'nBASIS

Home » ARTIKEL » KOPASSUS HARUS TURUN TANGAN

KOPASSUS HARUS TURUN TANGAN

AKSES

  • 512,968 KALI

ARSIP


Bertele-tele dan bertuli-tuli. Itulah model dan kiprah pemberantasan narkoba di Indonesia. Indonesia perlu dinyatakan darurat untuk kasus yang sangat mengancam ini.

TAHUN lalu, 26/6/2011, saat berpidato menyambut Hari Anti Narkoba Internasional, Presiden SBY meminta agar pemberantasan narkoba dilaksanakan dengan agresif dan ambisius. SBY pun mengeluarkan instruksi untuk memantapkan langkah Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi kejahatan narkoba.

  1. Mari kita tingkatkan intensitas dan ekstensitas pemberantasan pencegahan penyalahgunaan dan perdagangan gelap narkoba, jangan menunggu hari esok mulai.
  2. Mari kita tingkatkan kerjasama regional dan internasional yang lebih efektif agar tidak semudah itu pengaruh sindikat narkoba intenasional mengobok-obok negeri kita.
  3. Para pendidik, orang tua, pemuka agama, dan semua pihak untuk lebih aktif dalam membimbing, menyadarkan masyarakat kita utamanya generasi muda agar tidak tersesat di jalan yang salah.
  4. Aparat penegak hukum, kepolisian, saya harapkan lebih aktif membongkar, mengadili para pelaku kejahatan narkoba, berikan sanksi yang keras namun tetap adil.
  5. Saya sungguh berharap masyarakat kita memiliki kepedulian yang tinggi di RT/RW, kelurahan, desa. Harus ada kepedulian masyarakat lokal di negeri ini, tidak boleh terjadi ada sebuah rumah yang dijadikan pabrik narkoba dan tetangganya tidak tahu.
  6. Pemerintah akan terus bekerja sekeras-kerasnya, saya ajak dunia usaha yang memiliki kemampuan untuk bersama-sama membangun pusat-pusat rehabilitasi korban narkoba agar mereka bisa kembali ke masyarakat luar.

Himbau menghimbau dan ajakan normatif seperti ini ternyata tidak digubris. Apa akal? Meskipun kini SBY tengah dikritik habis karena memberi ampunan kepada “ratu narkoba internasional” asal Australia yang dihukum di Indonesia, Corby, tidak menjadi halangan bagi SBY untuk menggeser motivasinya ke arah yang lebih baik. Sekaligus membuktikan niatnya yang benar-benar dapat dipercaya oleh rakyat.

 Tak jadi soal Indonesia dinyatakan darurat. Presiden perlu segera membentuk tim pemberantasan Narkoba dengan penanggung jawab teknis Panglima TNI. Kopassus menjadi ujung tombak. Kalu tidak, pemberantasan narkoba hanya akan berakhir dari wacana ke wacana sembari generasi muda Indonesia berguguran sia-sia.
Silakan, pak Presiden. Segera saja.

 

 

 


1 Comment

  1. titik singgung says:

    kopasus pulak. nanti dia yang pakek narkobanya. heleh..heleh

    ‘nBASIS: kekhawatiran itu sangat beralasan. Kopassus sebagai pelaksana teknis di lapangan tentu harus dikontrol agar jangan menjadi “pagar makan tanaman”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: