'nBASIS

Home » ARTIKEL » JAWABAN UNTUK PARA TIM SUKSES

JAWABAN UNTUK PARA TIM SUKSES

AKSES

  • 512,316 KALI

ARSIP


Tahun 2008 saya menulis sebuah artikel dengan pembuka demikian “Di tengah kecenderungan perilaku kelompok-kelompok tertentu bekerja membuat opini untuk mendukung salah satu figur atau pasangan figur, memang amat diperlukan pekerja yang berpikir dan berbuat lebih dari sekedar orang sewaan untuk tujuan singkat yang amat pragmatis”.

Itu kejadian 2008. Kini berulang lagi. Saya sdh sangat sering diajak untuk masuk Tim pemenangan seorang bakal calon Gubsu. Saya sedih, tetapi sekiranya mereka mau menandatangani komitmen berikut, saya pun akan mengajak jaringan saya bekerja memperbaiki Sumatera Utara yang terpuruk. Saya sodorkan kepada mereka draft berikut sambil meminta masukan. Draft itu juga saya posting pada kun Facebook saya.

Saya, Amanah Bin Taubat Nasuha, bakal calon Gubernur Sumatera Utara periode Tahun 2013-2018 dengan sungguh-sungguh menyatakan komitmen sebagai berikut:

  1. Komitmen menjalankan pemerintahan berdasarkan paradigma tafaqquh fiddien (patuh kepada tuhan) wa tafaqquh finnas (setia kepada rakyat).
  2. Komitmen melaksanakan perang baru terhadap KKN dengan mengawali pembuatan peta korupsi lokal. Dalam pembuatan peta korupsi lokal itu dilibatkan para stakeholder mewakili institusi pendidikan tinggi, keagamaan, LSM, Kepolisian, Yudikatif dan Legislatif. Satu pekan setelah dilantik akan memusyawarahkan secara bersama dengan DPRD untuk merumuskan usul perubahan UU anti korupsi dengan penegasan keniscayaan pemberlakuan metode pembuktian terbalik dan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi. Enam bulan setelah dilantik akan mengajukan ranperda reformasi birokrasi yang berintikan perumusan standar operasional pelayanan publik berikut pengaturan eksplisit sanksi administratif terhadap setiap penyimpangan.
  3. Komitmen membangun keseimbangan ekonomi berbasis kerakyatan dengan keserasian interaksional di antara pelaku ekonomi kecil, menengah dan besar dengan parameter terukur. Selain itu Upah Minimum Kabupaten (UMK) wajib diperjuangkan untuk memenuhi standar hidup layak. BUMD dan Bank daerah wajib ditata kembali agar benar-benar berorientasi kepada pemihakan kepada rakyat dan bukan pelayan bagi pemodal saja. Selain itu alokasi APBD untuk pertanian sebagai tempat bergantungnya mayoritas rakyat, wajib diperbesar hingga benar-benar proporsional
  4. Komitmen pengalokasian anggaran pendidikan sebesar 20 % dari total ABPD sesuai dengan ketentuan Undang-Undang dan dijabarkan secara teknis dengan mengutamakan peningkatan mutu interaksi kurikuler, bukan pada belanja tak langsung yang berhenti pada penyerapan anggaran oleh birokrasi pendidikan. Peningkatan mutu guru menjadi suatu keniscayaan dengan upaya peningkatan kompetenti dan kesejahteraan.
  5. Komitmen melakukan perbaikan infrastruktur (jalan, jembatan, parit, gedung sekolah, dll) tanpa korupsi. Kesenjangan pembangunan diakhiri dengan kebijakan penyeimbangan pembangunan dan investasi.
  6. Untuk melindungi masyarakat dari aneka pelanggaran HAM, maka saya akan berupaya keras membentuk KOMDA HAM di Sumatera Utara dan paling lambat satu tahun setelah dilantik sudah terwujud.
  7. Komitmen tidak akan ikut dalam pemilukada periode berikut.

Komitmen ini bersifat mengikat kepada saya dan apabila kelak di kemudian hari saya abaikan akan berakibat hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Medan 11 Maret 2012

Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara 2013-2018

AMANAH BIN TAUBAT NASUHA

SAKSI-SAKSI:
Ketua MUI Sumatera Utara
Kapolda Sumatera.
Kajati Sumatera Utara
Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara
Tokoh Masyarakat seluruh Kabupaten/kota se Sumatera Utara.
Notaris di Medan.

Mengapa harus hati-hati? Silih bergantinya pemerintahan Nasional dan lokal selalu dilatari oleh motif-motif yang amat jauh dari kenegarawanan. Rakyat tidak pernah mendapat perbaikan kesejahteraan.Perlidnungan hukum amat minim. Kepastian masa depan tidak begitu jelas.

Perhatikanlah misalnya, sebagai contoh, isyu tahun 2008 di Sumatera Utara. Berdasarkan penelitian ‘nBASIS waktu itu diperoleh pandangan subjektif masyarakat terhadap berbagai permasalahan di Sumatera Utara. Jika dibandingkan dengan kondisi sekarang, seberapasignifikan gerangan perubahan yang terjadi. Itu penting sekali diketahui termasuk penyebab perubahannya.

Sangat perlu menjadikan isyu-isyu kemasyarakatan dan pembangunan sebagai tantangan pokok bagi seseorang kandidat dan agar tak menjadi pembohong, ia harus dihadapkan pula dengan kewajiban berikrar. Memang tak menjadi jaminan kebaikan 100 %.Tetapi paling tidak masyarakat menjadi lebih tahu bahwa dalam perkembangan demokrasi yang oleh UNDP disebut mengalami akibat kebebasan individu yang semakin meningkat, namun kelembagaan demokrasi malah tidak begitu menggembirakan. Lembaga-lembaga demokrasi itulah yang lebih menentukan perjalanan sebuah pemerintahan dan jika diisi oleh mereka yang sangat tak mengindahkan kepemihakan kepada keprihatinan rakyat, alamat sia-sialah perhelatan sukseional berbiaya besar dan menyita tak cuma waktu, tetapi juga biaya yang besar.


1 Comment

  1. […] beberapa stasiun Radio, kandidat dan para anggota Tim Sukses tertentu, paling tidak ada 3 jurnalis yang kerap mengajukan pertanyaan kepada saya seputar […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: