'nBASIS

Home » ARTIKEL » ULIL ABSHAR ABDALLA

ULIL ABSHAR ABDALLA

AKSES

  • 551,569 KALI

ARSIP


MUNGKIN orang Islam di Indonesia kerap salah menerima pernyataan-pernyataan kontroversial tentang Islam atau pemikiran Islam yang datang dari Ulil Abshar Abdalla dan kalangan yang disebut sebagai kaum Islam liberal, hanyalah karena menganggap dia dan kalangan liberal itu seorang muslim yang sama dengan diri muslim yang menilai Ulil dan kalangan liberal itu aneh.

Jika dianggap bukan orang Islam, maka sehebat apapun perbedaan ucapannya tentang Islam dan pemikiran Islam, orang Islam yang lain tidak akan meresponnya seperti ini. Karena dianggap sebagai sesama muslim itulah pikiran-pikiran yang berbeda dari kaum liberal ini menjadi dianggap aneh dan malah berbahaya. Tidak sama dengan ajaran Islam yang difahami, dan dikhawatirkan akan merusak.

Dalam banyak kasus, tidak aneh jika ada yang menganggap bahwa para pembelajar awal atau apalagi politisikus berbasis sekuler kerap bertingkah seperti ini. Pertanyaannya tidak berhenti sampai di situ. Terkadang ada juga orang yang tergoda bertanya: Apakah Ulil ini hanya seorang yang suka berpetualang untuk survive?

Ingatlah, ia adalah salah seorang yang kerap dianggap sebagai penganjur Islam Liberal. Juga ia diketahui baru saja dipungut oleh “tuan baru” (SBY) dalam partai, dan itu pantas membuat dia ingin selalu hipokrit di depan tuannya. Begitu antara lain tuduhannya. Tetapi tidak sesederhana itu. Ulil hanyalah satu di antara sejumlah orang yang dianggap kaum Islam liberal di Indonesia saat ini.

Reaksi terhadap mereka pun bermacam-macam. Dari gambaran umum yang mungkin dilukiskan, memang terdapat jurang yang cukup lebar di antara kaum liberal ini dengan umat Islam pada umumnya. Tentu saja orang liberal akan meras tuduhan terhadap mereka hanyalah dikarenakan oleh kolotnya cara berpikir dan rendahnya kadar pengetahuan.

Suatu ketika, sebuah dialog digelar untuk meminta klarifikasi langsung kepada Ulil. Orang ingin ia fair saja, tanpa menghalangi obsesi dan keinginan Ulil dan pengembaraan pikirannya, dengan syarat dalam melakukan itu jangan mengklaim diri sebagai Islam, apalagi NU.

Setelah mengikuti video pertama, kini saatnya Anda menyimak video kedua. Mohon jangan emosi, sikapi saja dengan lapang dada.

video kedua

Advertisements

2 Comments

  1. Yg penting terus berfikir dan berfikir alias menuntut ilmu. Itulah makna doa ” robbi zidni ilman”.

  2. Perbedaan adalah sesuatu keniscayaan (11:118), dalam menyikapi perbedaan, kita tidak diperkenankan membenci pihak lain (10:99), kewajiban kita hanya menyampaikan kebenaran kepada pihak yg kita anggap salah (18:29), nggak boleh maksa2 pd pihak lain (50:45), karena kebenaran/alhaq pasti akan mengalahkan kebatilan/albatil kalau kita jujur (17:81, 21:18 dll).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: