'nBASIS

Home » ARTIKEL » JARINGAN PEMENANGAN NON PARPOL

JARINGAN PEMENANGAN NON PARPOL

AKSES

  • 545,402 KALI

ARSIP


Scan10002

 

  • Beberapa waktu lalu ada yang tersiar tak tahu Martabe yang baginya adalah sejenis minuman juice yang khas di kota Medan (markisa terong belanda). Juga ada yang akan mengembangkan potensi kelautan dan perikanan dimulai dari Bagan Siapi-api. Padahal daerah itu di luar Sumut.
  • Jaringan Anda bukanlah event organizer untuk sebuah seremoni, dan Anda bukan “panglima talam”. Juga tak untuk memberi puja-puji kepada kandidat, karena dengan itu ia bisa terjerembab. Jika targetnya cuma membuat kandidat mabuk kepayang, sebetulnya peran dan fungsi jaringan pemenangan sudah diruntuhkan.

Di tengah merosotnya trust terhadap partai dan tingginya swing voter,  semakin disadari bahwa mendapat dukungan partai sangat tak meyakinkan untuk memenangkan pemilukada. Karena itu diperlukan jaringan yang sama sekali baru. Jaringan adalah bentuk kerjasama sejumlah orang dalam sebaran ruang, keahlian, tugas bahkan suku, yang kesemuanya dipertautkan oleh emosi, ideologi dan interest serta kepentingan relatif sama. Jika Anda merasa seorang tokoh sosial, Anda diharapkan tertarik dengan gagasan ini.

Komitmen. Sebelumnya, penting Anda lakukan semacam perjanjian dengan pasangan kandidat berisi rumusan komitmen tentang apa yang akan dilakukan yang lazimnya tercakup dalam visi dan misi. Komitmen itu Anda perlukan ketika akan bicara dengan orang yang akan Anda rekrut sebagai pendukung. Tentu Anda juga perlu tahu kondisi objektif Sumut dan segenap tantangannya, agar Anda kompeten. Tetapi sebelumnya, lakukan dulu semacam swot analysis kepada kelima pasangan agar Anda menemukan pasangan yang paling mungkin memberi kemaslahatan kepada masyarakat dan keterjaminan sebagai figur dengan potensi korupsi paling rendah, serta kemampuan menghentikan degradasi Sumut. Artinya,  jangan beri dukungan bagi yang tak memiliki integritas.

Periksalah track record mereka. Jangan terkecoh magic word, apalagi yang dibuat tanpa filosofi. Dalam dunia politik selalu ada panggung depan dan panggung belakang. Kemasan terbaik untuk dipertunjukkan di panggung depan kerap hanya kebohongan belaka. Jadi Anda tidak boleh terkecoh, karena Anda sedang mengemban amanah rakyat. Arena politik memang selalu terkait penekanan pentingnya image yang membuat dominasi packing dan imaging. Itu boleh disebut semacam “serangan udara”, yang kurang lebih menjadi referensi awal  yang sangat membantu langkah perekrutan jaringan. Hingga saat ini kita belum memiliki data terpercaya tentang posisi popularitas dan elektibitas masing-masing pasangan.

Tetapi Anda dapat berasumsi bahwa seberapa buruk pun posisi popularitas dan elektibilitas pasangan yang Anda dukung semestinya sudah dikenal di bagian terluas wilayah Sumut dan juga mengenal Sumut. Ini syarat penting, karena beberapa waktu lalu ada yang tersiar tak tahu Martabe yang baginya adalah sejenis minuman juice yang khas di kota Medan (markisa terong belanda). Juga ada yang akan mengembangkan potensi kelautan dan perikanan dimulai dari Bagan Siapi-api. Padahal daerah itu di luar Sumut.

Bentuk Jaringan. Berdasarkan pendekatan proses politik, penjenjangan jaringan harus dimulai dengan pembentukan simpul dasar yang menanggungjawabi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Anda bisa membentuk jaringan 100-150 untuk setiap TPS? Basis ini harus konkrit dan secara interaksi dan informasi harus bersifat accessfull. Siapa Anggota Jaringan? Setiap warga negara memiliki peluang yang sama. Semakin majemuk justru semakin baik. Sebagai gambaran, di Sumut dengan pemilihan 10 juta lebih itu ada beberapa etnis dominan masing-masing dengan komposisi dan persentasenya. Gambaran itu tidak sama untuk semua daerah. Semakin urban pasti semakin majemuk dan begitu sebaliknya. Representasi paling mencakup dengan sendirinya mencerminkan kualitas jaringan.

Anda pasti memiliki teman dekat. Juga famili. Itu bisa jadi awal yang baik. Potensi itu perlu direview, dikabari dan dimintai komitmen. Itu awalnya. Anda bisa mendapatkan dokumen DPT di kantor KPUD. Itu dokumen umum, Anda berhak untuk itu. Rekrutlah orang berdasarkan daftar itu. Mengapa harus DPT? Ada penduduk Sumut tetapi karena buruknya proses pembuatan DPT ia tak ada dalam daftar. Ini sudah lazim, dan negara tak pernah merasa malu karena itu. Bagaimana kualitas demokrasi dengan tanpa jaminan memberi suara kepada seluruh penduduk? Itu pekerjaan jahatokrasi.

Cara rekrutmen sangat bervariasi mulai yang bersifat terstruktur  sampai insidental. Tugas setiap orang yang direkrut ialah untuk melakukan rekrutment (berantai) agar jaringan tumbuh seperti bola salju (snow ball). Bekali mereka dengan bahan-bahan yang jika dapat menjadi set of toolkit termasuk lembar kerja berisi buku blanko daftar nama jaringan yang memuat data,  umur, jenis kelamin, pekerjaan, anggota keluarga yang punya hak pilih, alamat lengkap dan nomor kontak. Anda dan orang yang Anda rekrut mungkin merasa perlu diakui. Pada saat yang tepat Anda dapat meminta legitimasi berupa sepucuk surat penunjukan yang dapat membuat termotivasi. Orang bisa saja bangga menunjukkannya kepada pacar dan calon mertua (bagi yang belum nikah).

Ini sebuah contoh model kerja untuk daerah padat penduduk seperti kota medan. Harus diciptakan modus rekrutmen dengan memulai penugasan sejumlah orang terlatih. Sasaran ialah mendapatkan secara pasti penduduk yang bersedia memilih dan membantu memperbanyak pemilih dengan cara door to door dan jika sudah status “OK” ditandai dengan pemasangan stiker di rumahnya. Data hasil rekrutmen dicatat agar dapat diuji petik secara acak untuk memastikan  efetivitas kerja rekrutmen itu.

Struktur organisasi yang mewadahi jaringan ini dibentuk dengan watak pertisipatif. Sejumlah orang karena posisi politik dan kultural serta kepakarannya dapat ditempatkan sebagai advisory team yang aktif memberi nasehat baik diminta atau tidak diminta.  Dengan model pekerjaan seperti ini bukan saja pasangan kandidat sangat tergantung kepada Anda terutama setelah merasakan kinerja partai pendukung yang kerap mengecewakannya. Dengan pekerjaan seperti ini Anda juga akan mendapatkan peneguhan sebagai tokoh sosial berpengaruh. Jasa Anda akan dihitung tak cuma di sini, tetapi juga nanti di akhirat.

Penutup. Jaringan Anda bukanlah event organizer untuk sebuah seremoni, dan Anda bukan “panglima talam”. Juga tak untuk memberi puja-puji kepada kandidat, karena dengan itu ia bisa terjerembab. Jika targetnya cuma membuat kandidat mabuk kepayang, sebetulnya peran dan fungsi jaringan pemenangan sudah diruntuhkan.  Satu hal lagi, memang sulit berbuat dalam arena politik tanpa uang. Tetapi kan hanya sulit, bukan tak mungkin? Jika ingin berbuat yang terbaik bagi negeri ini, mengapa tak memulai sesuatu. Anda pasti ingin memperoleh gubernur tak korup. Dengan beban biaya besar untuk ikut sebagai kandidat saja sudah begitu berat. Jika masih akan ditambah lagi dengan biaya tak efisien yang Anda timbulkan, sudah barang tentu semakin tak mungkin mengharap gubernur tanpa korupsi.

 

Shohibul Anshor Siregar. Naskah ini pertamakali diterbitkan oleh Harian Waspada, Medan, Senin 3 Desember 2012, hlm B5.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: