'nBASIS

Home » ARTIKEL » WAWANCARA 2: 100 HARI GANTENG

WAWANCARA 2: 100 HARI GANTENG

AKSES

  • 538,714 KALI

ARSIP


IQBAL, seorang jurnalis lokal mengajukan pertanyaan kepada saya siang ini. Saya minta adress emailnya, dan saya kirim jawaban berikut:

SERATUS hari pemerintahan GANTENG ditandai dengan sejumlah masalah besar. Pertama, tanda-tanda pecah kongsi yang tidak main-main. Saya sudah meramalkan ini sejak awal: https://nbasis.wordpress.com/2013/02/25/ancaman-pecah-kongsi-di-depan-mata/

Kedua, isyu ketidak-bersihan yang ditandai dengan publikasi hasil audit BPK yang menunjukkan Sumut sebagai Provinsi terkorup. Ini malah didukung oleh fakta-fakta hukum ditangkapnya (olh KPK) Bupati Madina dan yang dilanjutkan kemudian dengan penggeledahan-penggeledahan ke wilayah-wilayah privasi para petinggi Sumut. Selasa semalam saya sebuah berita akan diperiksanya petinggi-petinggi di Sumut (oleh KPK) atas dugaan gratifikasi. Inim menyeramkan.

Ketiga, upaya utk melakukan kebiasaan proyek pencitraan memang tidak berhenti. Tetapi satu-satunya andalan Gatot ini (pencitraan) juga tidak berjalan mulus karena makin dicitrakan justru makin membingungkan bagi masyarakat karena antara wacana dan fakta terdapat jurang yang amat lebar.

Keempat, responsibilitas sangat rendah. Saya tidak menuntut agar hari ini mereka menyelesaikan krisis energi, karena begitu sistemik kebobrokan itu. Tetapi domain-domain kebijakan yang mestinya ada pada pemprovsu kelihatannya tidak dijalankan dengan baik sehingga peristiwa ajeg pemadaman bergilir yang sudah berkontribusi atas proses radikalisasi sosial di tengah masyarakat tidak terhindari. Banyak sekali warga Sumut yang menumpuk dosa setiap hari, termasuk anak-anak kecil yang tidak tahu apa-apa, karena setiap hari harus secara reflek menyumpah-serapahi PLN dan pemerintah. Bukan saja karena kehidupan terhenti di rumah, karena di jalan-jalan pun arus lalu lintas sangat terganggu, dan itu peningkatan penyakit stress, konflik dan dosa hasil sumpah serapah. Pemerintah sangat tak menyadari dan sangat tak peduli kerugian moral.

Kelima, keamanan tak terjamin. Halaman-halam media dihiasi oleh berita-berita kriminal seperti penangkapan juru tulis togel, pengedar narkoba dan kriminal lainnya. Dalam 100 hari kepemimpinan GANTENG justru kriminalitas semakin GANTENG pula.

Keenam, Selasa kita merayakan hari Tani. Dalam kaitan pertanian di Sumut, keluhan lama adalah mafia tanah, rendahnya kepemihakan kepada petani, kacaunya sistem distribusi pupuk, rendahnyan kualitas infrastruktur dan pemasaran yang tak jelas. Pemprovsu tidak sensitif atas masalah ini.

Bagaimana menurut Anda?

Shohibul Anshor Siregar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: