'nBASIS

Home » ARTIKEL » BANDARA KUALANAMU TAK AMAN?

BANDARA KUALANAMU TAK AMAN?

AKSES

  • 512,316 KALI

ARSIP


Aerial_View_Kualanamu_International_Airport
Ismail Nasution dari Harian Sumut 24, beberapa jam lalu, bertanya: “Asslm bang minta tanggapan ttg tingkat keamanan di bandara kNiA tak nyaman banyak kehilangan kenderaan dan barang”

*******
Jika benar tingkat keamanan di KNIA itu rendah, maka kemungkinan penyebabnya cukup banyak. beberapa pandangan saya demikian:

(1) Ketidak-matangan persiapan pemerintah dengan segenap unsur-unsur yang terkait dengan kekuasaan di bandara. Ketika Sidak terakhir H minus 1 Menteri BUMN Dahlan Iskan banyak sekali melihat ketidak-siapan di sana-sini. Bahkan ia mencabut rumput yang dibiarkan yang mestinya sudah tak menjadi masalah lagi. Artinya sebetulnya masih sangat tak siap untuk mengoperasikannya, tetapi dipaksakan.

(2) Bandara itu bukanlah sekadar tempat parkir pesawat terbang dengan landasan yang dicor pakai beton dan semen. banyak kewajiban untuk membuatnya menjadi tempat lalulintas manusia secara beradab dan penuh keamanan dan kenyamanan. media sangat penting untuk tidak berhenti memberi pengawasan, kerena kelihatannya media cenderung menonjolkan euforia dan mengabaikan ketidak-beresan yang mesti diselesaikan.

(3) Saya tdk tahu, kemaren juga banyak keluhan akses ke bandara. banyak calon penumpang yang ketinggalan pesawat. bagi maskapai penerbangan tampaknya itu tak jadi masalah buat mereka. tetapi bagi calon penumpang betapa susahnya mengalami tiket sia-sia (hangus) krn terlambat tiba di bandara. belum lagi soal harga yang dianggap cukup mahal untuk beberapa moda angkutan (taxi, kreta api).

(4) Pemerintah yang baik adalah yang mengetahui tingkat kesulitan dan ketidak-nyamanan itu sebelum terjadi. artinya pemerintah tidak perlu harus dicaci maki karena lalai menyediakan pelayanan yang manusiawi. tetapi jika mereka merasa urusannya hanyalah uang masuk, ya doakan saja mereka supaya lebih pintar, lebih berbudaya dan lebih profesional

(5) Jgn lagi ada pandangan kuno yang menganggap orang naik pesawat itu orang kaya. jadi sebagian besar mereka punya kemampuan terbatas. jangan beri pembebanan yang tak pantas bagi mereka. kenaikan nilai airport tax misalnya (dibanding Polonia) juga saya anggap kejam. tak ada alasan untuk menaikkannya.

(6) Dahlan Iskan saya lihat seperti semakin tak sensitif dengan menyaksikan apa yang terjadi dalam peralihan Polonia ke KNIA yg sarat ketak-beresan itu. Padahal selama ini kita melihat dia sangat peduli dengan public services. Apa krn tujuannya hanya satu: pencitraan?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: