says:

    Dalam sikap termangu…’mbah’-Samin bertanya dlm hati : “mbah Djamin kira2 kenal atau pernah berbincang nggak dg alm. mbah Maridjan?”

    ‘nBASIS: Mbah Djamin berasal dari Jetis. Meski agak berjarak, tetapi bulan lalu Mbah Djamin sudah datangi tempat Mbah Maridjan. Ia dapatkan banyak hal yang membuatnya sedih dan akhirnya hanya mampu membeli sehelai kaos oblong warna hijau berlogo wajah Mbah Maridjan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,969 other followers

%d bloggers like this: