'nBASIS

Home » ARTIKEL » SITI HAJAR INDONESIA

SITI HAJAR INDONESIA

AKSES

  • 557,168 KALI

ARSIP


Siti Hajar Indonesia. Siti Hajar Indonesia dari Garut. Siti Hajar Indonesia untuk Tata Ekonomi yang Adil. Siti Hajar Indonesia untuk Penghapusan Perbudakan.

siti hajar indonesiaSITI HAJAR INDONESIA, ‘nBASIS sebut dia begitu. Dia memikul aib yang tak disadari oleh Indonesia saat ini: ketak-bertanggungjawaban. Ia juga menanggung derita Indonesia saat ini: ketunaan —paling tidak ketuna-karyaan. Ia tentu jelas berada pada posisi perlu pembelaan, jika dapat, dari Indonesia —yang saat ini sedang “diperebutkan” oleh 6 orang dalam 3 pasangan.

Perempuan mulia ini berasal dari Garut. Pergi ke Malaysia untuk membela Indonesia, paling tidak mengurangi kemiskinan dirinya sendiri dan keluarganya. Tetapi gajinya tak kunjung dibayar selama 3 tahun. Ia malah kerap disiksa majikan. Perempuan tangguh ini menambah daftar panjang TKI bernasib malang di Malaysia.

Pernahkah Siti Hajar Indonesia mendengar Bantuan Langsung Tunai (BLT, yang oleh sebagian politisi diplesetkan menjadi Bantuan Langsung Tewas) dan Beras untuk Orang Miskin (raskin)? Katakanlah ya. Tetapi Siti Hajar Indonesia tak dapat menunggu itu. Ia tahu stomach cannot wait. Ia juga sadar anak-anaknya harus punya masa depan dengan pendidikan yang mumpuni, meski mungkin tak pernah tahu dan belum pernah merasakan makna 20 % porsi anggaran dari APBN atau APBD untuk pendidikan. Ia juga sabar saja dan tak ikut-ikut ribut ketika nasibnya dan warga negara Indonesia lainnya makin terpuruk karena korupsi yang merajalela.

Dari Garut Siti Hajar Indonesia berangkat dengan “bismillah”, dan di Malaysia, setiap dipukuli majikan ia hanya menyebut nama tuhannya “Allah”. Siti Hajar Indonesia yang lemah itu sadar betul tidak ada yang dapat memberi pembelaan baginya. Tentu ada agen yang menyeberangkannya hingga tiba di “industri pembataian” di rumah majikan di malaysia itu. Tentu ada pejabat negara yang berkewajiban melindunginya dari ancaman keselamatan. Tetapi ia tak tahu apakah pantas berharap untuk itu.

Siti Hajar Indonesia tak dapat menunggu Indonesia lebih baik. Juga tak dapat menunggu pemerintah Indonesia berhenti berjanji untuk berubah menjadi mulai berbuat mengangkat harkat.

Pernahkah sebelumnya Siti Hajar Indonesia mendengar kabar duka rekan senasib dari TKI mancanegara khususnya di Malaysia? Barangkali pernah. Tetapi Siti Hajar Indonesia itu seorang pemberani, realistis, dan pahlawan dalam bentuk yang amat berbeda dari konsepsi kepahlawanan yang ada dalam alam pikiran kebanyakan orang yang lebih mengklaim diri sebagai Indonesia sebelum ini, sekarang dan nanti.

Siti Hajar Indonesia dalam lakon hidup sehari-hari yang penuh pengorbanan itu, yang baginya sungguh tak perlu diceritakan dan apalagi dibangga-banggakan kepada siapa-siapa, sesungguhnya terdapat sebuah ethos kepahlawanan. Bukankah kepergiannya ke Malaysia itu dapat bermakna ikut mengurangi (memperkuat diri untuk ikut membayar) beban utang Indonesia yang saat ini mencapat 12 jutaan rupiah per warga negara?

Siti Hajar Indonesia, hormat ‘nBASIS untukmu, ibu. Bersama Indonesia, atau sesama yang masih benar-benar Indonesia, mari kita berdoa agar negeri ini lebih baik ke depan. Kita tingkatkan harkat dan martabat kita, agar tak perlu ada keberanian orang lain memperlakukan kita tak ubahnya “budak”.

 

Shohibul Anshor Siregar

Advertisements

9 Comments

  1. Bajax Laoet Malaka says:

    hajarmalaysia.wordpress.com

    ‘nBASIS: Bukan agitasi, bukan provakasi. Tenang, hadapi dan lawan yang tak mengindahkan harkat dan martabat. Malaysia sebuah “teka-teki” baru untuk Indonesia di samping “teka-teki” dirinya sendiri yang tak jua terpecahkan.

  2. Effan Zulfiqar says:

    Itulah orang Indonesia, yang katanya bangsa yang pemaaf. Sepertinya kita memang sudah tidak punya harga diri lagi bagaimana mungkin Siti Hajar sudah babak belur dan Ambalat mau diambil kita diam saja, tak bereaksi apa-apa. Dimana harga diri Bangsa? Mungkin kalau tidak mendekati Pilpres, tidak ada satu petinggi negara yang perduli dengan nasib Siti Hajar, saya yakin masih banyak Siti Hajar lain yang tidak terungkap nasibnya di Tanah Semberang! Siti Hajar adalah potret kemiskinan bangsa dan potret ketidak perdulian terhadap nasib rakyat. Lalu untuk apa kita bicara soal harga diri bangsa kalau kita membiarkan banyak warga negara yang diperlakukan seperti binatang oleh orang yang mengaku satu rumpun dengan kita? Apakah kita akan diam ????

    ‘nBASIS: seruan Anda itu tampaknya ditujukan hanya untuk orang yang faham martabat dan kedaulatan

  3. hyoga says:

    Ini permasalahannya, apa mungkin akan kita dapatkan sosok negarawan yang sejati………….?

    ‘nBASIS: Jika hari ini belum, tentu masih ada kesempatan berusaha untuk mendapatkannya besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, periode depan. Biar pun besok akan kiamat, berusaha tak boleh berhenti. Anda setuju tentu.

  4. hyoga says:

    saya setuju, berusaha lebih baik dari pada tidak sma sekali. mudah-mudahan kita akan dapat sosok Negarawan.

    ‘nBASIS: do something

  5. Pemimpin negara ini blm ada yg betul. Kita tunggu sj pemimpin baru yg betul, yah betul-betul peduli trhdp Indonesia. Klu mau jujur negara ini kaya raya dan memiliki harta karun yg melimpah ruah. Praktek pembodohan, penipuan, kemunafikan, dsb kerap dilakukan sejumlah oknum2 pemimpin disana. Ngapain pula ada TKI ke luar negeri? Kekayaan negeri ini sj cukup membiayai rakyatnya kok. Mari kita tunggu pemimpin yg sejati…Mari sama-sama kita perjuangkan Merdeka negeriku, makmur bangsaku dan sejahtera rakyatku..!!!

    ‘nBASIS: mari kita betulkan bersama. Diperlukan perintisan untuk pembetulan itu. Siapa yang bersedia menjadi perintis?

  6. MOHAMAD ARIEF ZAILANY says:

    Apabila per jiwa rakyat Indonesia punya beban hutang luar negri ?????? lah untuk apa sih uang utang itu sebenarnya ??? seharusnya dengan beban hutang itu, orang Indonesia sudah hidup enak!!! bung…

    sepertinya kata si cepot, uang itu habis pake membiayai rapat2, studibanding, serta perjalanan dinas para petinggi amarta. serta belum lagi dimakan koruptor….

    pantas para kurawa banyak jadi TKI di negara antah berantah…dengan predikat pahlawan devisa yg siap binasa !!!!!!!!

    ‘nBASIS: Komentar di atas tampaknya ditujukan kepada semua pihak yang merasa berhak mengkalim diri Indonesia, terutama para pemegang amanah kekuasaan dan mereka yang memiliki kesadaran untuk melakukan perubahan. Terimakasih pak.

  7. […] Siti Hajar Indonesia […]

  8. […] ingat Marsinah? Udin wartawan Yogya? Munir? Ingat Siti Hajar? Ingat Prita? Ingat nenek Minah? Oh, kiranya pilu hati mengenang semua itu. Mereka tak mendapatkan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: