'nBASIS

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 5,640 other followers

Top Rated

Advertisements

MERANCANG DAMAI BERSAMA ZIONIS?


Ketika Yahya C Tsacuf pergi ke Israel dan mengklaim untuk perdamaian, betapa dunia Islam terluka karenanya. Dunia memang sangat memerhitungkan Indonesia sebagai negara terbesar berpenduduk muslim. Sedangkan posisi Yahya C Tsacuf sulit untuk dikatakan tidak menggambarkan ekpresi sikap resmi dari Indonesia.

(more…)

Advertisements

BERBUKA PUASA BERSAMA


bukber

Secara politik, kiranya apa yang terjadi kini di Indonesia, yang dapat dilihat dalam wujud yang terwadahkan dalam berbagai acara buka puasa bersama,  tak lagi sekadar polarisasi, melainkan kurang lebih hadap-hadapan. Sebuah situasi yang semakin rinci mempertegas “kita” dan “mereka” (perasaan in-group dan out-group).

(more…)

Solitary confinement and the Nation of Islam


by  and 

||Semua dokumen arsip yang direferensikan dalam esai ini berasal dari koleksi berikut: Arsip Negara Bagian California: Departemen Koreksi-Asisten Direktur Administrasi, Berkas Investigasi-Koresponden Muslim, 1961-1968, dan Arsip Negara Bagian California: File Subjek Koreksi-Direktur, Institusi- File Pusat Penyesuaian ||

(more…)

Konversi ke Islam sebagai penyeberangan agama dan ras


juliet
Oleh Juliette Galonnier

||Juliette Galonnier adalah rekan postdoctoral di INED (Institut Studi Demografi Nasional Prancis) di Paris || Dia mempelajari konstruksi sosial ras dan bagaimana ia berpotongan dengan agama. Ia menerima gelar PhD ganda dalam bidang sosiologi dari Northwestern University dan Sciences Po. (2017) || Disertasinya, berjudul “Memilih Iman dan Menghadapi Ras: Bertobat ke Islam di Perancis dan Amerika Serikat,” dianugerahi Penghargaan Disertasi ASA 2018 || Penelitian ini memberikan analisis komparatif tentang pengalaman orang yang masuk Islam di Prancis dan Amerika Serikat || Pada topik ini, ia telah menerbitkan beberapa bab dan artikel di jurnal akademik seperti Sosiologi Agama, Kompas Sosial, dan Tracé ||

(more…)

Religious liberty, minorities, and Islam: An interview with Saba Mahmood



||”……apa yang dipertaruhkan dalam semua perdebatan ini adalah status minoritas agama dalam masyarakat yang mengaku liberal, yang mengklaim telah memiliki mekanisme yang paling kuat yang mungkin untuk mengakomodasi kekhawatiran mayoritas dan minoritas sama || Namun, apa yang kita temukan adalah bahwa hak minoritas benar-benar dibingkai oleh norma-norma komunitas yang lebih besar; itu bertentangan dengan norma-norma itu bahwa klaim minoritas dinilai dan diperebutkan, dan di sanalah ide kebebasan beragama dan kebebasan berekspresi sebagai hak individu tetap tidak memadai untuk memahami situasi || Kita harus mulai berpikir dalam hal bagaimana kelompok ditimbang secara demografis dan politis, dan bagaimana kondisi ini konteks di mana klaim tertentu dibuat atau didengar ||
(more…)

MENGONTROL NEGARA (2)


mengontrol negara

Di Indonesia, menurut laporan pada situs http://www.nu.or.id/post/ berjudul “Mengapa jumlah umat Islam di Indonesia menurun?” data penurunan jumlah umat Islam dilukiskan dengan sebuah trend yang konstan. Dari tahun ke tahun jumlah umat Islam yang terus mengalami penurunan itu semula mencapi 95 persen dan secara perlahan terus berkurang menjadi 92 persen, turun lagi 90 persen, kemudian menjadi 87 persen, dan kini anjlok menjadi 85 persen (Menteri Agama RI, Kiblat Garut 26 Juni 2012).

(more…)

MENGONTROL NEGARA (1)


mengontrol negara

| Memang dengan pola dan perspektif sekularitas, di negara-negara seperti Indonesia seseorang ahli yang tak menekuni studi formal dalam bidang dan dari institusi pendidikan berlabel agama, kerap akan disangkakan sebagai seseorang yang tak faham agama dan sebaliknya julukan ustaz atau ulama hanyalah dominasi bagi para lulusan lembaga pendidikan resmi agama |

(more…)