'nBASIS

Home » ARTIKEL » SUMPAH GUBERNUR SUMATERA UTARA

SUMPAH GUBERNUR SUMATERA UTARA

AKSES

  • 564,277 KALI

ARSIP


PSLON_SUMUT_OKED

Jika Anda sudah mantap akan golput, juga sangat penting memikirkan kembali pendirian itu. Tentulah Anda bukan orang sembarangan. Karena dengan tingkat kecerdasan tertentulah orang frustrasi seperti Anda bisa golput

MOHON pikirkan kembali pasangan yang akan Anda pilih besok, 7 Maret 2013. Masih ada waktu untuk berubah pilihan, sebelum mereka nanti Anda beri legitimasi, dilantik dan mengucapkan sumpah/janji:  “Demi Allah (Tuhan), saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya selaku Gubernur Sumatera Utara dengan sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, dan seadil-adilnya;  bahwa saya akan selalu taat dalam mengamalkan dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara; dan bahwa saya akan menegakkan kehidupan demokrasi dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara serta segala peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Apa gunanya memikirkan kembali?  Siapa tahu Anda sudah terpikat secara membabi buta karena kepandaian mereka beretorika atau memberi kesan baik. Atau, siapa tahu, Anda sudah terlanjur “berdosa” menerima pemberian uang atau barang sebagai bujukan agar memilih mereka.

Bisa juga Anda telah berada di bawah pengaruh orang atau partai yang sangat membutuhkan kekuasaan untuk mempertahankan posisi dalam politik maupun ekonomi.

Ketahuilah, kelima pasangan yang berkompetisi ini orang kuat semua. Bahkan boleh disebut paling kuat di antara belasan juta penduduk Sumut. Karena itulah mereka telah sukses melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan orang lain yang justru mungkin lebih baik dari mereka untuk memimpin pemerintahan.

Rakyat Mengawasi. Memang, dengan sumpah yang dikutip di atas, rasanya tidak ada lagi celah untuk menyimpang. Mereka tak akan mau korupsi. Mereka akan bekerja hanya untuk rakyat, siang dan malam. Tetapi itu hanyalah kalimat yang bisa jadi mereka anggap sama seperti ketika berbicara memikat calon pemilih.

Mereka berpura-pura, dan merasa tak terikat dengan itu. Aspek inilah yang tak diperhitungkan oleh SBY ketika seluruh pengurus partainya ia suruh menandatangani pakta integritas. Juga selaku presiden terpilih (2009) meminta hal yang sama kepada orang yang dipilihnya secara prerogatif menjadi menteri.

Di sana-sini ada bukti. Paling tidak Andi Alfian Mallarangeng (AAM), yang disangkakan korupsi oleh badan paling berwibawa dalam pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini, yakni KPK. Artinya, dengan pakta integritas dan sumpah jabatan, pelanggaran tak dapat dicegah dan ditangkal. Itu karena rakyat tak diikutkan mengawasi.

Dalam asumsi KPK, pelanggaran itu bukan kekhilafan. Ia berpangkal pada masalah integritas dan mentalitas koruptif. Ada niat dan rencana jahat yang melawan hukum dan Negara. Anda adalah salah seorang ahli waris sah negeri ini.

Berarti ia juga telah melawan Anda secara keji. Ingat pula bahwa AAM tidak sendirian di antara pejabat korup. Ada pula yang mahir korupsi dengan tetap tak terbuktikan. Itu disebabkan banyak faktor, tetapi bukan karena ketiadaan hukum. Anda sendiri tahu hukum itu cuma benda mati saja jika tak ada niat membuatnya berdaya dan tegak. Juga Anda dapat membayangkan bahwa bisa saja pejabat yang korupsinya kecil  menjadi seolah koruptor terbesar sepanjang abad akibat didesign menjadi tumbal politik. Karena itu rakyat harus mengawasi, dan harus sanggup marah menyaksikan ketidak-beresan.

Jangan Golput. Jika Anda sudah mantap akan golput, juga sangat penting memikirkan kembali pendirian itu. Tentulah Anda bukan orang sembarangan. Karena dengan tingkat kecerdasan tertentulah orang frustrasi seperti Anda bisa golput. Paling tidak Anda sudah mempunyai bukti bahwa secara empiris pemilu dan semua model rekrutmen hanya ritual pengesahan pembagian kekuasaan di antara orang-orang jahat. Tidak mengapa, karena di dunia ini banyak yang sependirian dengan Anda.

Tetapi, jika Anda yang cukup cerdas saja tak memilih dan tak mengajak banyak orang untuk memilih, maka kemungkinan yang akan mengucapkan sumpah dalam sebuah seremoni di DPRDSU nanti adalah orang paling buruk perilakunya dan paling berbahaya di antara kelima pasangan itu. Anda dipastikan telah menambah sumber penyakit untuk dinikmati selama 5 tahun, karena orang yang Anda tahu terburuk di antara yang buruk akan menentukan kebijakan yang menyangkut diri Anda, isteri, anak-anak, mertua, dan seluruh rakyat Sumut.

Sekiranya Anda yakin ucapan saya, bahwa Anda adalah salah seorang yang sangat mampu membantu merubah nasib keterpurukan provinsi besar ini, maka waktu bagi Anda masih ada. Lakukan sesuatu. Anda datangi tetanga. Kirim pesan singkat kepada sebanyak mungkin orang. Anjurkan memilih pasangan yang paling kecil potensi mudharatnya bagi Sumut. Anda dapat melakukan itu, karena Anda mampu membuat perbandingan berdasarkan jejak rekam kelima pasangan itu.

Missi Anda ialah sebuah penyelamatan. Banggalah telah berbuat untuk negeri yang sedang meminta uluran tangan untuk berhenti dari keterpurukan. Berhenti dari derita akibat korupsi. Anda berpahala, dan Tuhan pasti tersenyum. Rebut cinta dari Tuhan Anda yang tak pernah alpa dan tak pernah tidur. Setuju?.

Shohibul Anshor Siregar. Naskah ini pertamakali diterbitkan oleh Harian Medan Bisnis, Selasa 5 Maret 2013, hlm 2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: