'nBASIS

Home » ARTIKEL » PRESIDEN PKS TERSANGKA

PRESIDEN PKS TERSANGKA

AKSES

  • 538,914 KALI

ARSIP


indexTadi malam sekitar pukul 23.00 WIB saya mendapat telefon dari seorang jurnalis. Tak seperti biasanya, tanpa salam ia langsung mengajukan pertanyaan. Ini dialognya:
Jurnalis: Presiden sebuah partai jadi tersangka korupsi. Anda sudah tahu? Bagaimana pendapat Anda.Saya: Jangan main-main dengan isyu seperti ini. Jangan fitnah. Tidak baik memfitnah. Apakah Anda memiliki informasi valid tentang ini?

Jurnalis: Anda tidak update berita dalam sejam ini? Semua sudah heboh kok. Tinggal Anda yang belum tahu. Ha ha ha.

Saya: Iya.Saya agak sibuk. Satu harian ini banyak terduduk di kantor dan mengerjakan pekerjaan rutin.

Jurnalis: Berpengaruhkah status tersangka itu Presiden Partai itu kepada kader-kadernya yang saat ini maju sebagai calon Kepala Daerah? Misalnya dalam pilgus Jabar dan Pilgubsu?

Saya: Presiden partai itu kan simbol tertinggi yang merepresentasikan nilai-nilai terbaik mereka. Ya, mau tidak mau sangat berpengaruh. Kadernya yang maju sebagai kandidat KDH di seluruh Indonesia saat ini akan ketiban musibah juga. Jangankan kandidat, kadernya yang sering berujar kebenaran juga akan dianggap identik meski sebetulnya boleh jadi tidak mesti seburuk simbol tertinggi itu.

Jurnalis: Jadi?

Saya: Jangan takut. Banyak tersangka di negeri ini. Yg korup tapi tak tersangka juga banyak. Jika pun nanti masuk LP untuk menjalani vonis pengadilan, sebagaimana Gayus, ia masih bisa kemana-mana. Bisa ke Bali. Juga bisa membuka kongres, membuka perkaderan dan sebagainya. Sudah lazim di negeri zdolim.

Jurnalis: Kenapa Anda begitu pesimistik?

Saya: Apa ada manfaatnya jika saya menangis sekarang? Kalau mereka mau behenti korupsi karena tangisan saya, saya akan menangis 3 bulan agar semua mereka berhenti.

Presiden PKS. Setelah itu saya pun mendengar dari seorang jurnalis lain yang berada dekat saya bahwa yang dimaksud presiden partai itu tak lain dari presiden PKS, sambil menunjukkan berita yang sedang diakses melalui hp-nya. Barulah saya tahu bahwa orang PKS kini sudah tak sepenuhnya lagi memegang teguh prinsip my loyality to my party ends when my duty began to this country dalam arti rangkap jabatan sebagai anggota legislatif dengan Presiden Partai sudah dianggap tak mengapa.

Mungkin pikirannya ialah bahwa di legislatif itu justru warna dan perjuangan partai benar-benar dipertaruhkan, dan karenanya justru di situ pemimpin tertinggi partai harus ditempatkan mengendalikan kinerja wakil-wakil partai. Artinya keluhan rakyat atas ketidak-pedulian legislatif atas nasib rakyat yang bukan konstituennya semakin benar terasa mengingat kedudukan mereka di lembaga terhormat itu hanya sebatas perpanjangan partai belaka, bukan mewakili keseluruhan rakyat.

Musibah serupa (korupsi) bukan yang pertama dalam tubuh PKS. Tetapi di Indonesia seorang pemimpin tertinggi partai yang menjadi tersangka barulah Presiden PKS. Jika diingat, ada sejumlah kejadian yang seolah-olah kebetulan. Perhatikanlah,  saat Menteri dari PKS menyatakan perang terhadap pembalakan liar, muncul kasus Soeripto. Saat politisi PKS menyatakan perang terhadap Century, muncul kasus Misbakhun. Saat Menteri dari PKS menyatakan perang terhadap pornografi, muncul kasus Arifinto. Saat Menteri PKS menyatakan perang tehadap produk impor, muncul kasus LHI.

Dampak negatif. Dari Jawa Barat incumbent yang maju dalam pasangan yang berbeda dengan wakilnya sudah memberi pandangan yang mencerminkan harapan rakyat Jawa Barat sudah dewasa hingga tak akan melakukan generalisasi sehingga dirinya menjadi sulit menang karena tak akan dipilih oleh sebagian besar pemilih mengingat kasus yang menimpa presiden partai mereka. Tetapi itu cuma sebuah harapan. Sulit untuk berharap seperti itu, agaknya.

Bagi Gatot pujo Nugroho yang kini maju untuk jabatan Gubernur melalui pilgubsu 7 Maret 2013, hal itu juga akan menjadi kendala amat serius. Diterpa oleh masalah korupsi di lingkungan kerjanya, bisa saja korupsi yang dituduhkan kepada Presiden partainya ini akan menghasilkan kepiluan mendalam. Karena jika misalnya ditelaah berdasarkan peradilan dan pemeriksaan terhadap orang-orang dekatnya hingga saat ini, berikutnya bisa saja ia sudah dalam target pemeriksaan untuk kemudian menjadi tersangka. Pasalnya, orang seperti Ridwan Panjaitan, asistennya itu, sangat tidak masuk akal menjadi pemegang otoritas untuk pencairan dana besar mencapai milyar rupiah dari kantor gubernur. Masyarakat kini merasa aneh, mengapa pihak penegak hukum tidak bersikap profesional.

Pada pemilu mendatang, dampak negatif ini juga akan menjadi sesuatu yang mungkin terjadi. Kecuali ada gagasan besar yang bertema keadilan sekaligus kesejahteraan dari partai ini hingga rakyat mampu memaafkan atau terlupa begitu saja.

Jika badai serupa terjadi pada partai lain, katakanlah Partai Demokrat yang dalam kampanye begitu jorjoran mengusung tema anti korupsi, bukankah kecemasan serupa bahkan sudah lebih dulu dialami? Tentunya ya. Tetapi bisa saja tidak, karena reaksi yang berbeda bisa muncul karena persepsi kepartaian yang berbeda.

Tetapi, apa pun itu, korupsi tetaplah musuh nomor satu kita sekarang. Karena itu, bersihkan partaimu kawan. Jangan kau jadi tikus.

Memang musuh itu tidak cuma ada di luar diri, tetapi juga di dalam diri sendiri. Mungkin itu yang dimaksudkan oleh seorang anggota Majelis Syuro PKS, Refrizal, bahwa partainya tidak akan pernah berhenti memperjuangkan keadilan dan memberantas korupsi untuk memperbaiki citra partainya.

Ia amat yakin bahwa Tuhan itu maha adil dan selalu bersama orang-orang yang berjuang.

Advertisements

4 Comments

  1. […] Presiden PKS tersangka […]

  2. […] PKS. PKS telah berusaha mengkonsolidasi barisan pasca prahara. Kelihatannya ia kini berusaha keluar, merebut pemilih massa mengambang: yang kadung tak percaya […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: