Home » ARTIKEL » Temuan Pagi: MADAH CINTA

Temuan Pagi: MADAH CINTA

AKSES

  • 366,105 KALI

ARSIP

Goodreads


  • Ini jelas bukan erotisme. Barangkali ini sebuah jawaban ijtihadi di tengah proses memburuknya penghargaan terhadap nilai perkawinan. Sebuah usaha yang demikian tegar.
  • Sekiranya Anda (Anda yang lelaki, tentunya), simaklah dalam-dalam, menjadi salah seorang sasaran pasti dari pesan ini, apa gerangan reaksi Anda?.
  • Saya harus berkata kepada Anda: Temukan sesuatu, dan itu pasti sebuah kekuatan, di antara kegersangan sekularitas yang menggejolak”.
  • Siapa gerangan yang bekerja di balik “gerakan” ini? Ya, benar. Benar sekali.

PAGI ini akun ‘nbasis Jaringan beroleh kriman (tag) amat istimewa dari Akhwatul Iman yang kemungkinan adalah seorang wanita berpengikut 4942 teman. Sayangnya tidak ada keterangan rinci tentang dirinya kecuali disebut lives in Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia, from Muara Badak, Kalimantan Timur, Indonesia dan born on August 28 (ia rahasiakan usianya). Ia juga menginformasikan beberapa akun termasuk rumaysho.com milik Muhammad Abduh Tuasikal yang konon disebut aktif menulis di beberapa media, di antaranya Buletin Dakwah At Tauhid, Pengusahamuslim.com, Muslim.or.id, Remaja Islam, dan Majalah Pengusaha Muslim.

Mari kita periksa bait demi bait tulisannya. Judulnya “Kutunggu Pinanganmu”

Bismillaahirrahmaanirrahii​​m…

Akhi…
Tak ingin kami termangu dalam penantian panjang, hanya menunggu engkau untuk menjemput kami. Kadangkala kami menangis tersedu, mengingat usia yang kian mendekati masa di mana pesona kian memudar. Kami takut bila engkau tak besegera, kami tak mampu menahan waktu atas-Nya. Maka datangilah waliku akhi… Ku tunggu pinanganmu.

Akhi…
Jangan engkau puja puji kami bila pujianmu hanyalah janji-janji yang tak menentu. Hanya membuatku terlena dan terbuai hingga kami lupa bahwa kita sedang bermaksiat. Kau puji diriku, tapi kau hanya ingin membuatku tersenyum dan makin terbuai rayuanmu. Tidak… Tidak akhi, kami ingin kau puji setelah kau halal bagiku. Maka datangilah waliku akhi. Ku tunggu pinanganmu… Akhi…

Akhi…
Tak akan kami langgar iffah ku dengan ajakan khalwat dari mu. Engkaupun sebenarnya tau, hal itu hanya akan menimbulkan badai kelabu yang membuat kita tak berdaya karna pihak ketiga yang tak lain syaitan yang ada di dekat kita. Maka datangilah waliku akhi… Ku tunggu pinanganmu.

Akhi…
Jagalah sikapmu pada kami, maka akan kami jaga sikapku padamu, kami lemah akan sanjunganmu. Kecintaan ini ingin kami persembahkan kelak untuk suami, cinta nan kasih ini yang akan kami tuai untuk mencari ke ridhaaan suami kelak. Jadi bagaimana mungkin kami mencinta pada hal yang tidak halal bagi kami, tentu Allah tak akan pernah ridha pada kami. Maka datangilah waliku akhi… Ku tunggu pinanganmu.

Akhi…
Jilbabku untuk melindungi kehormatan kami, santun kami untuk menjaga iffah. Jangan kau lenakan kami agar kami lepas kehormatan di hadapanmu sebelum engkau halal bagi kami. Kami ingin engkau ikut menjaga kehormatan kami dengan menjaga kami, bukan malah membawa pada kenistaan. Agar kau mampu menjaga kami secara utuh. Maka, datangilah waliku akhi… Ku tunggu pinanganmu.

Akhi…
Kami memang tak sesempurna Aisyah dalam kecerdasannya ataupun Fatimah dengan kelembutannya. Tapi kami akan berusaha cerdas layaknya Aisyah dalam naunganmu dan kami akan berusaha selembut Fatimah dalam menenangkanmu. Maka datangilah waliku akhi… Ku tunggu pinanganmu.

Akhi…
Kau memang tak sehebat Ali ataupun sekuat Umar, tapi kau akan menjadi hebat layaknya Ali ketika kau menjaga kami dalam kelemahan kami dan kau akan sekuat Umar agar kami tidak selalu menjadi tulang yang bengkok. Kami butuh imam yang bisa menjaga keimanan, bukan yang mebawa kami pada jurang maksiat. Maka datangilah waliku akhi… Ku tunggu pinanganmu.

Sungguh, kami memang tidak mampu menahan kala kami jatuh hati, tapi kami tak akan menunjukkan pesona kami hanya kerana cinta yang menuntut nafsu pada keramahan syaitan pada kami. Bukanlah jatuh cinta bila kau ajak kami pada kemaksiatan. Bila kau memang jatuh cinta pada kami, jangan kau bebankan deritamu pada hati yang akan memuntutmu untuk berbuat nista. Izinkan kami menjaga hatimu, agar kita bisa menjelang bersama Jannah-Nya. Maka datangilah waliku akhi… Ku tunggu pinanganmu….

Bersyukur dalam Madah Cinta-Mu

Akhwatul Iman Kaffah

Respon. Alamat pesan ini cukup banyak ‘Rafie Ibnu Rafi (Add Friend), Fitrah David (Add Friend), ‘Nur Aaliya (Add Friend), ‘Ummu Syafwah’ (Add Friend), ‘Afifah Azzurah Susmita (photos · Add Friend), Admin-hAa Junior-satu (Add Friend), ‘Permata Menata Hati’ (Add Friend), ‘Geer Lare Grage (Add Friend), ‘BintangBiru Merindu HijauPutih (photos · Add Friend), ‘olla’ Maulabytes Lazzavano (Add Friend), ‘Amr ‘Abdul Jabbar (photos · Add Friend), ‘Velly N’Zhea Pramudita (photos · Add Friend), ‘Abdu Albanjary’ (Add Friend), ‘Siti Fatimah’ ZA-SiFa, ‘Ani Somar (Add Friend), ‘Ukhtina Muna Erna Sakinah (Add Friend), ‘nbasis Jaringan (photos · remove tag), ‘Rembulan’ Yang Bersinar (Add Friend), ‘Husna’ Nurul (Add Friend), Akhwatul Iman (photos), ‘Lela Nurlela’ (Add Friend), ‘Yhanie’ Fildzah Ubaidah (photos · Add Friend), ‘iiyenk Rahman (Add Friend), -Arum Ajja- (Add Friend), ‘Azzimah Fitri (Add Friend), ‘Ukhty Purnama’ (Add Friend), ‘Nasih Gresik (photos · Add Friend), ‘Eiliyah Ana’ (photos · Add Friend), ‘Ldk Alhikmah Stik (photos · Add Friend), Lyna Suma (Add Friend), Gadiz Verniza (photos · Add Friend), Lintang Panjer Rahino (Add Friend), Alvi Majidah (Add Friend), AsRie LuPh BuNda (Add Friend), Dodi Prio Handoko (Add Friend), Chika Noviantie (Add Friend), ‘Yanez Islama (Add Friend), Arumi Dewi (photos · Add Friend), ‘Akhina Trisno’ (photos · Add Friend), ‘kaum Hawa (Add Friend), ‘thiiyAa EtyZz (photos · Add Friend), ‘Snow Flakes (Add Friend), ‘Elmira Zahirah (photos · Add Friend), ‘Aina Khoiriyah (Add Friend), ‘Selamet Hariadi (photos · Add Friend), ‘Dinda Ziean El’furqon (photos · Add Friend), ‘Aya No Nakata (Add Friend), ‘Darmawati Ajah’ (photos · Add Friend), ‘Maad Pelor’ (photos · Add Friend), ‘apHie’ Biru Langit (photos · Add Friend).

Sampai posting ini dibuat sekitar 1 jam setelah menerima tag itu, ada 9 pemberi jempol dan di antara mereka ada yang segera berucap dengan ungkapan bersahaja. Kita perhatikan ungkapan-ungkapan mereka.

Kiney Maniez Assalamualaikum, mhon dtag y ukhty makasih.

Madah Cinta  waalaikumslam ana coba ya ukhti

DeckHae Phoetrye Haowa Heaven Tlg d tag ya. Sukron

Mawar Biru Assalamu’alaikum. . . . Ukhti.. Tlg bntu tag..

‘Snow Flakes Assallammua’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Jazakillah khoiran ukhty bwt note n tagnya,  salam santun n salam ukhuwah fillah^^

Madah Cinta waalaikumsalam wa Rahmatullahi wa Barakatuh. amiin sama-sama ukhty semoga bermamfaat dan tolong bantu sahabat yg nak minta di tag afwan sahabatku tak semua permintaan antunna ana penuhi afwan karna list nama anti taklah masuk menjadi friendlist akun ana, inshallah ana minta tolong admin lain.

‘thiiyAa EtyZz syukron ats tag n ilmuny!! ana tunggu note2ny yg lain.

Melihat banyaknya orang yang ditag dan respon yang diperoleh memang tampaknya efektivitas usaha ini masih belum terlihat, atau harus dikatakan bahwa ini hanya soal waktu memberi respon bagi sejumlah orang yang berbeda waktu dan ritme kehidupan dan di tempat yang berbeda di belahan-belahan bumi Indonesia.

Bahasa Muslimah. Tampaknya ini adalah sebuah gerakan yang diorganisasikan oleh sebuah jaringan tertentu. Dapatkah Anda menebak kelompok mana yang bekerja? Ya, benar. Benar sekali. Hanya saja ada sebuah keraguan di balik untaian syair yang dibuat. Tampaknya bolehlah diduga bahwa nurani muslimah sangat mungkin berbicara seperti itu, namun persaan seperti itu tidak untuk dikemukakannya apalagi lewat media sosial yang luas seperti ini. Karakter itu masih terlalu progresif tampaknya, meskipun di tengah fakta ketidak-berimbangan jumlah lelaki dan perempuan dan di tengah proses ke arah penerimaan semakin luas poligami.

Tetapi, bagaimana pun juga, ini sebuah upaya mempertahankan nilai kesucian perkawinan di tengah terpaan sekularisasi yang dahsyat. Benarkah?

About these ads

1 Comment

  1. Akhwatul Iman Kaffah says:

    Ikatlah ilmu dengan cara menuliskanya :)

    ‘nBASIS: ha ha, orangnya, penggagas, sdh dtg ke sini. ‘nBASIS hanya menceritakannya dgn sedikit penilaiannya sendiri. tks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,931 other followers

%d bloggers like this: