'nBASIS

Home » ARTIKEL » FACHRURROZI NARAI: SUARA DARI LAPAS

FACHRURROZI NARAI: SUARA DARI LAPAS

AKSES

  • 512,968 KALI

ARSIP


Menjelang pukul 2.00 dini hari. Seseorang yang bukan teman FB saya memberi salam. Saya jawab dengan santun. Kemudian ia bercerita tentang seseorang temannya yang ia tidak pasti apakah saya kenal. Teman saya, bang, namanya Fachrurrozi Narai. Ia seorang aktivis. Ia kini dalam tahanan karena sebuah tuduhan tentang sesuatu yang sesungguhnya tidak pernah dia lakukan. Ia kini sedang mempersiapkan banding atas vonis yang dijatuhkan kepadanya.

Reaksi pertama saya adalah “Oh, begitu ya.  Coba ceritakan selengkapnya. Tetapi saya bukan ahli hukum dan tak memiliki pengalaman apa pun dalam urusan seperti ini”.

“Kini ia ditahan di Lapas Tebing Tinggi, bang. Ia dituduh menghina bendera merah putih waktu aksi unjuk rasa terkait dugaan korupsi Kabupaten Sergai. Menurut perasaan keadilan saya dan rekan-rekan, ini sebuah praktik ketidak-adilan”, sambungnya.

Menurut dia, Fachrurrozi Narai sudah divonis 3 tahun atas tuduhan yang sebetulnya tidak terbukti. “Tapi karena kepentingan pejabat semua itu terjadi. Kini sedang ditempuh proses banding di Pengadilan Tinggi”, tambahnya.

Jika mau mempelajari, katanya, saya bisa kirimkan berkasi seluruhnya, mulai dari SP1,SP2 sampai pemanggilan paksa sebagai saksi. Saat diBAP langsung ditetapkan sebagai tersangka. Tuntutan Jaksa juga menurut saya tidak berdasar. Fachrurrozi Narai dikenakan sanksi atas tuduhan pelanggaran UU No 24 tahun 2009 tentang bendera, lambang dan bahasa Negara. Tuntutan, putusan, pledoi hingga memory banding ada semua. Bisa saya kirimkan kepada abang. Sewaktu persidangan kemaren juga sempat menghadirkan seorang saksi ahli dari USU, kalau  gak salah namanya Dr.mahmud.

Ia juga menambahkan bahwa kemungkinan akan ada diskusi panel untuk membahas kasus ini. Tapi belum tahu kapan dilaksanakan.

Saya memang tertarik. Tetapi saya bukan ahli hukum. Apa yang akan saya perbuat untuk ini, saya belum tahu. Hal pertama mempublikasikannya pada blog ini. Kedua, mencari tahu kebenaran kasus ini. Intinya perjuangan perlawanan atas tindak pidana korupsi harus terus digulirkan. Ketiga, akan ikut berpartisipasi dalam diskusi yang akan diselenggarakan untuk itu. Itu saja untuk sementara yang ada dalam pikiran saya. Semoga Fachrurrozi Narai tabah menghadapi cobaan ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: