'nBASIS

Home » ARTIKEL » AMANDEMEN KELIMA UUD 1945, APA YANG MENGGANJAL DALAM PIKIRAN?

AMANDEMEN KELIMA UUD 1945, APA YANG MENGGANJAL DALAM PIKIRAN?

AKSES

  • 512,716 KALI

ARSIP


644237_4551311502804_804144515_n

Sabtu pagi sebelum berangkat memenuhi undangan sebagai nara sumber pada Focus Group Discussion tentang Urgensi Perubahan Kelima UUD 1945, saya menyempatkan diri membuat status pada akun facebook saya. Saya sebetulnya bermaksud mendapatkan masukan dari teman-teman facebook saya tentang topik yang dibahas di Rahmat Galery Medan, oleh DPD RI bekerjasama dengan Yayasan  Rahmat Indonesia.

Status saya singkat “Amandemen kelima UUD 1945. Apa yg mengganjal dlm pikiran?”. Beberapa tanggapan saya kutip di bawah ini, tanpa mengubahnya.

  • Irwan Effendi Loebis · 258 mutual friends: Kembali ke UUD’45 yg murni.
  • Hasrat Samosir: UUD itukan bukan sakral toh, jd hrs responsif dgn perubahan saya pikir kalau pembukaan itu sudah final dan ideal tp isinya hrs disempurnakan, cocok abgnda
  • Lsm Perintis: Kembali ke UUD 1945 yg asli !!!!
  • Ndry Gar: CUMA PROYEK JA, TOH JUGA KUALITAS NYA KALAH DI BANDING UUD 1945 YANG ASLI
  • Wuming Aja: Persoalan utama negara ini bukan terlaetak pada UUD-nya. Karna gak akan mungkin bisa dihasilkan UUD yang tidak multitafsir. Bangsa ini cuma tidak memiliki pemimpin yang amanah. Yang benar2 ingin memajukan negara ini. Semua pejabat direpublik ini, otaknya dipenuhi nafsu keserakahan yang prilakunya itu yang membuat negara ini terus tertinggal dengan bangsa lain. Apapun ideologinya, bentuk negara, maupun UUdnya tidak menentukan kemajuan sebuah bangsa. Kalau pemimpinnya mau berbuat dan bertindak demi kemajuan bangsa, maka selesailah sudah semua persoalan. Lihat saja China yang komunis, Singapura yang otoriter terselubung, Amerika yang demokrasi dan Jepang yang kerajaan, bukan hambatan mencapai kemajuan. Kemajuan sebuah bangsa terletak pada siapa pemimpinnya. Dan pemimpin bangsa ini benar2 tidak memenuhi kualifikasi sebagai pemimpin kemajuan.
  • Wahyoe Sasumi: yang paling utama adalah pembudayaan karakter bangsa….semua negara yg maju memilikinya .. namun kayaknya kita minim dalah hal itu yakni.minim …1. Etika, sebagai prinsip dasar hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari 2. Kejujuran dan integritas 3. Bertanggung jawab 4. Hormat pada aturan & hukum masyarakat 5. Hormat pada hak orang/warga lain 6. Cinta pada Profesi 7. Berusaha keras untuk menabung & investasi 8. Mau bekerja keras 9. Tepat waktu
  • Lsm Perintis: Sekedar share pemikiran : ada upaya dan intervensi pihak luar (asing) dlm bentuk dugaan penyuapan agar kembali dilakukan amandemen UUD 1945 yg sdh bbrpa kali diamandemen itu dimana agar dilakukan amandemen yg kesekian kalinya yg tujuannya agar bisa masuk orang asing ataupun paham asing !!!! TITIK !!!!
  • Ndry Gar: KLO DAH GITU, KITA SEPAKAT, JGN MAU LG MEMILIH NYA DI PILCALEG 2014 NANTI…
  • Wuming Aja: Faktanya Indonesia sudah dikuasai asing sejak berabad-abad yang lalu. Meskipun Indonesia merdeka dan punya UU sendiri. tetap saja dikuasai asing. Lihat saja tambang minyak yang terbanyak dikuasai asing, pertamina cuma secuil bahkan tidak cukup untuk kebutuhan bangsanya sendiri. Tambang Emas dikuasai freeport, yang antam dapat itu cuma tambang2 yang hasilnya kecil. Inalum yang trs mengeluhkan kerugian, tetapi begitu ada isu mo diambil alih oleh negara langsung laporan untung. Bangsa ini sudah biasa dikadalin, tetapi bukan oleh asing…tetapi oleh para pemimpin bangsanya sendiri. Percuma saja UUDnya bagus kalo pemimpinnya kadal. Dalam dunia yang global dan maju begitu pesat, tidak ada satupun bangsa yang tidak bergantung pada asing. Persoalannya adalah kita harus mengelolanya agar menjadi keuntung bagi bangsa. Tak ada negara didunia ini bisa hidup sendiri. Meskipun iran trs diblokade bukan berarti Iran bisa hidup sendiri…tetap saja membutuhkan asing. Bedanya sudah pasti tidak bisa melalui jalur resmi. Yang paling penting hubungan dengan asing itu menguntungkan bangsa. Biar aja chevron masuk ke Indonesia, tetapi bukan mengambil minyak Indonesia trs dikirim ke Amerika seperti selama ini, tetapi mengolah minyak mentahnya dan disalurkan ke dalam Indonesia juga itu baru yang benar. Bukan justru minyak kualitas tinggi disalurkan ke pesawat tempur amerika, sisanya oli dikirim ke Indonesia yang keuntungannya kembali ke Amrerika. Persoalannya bukan asing masuk atau tidak, tetapi menguntungkan atau tidak. Contoh kecil saja bisa kita lihat. Ada kota yang bernama bandar di simalungun yang diproyeksikan sebagai kota kecamatan yang meliputi kota yang bernama perdagangan. Tetapi faktanya sekarang kota perdagangan jauh lebih maju dibanding kota bandar dan sekrg diproyeksikan jadi ibukota kabupaten. Apa sebab kota bandar mengalami kemunduran begitu hebat? Masyarakatnya selalu mengganggu pendatang yang ke kota itu yang dianggap sebagai ancaman, akhirnya ditampung oleh kota perdagangan yang masyarakatnya lebih moderat. China yang maju pesat bukan tidak ada orang asingnya, tetapi kebijakannya mengharuskan perusahaan asing harus menanamkan modalnya dan mendirikan indsutrinya di China itulah yang membuat kemajuan pesat atau minimal mengajari rakyat china cara membuatnya. Mungkin perlu diketahui, Industri otomotif roda 2 di china itu pernah mendapat bantuan pendidikan dan teknis dari astra international khusunya pembuatan spare part ditahun 1990-an. Lihat sekrg, spare part dari china merajarela masuk ke Indonesia. Jadi persoalan bukan asing masuk atau tidak, tetapi bagaimana memanfaatkannya demi kemajuan bangsa.

Naskah Akademik

Naskah Usul Perubahan


2 Comments

  1. […] AMANDEMEN KELIMA UUD 1945, APA YANG MENGGANJAL DALAM PIKIRAN? […]

  2. […] AMANDEMEN KELIMA UUD 1945, APA YANG MENGGANJAL DALAM PIKIRAN? […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: