Home » ARTIKEL » PERNYATAAN SIKAP FKWJ

PERNYATAAN SIKAP FKWJ

AKSES

  • 366,193 KALI

ARSIP

Goodreads


images

Mengapa pernyataan ini disampaikan kepada Dr.H.Chairuman Harahap, SH., MH dalam kapasitas sebagai calon Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018, menurut Mbah Djamin Sumitro adalah karena mereka percaya hanya calon dengan nomor kontestan 3 inilah yang dapat diandalkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh Sumatera Utara selama ini.


Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ), sebuah Organisasi Kemasyarakatan yang berkedudukan pusat di Jogjakarta, dan yang menjadi Ketua Dewan Penasehat DPP-nya adalah Sri Sultan Hamengku Buwno X ini,  Ahad kemarin (10/02/2013) di gedung Balai Latihan Penyuluh Lapangan Pertanian (BLPLP) mengajukan sebuah pernyataan sikap resmi terhadap pelaksanaan pemilukada Sumatera Utara yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2013 mendatang.

Dihadiri oleh seluruh pengurus Wilayah Sumatera Utara dan utusan setiap daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara (18 Daerah), organisasi yang didirikan di Tanjungmorawa (2004) dan kini sudah memiliki 7 kepengurusan tingkat provinsi ini akan mengirimkan naskah pernyataannya kepada sejumlah pihak, termasuk Presiden RI. Bunyi pernyataannya demikian:

PERNYATAAN SIKAP KELUARGA BESAR

FORUM KOMUNIKASI WARGA JAWA (FKWJ)

SE-SUMATERA UTARA

KELUARGA BESAR FORUM KOMUNIKASI WARGA JAWA (FKWJ) SE-SUMATERA UTARA, SETELAH MEMPERHATIKAN SECARA CERMAT, BAHWA:

  1. PROVINSI SUMATERA UTARA YANG MEMILIKI LUAS 71.680 KM2 ATAU 3.72 % DARI LUAS WILAYAH INDONESIA ADALAH PROVINSI TERBESAR DI LUAR PULAU JAWA. PROVINSI BESAR INI DIKELILINGI OLEH 162 PULAU. SERATUS LIMA PULUH ENAM PULAU TERSEBAR DI SEPANJANG PANTAI BARAT DAN PANTAI TIMUR. PROVINSI INI HANYA BISA DIURUS OLEH ORANG YANG BENAR-BENAR FAHAM KONDISI DAERAH, DAN TIDAK TERSANDERA OLEH MASALAH-MASALAH DALAM KINERJA MASA LALUNYA SEMISAL KORUPSI DAN PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN LAINNYA. RAKYAT SUMATERA UTARA TIDAK BOLEH TERSANDERA KARENA SEMUA ITU.
  2. BERDASARKAN LETAK DAN KONDISI ALAMNYA, SUMATERA UTARA DIBAGI DALAM 3 KELOMPOK WILAYAH YAITU PANTAI BARAT, DATARAN TINGGI DAN PANTAI TIMUR. PROVINSI INI BERADA DALAM KESENJANGAN ANTAR WILAYAH. PEMBANGUNAN PEDESAANNYA TIDAK TERLAKSANA, DAN EKONOMI KERAKYATAN HANYA DIJADIKAN SEKADAR PEMANIS WACANA. MESKIPUN ALAMNYA KAYA RAYA, NAMUN JUMLAH PENDUDUK MISKIN MENCAPAI 1.378.400 ORANG (10,41 %). BADAN-BADAN USAHA MILIK DAERAH BERLANGSUNG PENUH IN-EFISIENSI, DAN KARENANYA TIDAK MENYUMBANG TERHADAP EKONOMI DAERAH, APALAGI PERBAIKAN NASIB WARGA MISKIN. MEREKA TIDAK MEMILIKI AKSES TERHADAP PERMODALAN, KARENA LEMBAGA-LEMBAGA KEUANGAN DAN BANK HANYA MENJADI MILIK ORANG-ORANG KAYA DAN BERKUASA. SEMUA INI CUKUP MENJELASKAN MENGAPA ANGKA BUTA AKSARA MASIH TINGGI. KETERPURUKAN INI JUGA DAPAT DILIHAT DARI ANGKA KEMATIAN IBU YANG MASIH SANGAT TINGGI, YAITU SEBESAR 248 PER 100.000 KELAHIRAN HIDUP.
  3. PELAKSANAAN PEMERINTAHAN TIDAK BERJALAN SESUAI CITA-CITA BANGSA, ANTARA LAIN DAPAT DILIHAT DARI TINGKAT PENYIMPANGAN DAN MASALAH YANG TERJADI. DENGAN BERAT HATI HARUS DIKEMUKAKAN FAKTA YANG SUDAH DIKETAHUI LUAS DI INDONESIA BAHWA GUBERNUR SUMATERA UTARA PERIODE 2008-2013 SENDIRI TELAH MENJADI TERPIDANA. PARA KEPALA DAERAH KABUPATEN DAN KOTA JUGA BANYAK YANG BERNASIB SAMA. BELUM DIHITUNG PEJABAT-PEJABAT TINGGI YANG BERMASALAH. SEMUA INI CUKUP MENJELASKAN MENGAPA TINGKAT KERUSAKAN JALAN, JEMBATAN, RUMAH SEKOLAH, IRIGASI DAN FASILITAS UMUM LAINNYA SANGAT TINGGI. RAKYAT TIDAK BISA MENGAWASI PEMBANGUNAN, KARENA TRANSPARANSI PEMERINTAHAN SANGAT RENDAH.
  4. BURUKNYA PEMERINTAHAN AKIBAT TINGGINYA KKN JUGA BISA KITA LIHAT DARI BIAYA PEROBATAN YANG TIDAK TERJANGKAU. SELAIN BIAYA PENDIDIKAN YANG MAHAL, GUBERNUR SUMATERA UTARA SELAMA INI JUGA TIDAK MENUNJUKKAN IKTIKAD MEMENUHI PERINTAH UUD 1945 YANG MENGHARUSKAN ALOKASI ANGGARAN PENDIDIKAN MINIMUM 20 %. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ATAU LEMBAGA PENEGAK HUKUM SEYOGYANYA MEMBERI SANKSI TEGAS TERHADAP SETIAP PEJABAT NEGARA, APALAGI KEPALA DAERAH, YANG TIDAK MENGINDAHKAN PERINTAH UUD 1945. SETIAP ORANG YANG TIDAK MENGINDAHKAN UUD 1945 ADALAH MUSUH YANG SANGAT BERBAHAYA BAGI NEGARA. SEMUA PIHAK WAJIB MEWASPADAI PENYUSUP YANG MEMBONCENG DALAM DEMOKRATISASI YANG BERLANGSUNG.
  5. RAKYAT SUMATERA UTARA SUDAH FAHAM MENGAPA ANGGARAN UNTUK APARATUR SELALU LEBIH BESAR DARI ANGGARAN PEMBANGUNAN, BAHKAN PERBANDINGANNYA SERING ANTARA 70 DAN 30 %. INI MENANDAKAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA TIDAK PRO RAKYAT, HANYA MENJELANG PERHELATAN POLITIK SAJA BERUSAHA TEBAR PESONA.

BERDASARKAN PEMIKIRAN TERSEBUT DI ATAS, MAKA KELUARGA BESAR FKWJ PROVINSI SUMATERA UTARA BERHARAP AGAR:

  1. MELALUI PEMILUKADA TANGGAL 7 MARET 2013 NANTI PROVINSI INI BERHASIL MENDAPATKAN PEMIMPIN YANG JUJUR, BERSIH DARI KORUPSI, PEDULI TERHADAP ORANG-ORANG MISKIN, MEMAHAMI BETUL KARAKTERISTIK MASYARAKAT DAN TIDAK PECANDU NARKOBA.  HANYA DENGAN BEGITU PROVINSI INI DAPAT BERHENTI DARI KETERPURUKAN;
  2. LIMA TAHUN KE DEPAN DAN SETERUSNYA PROVINSI INI TIDAK LAGI TERJEBAK PADA MASALAH YANG SAMA, YAKNI GUBERNURNYA MENJADI TERPIDANA. ITU AKAN MENYEBABKAN PEMBANGUNAN TIDAK PERNAH TERLAKSANA. JIKA GUBERNUR MENJADI TERPIDANA LAGI, MAKA HAL YANG SAMA AKAN MENJADI MUDAH TERJADI DI KABUPATEN DAN KOTA LAINNYA, KARENA KETIADAAN CONTOH PANUTAN YANG BAIK;

KARENA ITU PULA KELUARGA BESAR FKWJ MENGHARAP SELURUH RAKYAT SUMATERA UTARA YANG BERHAK MEMILIH AGAR MENGGUNAKAN HAK POLITIKNYA DENGAN SEBAIK-BAIKNYA TANPA TERGANGGU DENGAN ANCAMAN MONEY POLITIK, INTIMIDASI DAN PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN LAINNYA.

KELUARGA BESAR FKWJ PROCINSI SUMATERA UTARA JUGA MEMINTA KEPADA PENYELENGGARA PEMILUKADA AGAR BENAR-BENAR JUJUR SEJUJUR-JUJURNYA DAN ADIL SEADIL-ADILNYA, SERTA MENJALANKAN TUGAS DAN KEWAJIBANNYA SECARA PROFESIONAL SEHINGGA TIDAK MENIMBULKAN MASALAH.

SELURUH KOMPONEN RAKYAT HENDAKNYA DAPAT BERPARTISIPASI PENUH DENGAN MELAKUKAN PENGAWASAN DAN PEMANTAUAN TERHADAP SELURUH PROSES DAN TAHAPAN PEMILUKADA SEHINGGA BENAR-BENAR MENJADI PRAKTIK DEMOKRASI LUHUR YANG MENCERMINKAN KEBERADABAN SUATU BANGSA.

DEMIKIANLAH PERNYATAAN SIKAP INI KAMI PERBUAT DAN KAMI TANDATANGANI BERSAMA DENGAN PENUH KESADARAN DAN TANGGUNGJAWAB TERHADAP MASA DEPAN SUMATERA UTARA KHUSUSNYA, DAN INDONESIA UMUMNYA.

SURAT PERNYATAAN SIKAP INI KAMI SAMPAIKAN KEPADA:

  1. BAPAK PRESIDEN RI;
  2. BAPAK MENTERI DALAM NEGERI;
  3. BAPAK KETUA KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI;
  4. BAPAK KEPALA KEPOLISIAN RI DAN JAJARANNYA;
  5. BAPAK JAKSA AGUNG RI DAN JAJARANNYA;
  6. BAPAK KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM DAN JAJARANNYA;
  7. KETUA DEWAN PENASEHAT, KETUA DEWAN PENGAWAS, KETUA DEWAN PAKAR, DAN KETUA UMUM DPP FKWJ NUSANTARA DI JOGJAKARTA;
  8. PARA PIMPINAN ORGANISASI SOSIAL KEMASYARAKATAN TINGKAT PUSAT DAN DAERAH;
  9. PARA PIMPINAN PARTAI POLITIK TINGKAT PUSAT DAN DAERAH;
  10. PARA REKTOR PERGURUAN TINGGI DI SUMATERA UTARA;
  11. PARA PIMPINAN LEMBAGA KEMAHASISWAAN INTRA DAN EKTRA UNIVERSITER SE SUMATERA UTARA;
  12. SERTA PIHAK-PIHAK LAIN YANG DIANGGAP PERLU;

MEDAN, 10 FEBRUARI 2013

KELUARGA BESAR

FORUM KOMUNIKASI WARGA JAWA (FKWJ)

PROVINSI SUMATERA UTARA

DEWAN PIMPINAN WILAYAH

DJAMIN SUMITRO               SUGIARDI

No

Nama Lengkap

Jabatan

Tanda Tangan

1

Samsi Saing, SH Ketua DPD Pakpak Bharat

2

Suriadi Ketua DPD Dairi

3

Misdi Prahata Ketua DPD Tanah Karo

4

Usman Effendi Ketua DPD Langkat

5

Rudi Asnandar, SP Ketua DPD Binjai

6

Satrio Wibowo Ketua DPD Medan

7

Legino Ketua DPD Deliserdang

8

H Syamsul Bahri Ketua DPD Sergai

9

Sukamdi Ketua DPD Pem.Siantar

10

H.Ngatidjan Thoha Ketua DPD Simalungun

11

Suprayitno Ketua DPD Asahan

12

Suparioto Ketua DPD Labura

13

Karim Ketua DPD Labuhanbatu

14

Wagimin Ketua DPD Palas

15

Sugiyono Ketua DPD P.Sidempuan

16

Ali Imran Sitompul Ketua DPD Sibolga

17

Maulud Ketua DPD Tapteng

18

Aman Syarif Ketua DPD Tanjungbalai

19

Erwin Armansyah Ketua Relawan FKWJ Sumut

20

Irianto Ketua Relawan FKWJ Medan

21

Ir H Eddy Santoso Ketua Koperasi FKWJ

22

Tuti Wibowo, SPd Ketua Lasykar Pembayun

Diterima oleh Chairuman. Mengapa pernyataan ini disampaikan kepada Dr.H.Chairuman Harahap, SH., MH dalam kapasitas sebagai calon Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018, menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah FKWJ Sumatera Utara Mbah Djamin Sumitro adalah karena organisasinya hanya percaya calon dengan nomor kontestan 3 ini dapat diandalkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh Sumatera Utara selama ini.

“Kami sudah membuat penilaian, dan hasilnya Chairuman yang kami anggap lebih mampu. Calon-calon lain kelihatannya tak luput dari masalah yang akan menjerumuskan Sumatera Utara ke depan menjadi lebih sulit lagi”, tegas Mbah Djamin Sumitro.

Dengan 18 kepengurusan daerah se-Sumatera Utara, di hadapan Chairuman, Mbah Djamin berjanji akan menyumbangkan 750.000 suara untuk kemenangan Chairuman. Suara itu berasal dari warga mereka yang pada umumnya berdomisili di pedesaan. Masih menurut Mbah Djamin, organiasasi yang dipimpinnya bukan organisasi elit seperti yang bermanuever di kota-kota.

“Kami organisasi Jawa yang anggotanya adalah orang-orang miskin yang terbanyak berdomisili di pedesaan. Di kebon, di lahan transmigrasi dan perkampungan-perkambpungan terpencil yang hidup sebagai petani. Di kota-kota besar seperti Medan, warga kami ada di pinggiran. Semua tidak akses kepada kebijakan pemerintah”.

Ketika ditanya mengapa surat pernyataan itu perlu disebarkan sampai ke Presiden RI, Mbah Djamin Sumitro menegaskan bahwa masalah Sumatera Utara sudah diketahui oleh seluruh elit politik di Indonesia dan patut menjadi perhatian bersama secara nasional.

Diterima oleh Chairuman. Mengapa pernyataan ini disampaikan kepada Dr.H.Chairuman Harahap, SH., MH dalam kapasitas sebagai calon Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018, menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah FKWJ Sumatera Utara Mbah Djamin Sumitro adalah karena organisasinya hanya percaya calon dengan nomor kontestan 3 ini dapat diandalkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh Sumatera Utara selama ini.

“Kami sudah membuat penilaian, dan hasilnya Chairuman Harahap yang kami anggap lebih mampu. Calon-calon lain kelihatannya tak luput dari masalah yang akan menjerumuskan Sumatera Utara ke depan menjadi lebih sulit lagi”, tegas Mbah Djamin Sumitro.

Dengan 18 kepengurusan daerah se-Sumatera Utara, di hadapan Chairuman, Mbah Djamin berjanji akan menyumbangkan 750.000 suara untuk kemenangan Chairuman. Suara itu berasal dari warga mereka yang pada umumnya berdomisili di pedesaan. Masih menurut Mbah Djamin, organisasi yang dipimpinnya bukan organisasi elit seperti yang bermanuever di kota-kota.

“Kami organisasi Jawa yang anggotanya adalah orang-orang miskin yang terbanyak berdomisili di pedesaan. Di kebon, di lahan transmigrasi dan perkampungan-perkambpungan terpencil yang hidup sebagai petani. Di kota-kota besar seperti Medan, warga kami ada di pinggiran. Semua tidak akses kepada kebijakan pemerintah”.

Ketika ditanya mengapa surat pernyataan itu perlu disebarkan sampai ke Presiden RI, Mbah Djamin Sumitro menegaskan bahwa masalah Sumatera Utara sudah diketahui oleh seluruh elit politik di Indonesia dan patut menjadi perhatian bersama secara nasional.

Dukungan untuk Chairuman. Oleh media cetak lokal sebelum ini telah diberitakan dukungan FKWJ kepada salah satu pasangan calon gubernur. Tetapi menurut Mbah Djamin, dukungan itu bersifat liar.

“Yang melakukan itu memang orang yang pernah menjadi anggota dan atau pengurus. Tetapi itu bukan pekerjaan organisasi. Mereka melakukan itu hanya karena motif-motif yang tidak baik. Kita sudah menindak mereka, dan mereka sudah sadar atas kesalahannya. Biaslah, organisasi ini kan memiliki anggota yang bermacam-macam watak. Mereka tak perlu kita nafikan sebagai warga kita. Hanya saja sangat perlu ditertibkan”, tegas Mbah Djamin SUmitro.

Karena itu pulalah pihaknya merasa sangat perlu mengumumkan sikap resmi, agar masyarakat luas tahu sikap politik FKWJ menghadapi pemilukada tanggal 7 Maret 2013, dengan judul “Deklarasi Dukungan”.

DEKLARASI DUKUNGAN

KELUARGA BESAR

FORUM KOMUNIKASI WARGA JAWA (FKWJ)

SE-SUMATERA UTARA

DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR

PROVINSI SUMATERA UTARA

PERIODE 2013-2018

BAHWA SELAMA INI TERDAPAT PIHAK-PIHAK TERTENTU YANG DENGAN CARA-CARA YANG KURANG SANTUN DAN TANPA HAK SAMA SEKALI TELAH MENYATAKAN DUKUNGAN ATAS NAMA FORUM KOMUNIKASI WARGA JAWA (FKWJ) KEPADA SALAH SATU PASANGAN CALON GUBERNUR SUMATERA UTARA.

BAHWA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR SUMATERA UTARA PERIODE 2013-2018 BUKANLAH SUATU PERHELATAN BIASA, KARENA SEKALI MELAKUKAN KESALAHAN AKAN MENGAKIBATKAN PENDERITAAN SELAMA LIMA TAHUN, SEBAGAIMANA TELAH TERJADI SEBELUMNYA.

KARENA ITULAH KELUARGA BESAR FORUM KOMUNIKASI WARGA JAWA SE-SUMATERA UTARA TIDAK PERNAH GEGABAH UNTUK MENENTUKAN SIKAP.  MAKA PADA HARI INI TIBALAH SAATNYA UNTUK MENGUMUMKAN SIKAP KEPADA SELURUH WARGA SUMATERA UTARA.

BAHWA SETELAH MEMPELAJARI SECARA CERMAT AD DAN ART ORGANISASI FKWJ, REKAM JEJAK PARA CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI SUMATERA UTARA PERIODE 2013-2018, POTENSI KEPEMIMPINAN, KAPASITAS, KAPABILITAS, KEJUJURAN DAN PROFESIONALITAS SEMUA PASANGAN, MAKA KELUARGA BESAR FKWJ SE-SUMATERA UTARA TELAH MENENTUKAN KRITERIA CALON YANG AKAN DIPILIH PADA TANGGAL 7 MARET 2013 MENDATANG YAKNI:

  1. PASANGAN YANG SEHAT JASMANI DAN ROHANI, MEMILIKI KEPEMIMPINAN YANG DAPAT DITAULADANI, MERAKYAT, BERSIH DARI INDIKASI KORUPSI, TIDAK TERLIBAT NARKOBA, DAN BENAR-BENAR MEMAHAMI BAGAIMANA CARA MENGHENTIKAN KETERPURUKAN SUMATERA UTARA, BAIK DALAM EKONOMI, POLITIK DAN BUDAYA. JUGA TIDAK MEMILIKI POTENSI UNTUK MEMPERBURUK KONDISI PROVINSI INI MENJADI TERSANDERA OLEH MASALAH-MASALAH DALAM KINERJA MASA LALUNYA SEMISAL KORUPSI DAN PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN LAINNYA.
  2. PASANGAN YANG MAMPU MENGELIMINASI KESENJANGAN ANTAR WILAYAH SERTA BERTEKAD MELANCARKAN PEMBANGUNAN PEDESAAN, DAN PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN SECARA SUNGGUH-SUNGGUH (TIDAK HANYA DIJADIKAN SEKADAR PEMANIS WACANA).
  3. PASANGAN YANG MAMPU MEMBERDAYAKAN SELURUH BADAN USAHA MILIK DAERAH TIDAK SEBAGAI LAHAN KORUPSI, TETAPI WAJIB MENATANYA PENUH EFISIENSI, DAN DAPAT DIANDALKAN UNTUK MENYUMBANG TERHADAP EKONOMI DAERAH SERTA PERBAIKAN NASIB WARGA MISKIN.
  4. PASANGAN YANG MAMPU MELAKSANAKAN PEMERINTAHAN SESUAI CITA-CITA BANGSA, MENJADI TAULADAN BAGI PEMERINTAHAN DAN SELURUH WARGA. PENGALAMAN BURUK YANG SUDAH DIKETAHUI LUAS DI INDONESIA BAHWA GUBERNUR SUMATERA UTARA PERIODE 2008-2013 TELAH MENJADI TERPIDANA, TIDAK BOLEH TERULANG LAGI SELAMANYA DI SUMATERA UTARA.
  5. PASANGAN YANG HATINYA TERIRIS MENYAKSIKAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN, JEMBATAN, RUMAH SEKOLAH, IRIGASI DAN FASILITAS UMUM LAINNYA.
  6. PASANGAN YANG MEMBERI RUANG YANG LUAS KEPADA WARGA UNTUK BERPARTISIPASI, SEKALIGUS MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP PEMBANGUNAN.
  7. PASANGAN YANG MAMPU MEMENUHI PERINTAH UUD 1945 YANG MENGHARUSKAN ALOKASI ANGGARAN PENDIDIKAN MINIMUM 20 % DARI APBD.
  8. PASANGAN YANG MAMPU MENEMPATKAN KEPENTINGAN RAKYAT DI ATAS KEPENTINGAN YANG LAIN SEHINGGA ANGGARAN UNTUK APARATUR TIDAK LEBIH BESAR DARI ANGGARAN PEMBANGUNAN.
  9. PASANGAN YANG TIDAK MENGHALALKAN SEGALA CARA UNTUK MEMENANGKAN PEMILIHAN, DI ANTARANYA DENGAN MONEY POLITIC DAN PEMANFAATAN FASILITAS NEGARA UNTUK KEPENTINGAN DIRI SENDIRI DAN LAIN-LAIN.

BERDASARKAN PEMIKIRAN TERSEBUT DI ATAS, MAKA KELUARGA BESAR FKWJ PROVINSI SUMATERA UTARA, DENGAN MENGHARAPKAN RIDHO DARI ALLAH SWT, DENGAN INI MENYATAKAN DUKUNGAN PENUH KEPADA PASANGAN NOMOR URUT 3, YAKNI DR.H.CHAIRUMAN HARAHAP, SH., MH – FADLY NURZAL, S.AG.

DENGAN DUKUNGAN INI KELUARGA BESAR FKWJ SE-SUMATERA UTARA DAN PASANGAN DR H CHAIRUMAN HARAHAP, SH., MH – FADLY NURZAL, S.AG SECARA SUNGGUH-SUNGGUH TELAH MENYEPAKATI MAKNA DAN IMPLIKASI SELUAS-LUASNYA DARI KE SEMBILAN BUTIR KRITERIA DI ATAS, YAKNI:

  1. TIDAK AKAN MELAKUKAN KORUPSI;
  2. TIDAK AKAN PERNAH TERLIBAT NARKOBA;
  3. BERJUANG SEKUAT TENGA UNTUK MENGHENTIKAN KETERPURUKAN SUMATERA UTARA, BAIK DALAM EKONOMI, POLITIK DAN BUDAYA.
  4. MENGELIMINASI KESENJANGAN ANTAR WILAYAH SERTA MELANCARKAN PEMBANGUNAN PEDESAAN, DAN PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN SECARA SUNGGUH-SUNGGUH (TIDAK HANYA DIJADIKAN SEKADAR PEMANIS WACANA).
  5. MEMBERDAYAKAN SELURUH BADAN USAHA MILIK DAERAH DAN TIDAK MENJADIKANNYA SEBAGAI LAHAN KORUPSI;
  6. MELAKSANAAN PEMERINTAHAN SESUAI CITA-CITA BANGSA, MENJADI TAULADAN BAGI PEMERINTAHAN DAN SELURUH WARGA.
  7. MEMBERI PRIORITAS PERBAIKAN KERUSAKAN JALAN, JEMBATAN, RUMAH SEKOLAH, IRIGASI DAN FASILITAS UMUM LAINNYA.
  8. MEMBERI RUANG YANG LUAS KEPADA SELURUH WARGA UNTUK BERPARTISIPASI, SEKALIGUS MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP PEMBANGUNAN.
  9. MEMENUHI PERINTAH UUD 1945 YANG MENGHARUSKAN ALOKASI ANGGARAN PENDIDIKAN MINIMUM 20 % DARI APBD.
  10. MENEMPATKAN KEPENTINGAN RAKYAT DI ATAS KEPENTINGAN YANG LAIN SEHINGGA ANGGARAN UNTUK APARATUR TIDAK LEBIH BESAR DARI ANGGARAN PEMBANGUNAN
  11. MENJADIKAN FKWJ SEBAGAI SALAH SATU ORGANISASI SPONSOR DALAM MENGGALANG PARTNERSHIP UNTUK PARTISIPASI PEMBANGUNAN.

KELUARGA BESAR FKWJ SE-SUMATERA UTARA JUGA SANGAT MEMERLUKAN KOMITMEN PASANGAN DR H.CHAIRUMAN HARAHAP, SH., MH – FADLY NURZAL, S.AG AGAR TIDAK MENGHALALKAN MONEY POLITIC DALAM MEMENANGKAN PEMILIHAN.

MEDAN, 10 FEBRUARI 2013

Surat Pernyataan Dukungan ini ditandatangi oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah dan Chairuman Harahap sendiri. Fadly Nurzal, pasangan untuk noor 3 ini, tidak hadir berhubung sedang berada di Tapanuli Tengah. Usai dibacakan, setiap daerah dipersilakan berbicara menyampaikan aspirasi sekaligus menandatangani naskah.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,931 other followers

%d bloggers like this: