'nBASIS

Home » ARTIKEL » KEKSATRIAAN

KEKSATRIAAN

AKSES

  • 512,968 KALI

ARSIP


Jurnalistik itu memang sebuah wadah perjuangan. Apa yang terjadi di Irak beberapa tahun lalu ini membuat saya berfikir tentang keksatriaan seorang jurnalis: Jika media pun sudah dibungkan, jurnalis pun bisa melakukan intifadah untuk keadilan, kebenaran dan kemaslahatan negerinya.

Karena pekerjaannya, maka jurnalis itu banyak tahu dan sangat berpeluang lebih banyak tahu. Karena data yang bisa diaksesnya dan dengan mengkores-cek, juga mudah mengetahui jika seseorang pejabat berbohong tentang kebijakan tertentu. Mungkin saja kalimat-kalimat yang begitu indah meluncur begitu lancar dari mulut para pejabat dan sumber beritanya. Tetapi jurnalis umumnya sangat terlatih untuk mengerti dan tahu tentang itu.

Maka dengan emosi yang sangat memuncak saat Presiden AS George Bush mengatakan “perang belum usai” (di Irak), jurnalis itu pun marah dan langsung bertindak: “Ini. Ciuman perpisahan dari warga Iraq, anjing,” teriak sang jurnalis sambil melempar sepatu.

Bush memang berhasil menghindar dengan menunduk secara refleks. Karena tak mengenai sasaran, jurnalis itu mengulangi lemparan lagi. Jurnalis itu pun diringkus. Saya sudah lupa nama jurnalis itu. Jika julukan lain kita berikan kepadanya, kira-kira apa yang tepat ya?

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: