'nBASIS

Home » ARTIKEL » Barangkali, Ketimbang Jokowi Lebih Bagus Ahok

Barangkali, Ketimbang Jokowi Lebih Bagus Ahok

AKSES

  • 556,237 KALI

ARSIP


JOKOWI
SAYA cukup larut baru berfikir akan beranjak ke tempat tidur. Sambil bekerja, saya melihat-lihat status FB orang-orang dengan argumen-argumen yang diajukannya dalam penggalangan opini dukungan Jokowi Presiden RI. Dari sana saya berfikir agak keras. Pasti ada yang salah di sini. Maka saya tulislah posting ini.

Jokowi jadi Presiden RI? OK. Bagaimana kalau Ahok? Ya, menurut saya malah lebih OK. Mengapa? Ini alasan saya:

(1) Mereka berdua adalah kejutan bagi Jakarta dan sekaligus Indonesia. Sekali kejutan terjadi, lebih bagus kejutan terbesar. Sensasi Ahok pasti lebih mantap dan lebih besar ketimbang sensasi Jokowi.

(2) Jokowi itu orang Jawa. SBY ya orang Jawa. Gus Dur? ya orang Jawa. Mega? Ya orang Jawa juga. Jika bukan karena kecelakaan sejarah, tak akan ada nama BJ Habibie. Soeharto tidak akan mau itu dalam keadaan normal, sama halnya dengan Soekarno. Jadi, kita sudah tahu presiden-presiden dari orang Jawa ini.

(3) Ahok orang Cina. Ia tegas. Kita sudah lihat itu. Mungkin juga ia nanti akan konsisten bertegas-tegas membawa Indonesia ke arah yang lebih jelas atas apa yang dimauinya (Indonesia). Lihatlah Jokowi, kelihatannya lebih seperti ngelendot-ngelendot saja dan saya ragu apakah ia mau atau berani melakukan apa yang ia anggap perlu. Takutnya sudah pasti banyak, apalagi ewuh pakewuhnya. Jadi stagnan kan?

(4) Orang lebih melihat atau sebetulnya berusaha mengesankan prestasi ketika menonjol-nonjolkan nama Jokowi menjadi Presiden. Soal betul atau tidak, itu urusan lain. Padahal cara menilai bukan cuma membanding apa yang pernah dilakukan oleh Jokowi selama menjadi Walikota kecil Solo yang monolitik itu. Juga harus dibandingkan dengan prestasi Ahok sebagai Bupati di Belitung Timur. Unggul siapa? Ahok malah masih tercatat pernah merambah ke Sumut untuk menjadi Cagubsu meski gagal, dan ketika harus berhenti jadi Bupati karena mencalonkan diri sebagai Gubernur di daerahnya, ia malah masih berhasil mendudukkan adik kandungnya menjadi Bupati (mengganti kedudukannya). Di sini orang sangat terasa tak adil. Dimana tak adilnya? Kan hanya karena Cina Ahok tak diposisikan menjadi Gubernur DKI dan karena Jawa Jokowi menjadi Gubernur dalam pasangan pencalonan tempo hari? Maka kalau prestasi yang menjadi ukurannya, tak usah pikirkan yang mana Jawa yang mana Cina.

(5) Dalam wawasan internasional pastilah Ahok itu lebih unggul di depan ketimbang Jokowi. Indonesia perlu tak cuma sekadar seperti sekarang, menjadi tuan rumah perhelatan internasional meski relatif lebih menjadi korban ketimbang menjadi pemungut keberuntungan dari perhelatan. Jokowi pasti mengikuti alur dan gaya berpikir SBY dan lazimnya orang Jawa lainnya, yakni ingin nama, sedangkan Ahok akan langsung berpikir prestasi dan manfaat untuk bangsa. Dalam sejarah Indonesia orang Jawa lebih lama dijajah Belanda, dan itu membawa sifat-sifat khas yang tak terbantahkan. Ahok tak pernah dijajah, dan sejarah menceritakan itu, bukan?

(6) Elektibilitas? Itu image yang diciptakan saja. Mengajak orang-orang yang berada di belakang pemopuleran Jokowi tentu tidak mudah menyeberang ke Ahok dan bekerja normal seperti mengelu-elukan Jokowi selama ini. Tetapi, mereka harus disadarkan bahwa Indonesia mungkin lebih membutuhkan Ahok ketimbang Jokowi. Ini memang sulit, tetapi tak ada salahnya dicoba saja. Kecuali mereka-mereka itu orang-orang yang masih berfikir rasis.

(7) Tidak adil juga Ahok dicita-citakan hanya untuk DKI. Ahok juga sudah perlu dicekoki agar jangan hanya berpuas diri sebagai pengisi cadangan DKI 1 jika Jokowi beranjak (menjadi Wapres atau Pres). Itu amat minimalis.

Shohibul Anshor Siregar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: