'nBASIS

Home » ARTIKEL » PERIKSA ATAU TUNDA USAI PEMILUKADA?

PERIKSA ATAU TUNDA USAI PEMILUKADA?

AKSES

  • 538,914 KALI

ARSIP


periksa dan tahan

Akhirnya saya minta agar wawancara ini tidak usah diterbitkan saja (pada koran tempat pewawancara bekerja). Alasan saya, nanti malah bisa dianggap black campaign. Tetapi jurnalis itu malah bertanya balik, “apakah Anda lebih suka menyaksikan setelah terpilih diperiksa, menjadi tersangka dan kemudian menjadi terpidana? Mana lebih besar kerugiannya jika saat ini juga diperiksa, dijadikan tersangka dan jika memenuhi syarat sekaligus ditahan untuk menunggu proses peradilan ketimbang setelah terpilih lalu masuk lembaga pemasyarakatan seperti Syamsul Arifin?”

Ia juga berargumen, ekspose fakta seperti ini bukanlah kategori black campaign karena semua yang diceritakan adalah fakta objektif, sama seperti ekspose tentang harta kekayaan para kandidat itu.

Saya tertegun di akhir wawancara. Jurnalis ini meminta tanggapan saya tentang tindakan sebaiknya bagi para kandidat cagubsu yang terindikasi korupsi. Meskipun pada awalnya saya mengelak dengan mengatakan bahwa saya awam soal ini, dan tidak tahu ketentuan hukum bagi terindikasi korupsi yang sedang mencalonkan diri dalam pemilukada.

Tetapi jurnalis ini sangat lihai. Akhirnya saya pun menjawab. Saya katakan “malah jika KPK menemukan ketidak-beresan pada data harta kekayaan para kandidat itu semestinya sudah harus ditindak-lanjuti. Apabila dianggap memiliki cukup bukti untuk ditindak-lanjuti ya lakukan saja meskipun itu menjadikannya tersangka dan lalu ditahan. Nah, sekarang kan sudah usai pemeriksaan itu dan harta kekayaan mereka sudah diumumkan. Menurut saya, secara psikologis dengan telah diperiksa oleh KPK, sekali lagi menurut saya, para cagubsu itu “sudah bersih” dari berbagai dugaan negatif seputar korupsi. Artinya tidak usah dengar lagi pemberitaan dan pembicaraan-pembicaraan halayak tentang dugaan korupsi terkait kandidat.

“Tidak”, katanya. Dia membandingkan Syamsul Arifin yang tentu juga diperiksa harta kekayaannya oleh KPK saat mencalonkan diri menjadi Gubernur pada tahun 2008 lalu. Saya pun semakin bingung.

Ya, mana yang lebih baik ya?

Advertisements

1 Comment

  1. Amri Munthe says:

    Menurut saya lebih baik diungkap saat ini sebelum pelaksanaan Pemilukada. Agar jangan terjadi lagi seperti riwayat Bang Syamsul

    nBASIS: oh begitu ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: