'nBASIS

Home » ARTIKEL » KOPI, ANDA SUKA?

KOPI, ANDA SUKA?

AKSES

  • 512,716 KALI

ARSIP


COFFEE TOUR

COFFEE TOUR KPHSU

SIANG ini saya berdiskusi online dengan seseorang dari KPHSU Medan tentang kopi. Mereka sedang melakukan Coffee Tour dengan start dari Humbang Hasundutan. Mereka akan mengikuti jalur mulai hulu sampai hilir (dari si empunya lahan hingga ke pengolahan dan pemasaran), dan mungkin hingga warung-warung terbesar yang menyajikan produk itu sebagai komoditi perdagangan.

Menurut data Statistik Perkebunan 2009-2011 Kementerian Pertanian Direktorat Jendral Perkebunan  yang diupdate 12-8-2013, jumlah produksi perkebunan rakyat (2009) adalah  53.721 ton dan perkebunan swasta  634 Ton. Pada tahun 2010,  lembaga yang sama menyebut angka sementara jumlah produksi perkebunan rakyat menurun menjadi 53.466 ton, sedangkan perkebunan swasta tidak berubah.  Agregat produksi sejak tahun 2006 hingga 2010 disebutkan 10.927 ton, 8.593 ton, 8.573 ton, 54.355 ton dan 54.100 ton. Fluktuasi itu mencerminkan permasalahan serius, apa ya?

Sumber yang sama juga bercerita tentang lahan. Lahan yang sudah digunakan sebanyak 8.244 ha dengan status 79.544 ha perkebunan rakyat, dan 700 ha perkebunan swasta. Nah, semakin jelas dengan data ini bahwa produk perkebunan swasta begitu rendak disbanding produk perkebunan swasta. Ini masalah besar.

KPHSU Medan saat ini memiliki aktivitas pendampingan atas petani kopi di Kabupaten Humbang Hasundutan. Itu alasan mereka start dari daerah itu. Pengolahan kopinya sendiri ada di Medan. “Saat ini kami sedang membangun diversifikasi usaha petani, salah satunya dengan Coffee Tour ini”, jelas seseorang yang menjadi partner dialog saya dalamn diskusi itu.

Ketika saya tanyakan “di Indonesia kopi selalu kita hubungkan dengan dua keluarga: Arabica dan Robusta. Di Humbahas dan Tobasa belakangan lebih dikenal kopi Ateng. Dari wawancara yang pernah saya lakukan dengan beberapa para pelaku budidaya (meski tidak representatif), ada yang mengeluh tentang pembudidayaan yang agak manja Ateng itu. Jenis mana yang kita promosikan dalam tour ini? Ia menjawab:

“hal-hal itulah nanti akan dijelaskan dalam tour ini. Banyak orang suka kopi tapi tdk banyak yg tahu ceritanya/kisahnya bang.. soal keluhan petani, karena memang penyuluhan budidaya kopi sangat minim termasuk penelitian-penelitiannya”.

Ini upaya bagus, setidaknya menyadarkan semua pihak, terutama pemerintah, atas potensi diabaikan atau salah urus. Bravo.

data kopi sumut

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: