'nBASIS

Home » ARTIKEL » KURMA UNTUK ORANG MISKIN

KURMA UNTUK ORANG MISKIN

AKSES

  • 556,237 KALI

ARSIP


IMG_5412Terasa sekali aroma dan rasa gula merah. Bijinya pun kelihatan masih muda-muda. Selain itu terasa cukup mengganggu adanya pasir yang tercampur. Saya periksa pasirnya pasir lokal (bukan pasir Timur Tengah).


Ini samalah dengan berbagai produk lain. Berbagai produk terkenal (barnded) yang original tentulah sangat mahal. Lalu berjasalah para pengusaha kecil kita yang di Sukaramai. Mereka mampu membuat sepatu, baju, celana dan macam-macam produk lain yang sangat mirip dengan produk original dengan harga murah. Jadi rakyat kecil yang miskin biusa juga pakai blue jeans, adidas, dan lain-lain.

Juga makan kurma (khusus untuk orang miskin). Ha ha

Buah dari Israel. Tahun lalu sebuah majalah yang terbit di Jakarta menurunkan berita tentang mesranya perdagangan diam-diam Indonesia dengan Israel. Tuduhan itu berasal dari data yang disajikan oleh BPS tentang impor buah kurma dan jeruk dari negara itu meski dalam hubungan dengan Indonesia hal itu dianggap tidak mungkin. Ini petikan beritanya:

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, mengaku belum tahu ada impor buah asal Israel di Indonesia. “Mana buktinya?” kata Gita, Ahad 19 Agustus 2012 . Menurut dia, pemerintah Indonesia sampai sekarang tak punya hubungan dagang dengan Israel. Menteri Perdagangan mengaku belum menerima laporan apapun terkait beredarnya kurma dan jeruk dari Israel di pasaran Indonesia. Data soal buah Israel ini bersumber dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 7 Agustus 2012 lalu. Badan Pusat Statistik mengumumkan ada sembilan jenis buah impor yang diminati konsumen Indonesia. Dua di antaranya berasal dari Israel. Pada Juni 2012 lalu, ada impor  20,6  ton buah kurma senilai US$ 191.300 dari Israel. Dua bulan sebelumnya, ada impor jeruk Shantang masuk Indonesia sebanyak 0,666 ton dengan nilai US$ 709, juga dari Israel.

Memang menjadi semakin seru ceritanya bukan? Kurma dari Israel. Ha ha.  Apalagi dalam penerbitan itu dibuat illustrasi yang sedikit provakatif seperti gambar di bawah ini.KURMASTetapi buah kurma yang diceritakan dalam tulisan ini tidak dianggap sebagai buah yang berasal dari Israel itu. Tidak pasti. Buruknya buah kurma “untuk orang miskin” itu tentulah diolah di Indonesia oleh pengusaha lokal. Ini bisa mirip dengan madu palsu. Kerap satu atau dua orang penjaja madu datang dari rumah ke rumah, bahkan dari satu ke lain kantor dengan membawa ember berisi madu yang didramatisasi dengan adanya sarang madu di dalam ember itu. Mereka selalu bilang bahwa madu mereka berasal dari hutan dan mereka sendiri yang langsung mengambilnya.

Saya semula ingin percaya. Tetapi pernah satu ketika saya gertak dengan mengatakan “jumlah sebanyak ini tidak mungkin ada lagi saat ini di hutan sekitar Sumatera. Saya akan beli satu botol saja, tetapi kalian harus terbuka kepada saya tentang cara pengolahan sehingga sangat mirip dengan aslinya. Saya tak percaya dengan trik yang kalian siapkan, bahwa untuk membuktikan keaslian dibutuhkan cara tertentu yang sudah kalian peragakan tadi. Saya tidak percaya itu”.

Akhirnya pedagang itu mengaku, apalagi saya sedikit berbohong dengan mengatakan bahwa di rumah saya beternak lebah dan hasilnya saya tahu sangat tak mungkin sebanyak yang kalian usung kian kemari ini. Memang, seseorang memberi tahu saya, bahwa ia pernah berbisnis madu palsu di daerah asal orang yang menjajakan madu itu.

Shohibul Anshor Siregar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: