'nBASIS

Home » ARTIKEL » GOLPUT: SIAPA UNTUNG?

GOLPUT: SIAPA UNTUNG?

AKSES

  • 512,968 KALI

ARSIP


pks itu

DUA malam lalu saya tertarik ikut berdiskusi di sebuah akun facebook kelompok. Sebetulnya tak cocok disebut diskusi, karena perilaku (bahasa) orang-orang yang terlibat kelihatannya tidak untuk dicerna. Itu dari segi kualitasnya. Belum lagi jika melihat banyaknya peserta yang menggunakan akun palsu. Dalam kepalsuan itulah keberanian orang-orang muncul untuk mengubah dirinya menjadi “binatang”. Akhirnya, jika melihat situasi itu, cocoknya hanya caci balas maki yang tepat di sini.

Tetapi saya ikut. Ketertarikan saya diawali dengan gambar yang ditayangkan sebagai pembuka diskusi. Beberapa komentar awal langsung menelan umpan, dan mencaci PKS. Saya berusaha melayani orang yang saya nilai mampu diajak berdiskusi, sedangkan orang yang ujug-ujug mencerca, saya biarkan saja hingga ia sendiri merasa dirinya adalah “binatang” dibanding konten diskusi yang berjalan. Berikut salinan dialog yang terjadi:

  • Irfan Hamzah mau nyuap KPK neh ceritanya si PKS hehehehee
  • Gungbaster hahha ada2 aja
  • Adib Widodo terlnjur Basah. hahaha
  • Dodi Alisahbana hahaha basah semua
  • Adib Widodo maling kalau ketangkep mau bilang apa coba?? hahahahaha…
  • Adib Widodo maling kalau ketangkep mau bilang apa coba?? hahahahaha…
  • Dodi Alisahbana bukan saya malingnya, tapi ZIONIS
  • Surip Hidayat Dimana” juga maling g kan ngaku. Klw ngaku Pwnuh dong penjara. Heheheheh.
  • Shohibul Anshor Siregar efek cacian ini bisa di luar harapan pencaci
  • Surip Hidayat kami g mencaci. cuma menghina. wkwkwkwkwkwk
  • Shohibul Anshor Siregar sama saja
  • Shohibul Anshor Siregar ya bisa dahsyat efek caci maki spt ini
  • Surip Hidayat bodo banget,,, sama saja juga. sekali maling tetap maling.
  • Shohibul Anshor Siregar saya hanya berfikir, semakin ditekan ibarat menenggelamkan bola ke dalam air, pada waktunya ia akan muncul dengan tenaga besar
  • Dodi Alisahbana ya betul … chaos, tindakan makar, & Pemberontakan
    Tapi tidak akan pernah terjadi ketika dibawah bisa berfikir jernih bahwa ada yang sesuatu yang berbeda yang membuat ukhuwah islamiyah tergantikan oleh ukhuwah kelompok
  • Shohibul Anshor Siregar akhirnya org akan menilai: “kok aneh ya, caci maki begitu besar”
    Padahal soal korupsi misalnya, prinsip power tend to corrupt kan masih berlaku? Bukankah yg paling berkuasa hrs diasumsikan lbh korup?
  • Surip Hidayat ngimpi kale bisa muncul. eh…..!!! tapi bener juga bisa muncul tapi munculnya di media masa di tangkap ama kpk. wkwkwkwkwkwkwk
  • Dodi Alisahbana @Shohibul Anshor Siregar untuk kalimat “KORUPSI” hanya idiot yang memberi kalimat “YANG LEBIH KORUP” berapapun nilainya korupsi tetap korupsi
  • Shohibul Anshor Siregar cermat saja. jangan buru-buru. saya hanya katakan yg lbh korup mestinya yg lbh berkuasa. lihat lagi komen saya, kawan.
  • Dodi Alisahbana yg lbh korup mestinya yg lbh berkuasa adalah pengalihan bahwa korupsi bisa dinilai yang mana sedikit dan mana yang lebih ……. jangan bermain kalimat kawan
  • Surip Hidayat ya tapi yang lain ga bawa” agama. wlpun korup enjoy aja coy. tapi ini beda masa berbasiskan agama nyolong,, emangnya agama yuruh yolong gitu.
  • Shohibul Anshor Siregar bukan, kawan. jika hendak mencaci koruptor, proporsional saja. PKS terbukti punya kader korup. itu fakta. menjadi aneh ketika caci maki berlebihan. saya khawatir nanti tekanan tak wajar dan tak proporsional hasilnya lain. saya membandingkan dua hasil survey terakhir. menurut saya, perolehan angkanya (PKS) di luar dugaan. itu.
  • Surip Hidayat sedikit juga tetap maling. namanya mencuri jangan kan di agama Islam agama lain juga melarang mencuri
  • Shohibul Anshor Siregar itu tak saya bantah. jika seseorang lbh melihat dan memblow up korupsi PKS ketimbang pelaku dari partai lain yg lbh besar, di situ ketakwajarannya. akhirnya maksud utk melupakan PKS menjadi terbalik. rakyat juga suka bertanya-tanya ucapan orang-orang.
  • Dodi Alisahbana harapanku pun mudah2an angkanya diluar itu bahkan diluar sekali , jika mereka kalah berikanlah mereka tidak lolos parlementary thresold. Jika mereka menang, jangan tanggung, menangkanlah mereka dengan suara terbanyak sekalian, agar mereka cepat merasak…
  • Shohibul Anshor Siregar itu juga kurang kstaria terasa. yg wajar saja.
  • Dodi Alisahbana wahai kawan, tak akan pernah terjadi hal wajar ketika seseorang sudah terjebak pada pola fikir QIYADAH yang selalu benar
  • Shohibul Anshor Siregar ideologi mana yg tak mengajarkan persempitan objektivitas? saya pun ingin dengar penjelasan ttg itu. Saya menengarai, bhw krn rival paling ditakutilah org begitu bersemangat mencaci PKS. Ia menyimpan sesuatu yang sangat dahsyat, katakanlah soal pengkaderannya.
  • Dodi Alisahbana yang bisa menjelaskan hanya mereka, silahkan tanya langsung kepada mereka yang berada didalamnya
  • Shohibul Anshor Siregar cermat saja. jgn terburu-buru. saya ulangi:
    “ideologi mana yg tak mengajarkan persempitan objektivitas? saya pun ingin dengar penjelasan ttg itu. Saya menengarai, bhw krn rival paling ditakutilah org begitu bersemangat mencaci PKS. Ia menyimpan sesuatu yang sangat dahsyat, katakanlah soal pengkaderannya”.
  • Dodi Alisahbana ya pengkaderan membutakan mata hati ,.. hanya partai tersebut yang memiliki kaderisasi yang sangat baik, semua bisa dicalonkan, tak mengenal uang dan jabatan, kader muda bisa dinaikkan kapanpun ,.. militansi semakin menggila, keinginan MENANG semakin dahsyat ,… itu beberapa point yang menyebabkan ‘mereka harus membela membabi buta’ terhadap kelompok mereka
  • Surip Hidayat dasar oon ya parti lain tak akan mencuat seperti PKS. karna yang lain partainya g bawa agam n g ngaku” bersih. jadi enjoy aja. coba sebaliknya PKS ngaku bersih berajaskan agama partai dawah. barang kali isi dawahnya yuruh yolong ama kadernya y. wkwkwkwkwkwk
  • Shohibul Anshor Siregar nah, “kalau begitu, mereka hrs dicemburi”. itu barangkali pikiran partai rival mereka.
  • Lailatul Kodri Jangan jangan para Pencacinya di DUMAI adalah TEAM mereka sendiri…..who know
  • Dodi Alisahbana bisa jadi kawan
  • Shohibul Anshor Siregar Nah
  • Shohibul Anshor Siregar Bagaimana peluang kemenangan PKS 2014? Salah satunya adalah prediksi besarnya angka Golput. Itu sangat favourable buat PKS. Partai lain yg tak memiliki kaderisasi yg baik, meski calon pemilih dibayar dan tak pergi ke TPS, akan menjadi peluang besar bagi PKS.”Monggo caci terus, dan burukkan semua parpol, agar hanya kader PKS yg tak golput”, begitu harapan orang PKS.
  • Surip Hidayat aq bukan tim. tapi q hadir karna hati sanu bari. yang mersa sedih karna agmanya di permain kan oleh partai yang mengatas namakan agama islam. tapi dalamannya dajal.
  • Shohibul Anshor Siregar Istilah mempermainkan agama saya kira kurang pas, kawan. Setiap orang mengalami fluktuasi keimanan setiap saat. Ilmu agamanya tinggi, ya setan penggodanya tentu yg cerdas. Jika sistem tak dibenahi, dan jika dalam keadaan ketertutupan, akan makin terpuruk.
  • Dodi Alisahbana itu sudah terfikirkan kawan , kalau mau jujur yang terbanyak yang datang ke TPS untuk mencoblos partai dan calegnya adalah PKS , tapi kawan harus jeli melihat realita, rakyat yang ingin berubah tidak melihat partai, tapi melihat tokoh
  • Lailatul Kodri Team GOLPUT di Dumai perlu di sediliki dong,,,,eh di selidiki
  • Adib Widodo PResidenx saja nyolong. kadernx gimana? ehh. tp kata Partisan PKS, bukan maling koq. tp ambil gk tau orang.hahahaha..
  • Shohibul Anshor Siregar Dodi: mari kita lihat ke belakang. dari awal PKS tak menyukai penokohan berlebih atas kader. begitu presidennya menjadi menteri, langsung ganti. begitu menjadi eksekutif, langsung ganti. di partai lain mungkin terbalik. krn menjadi eksekutif maka menjadi ketua parpolnya. jika keluar dari ranah itu, langsung digioyang dan tumbang.
    Jadi, kader PKS tak melihat spt itu.
  • Shohibul Anshor Siregar sekali lagi, minta izin, saya mau “pinjam” gambar ini. Boleh gak ya?
  • Shohibul Anshor Siregar t kasih. saya org independen. ketika PKS salah saya juga kritik dan menuliskanya. tetapi saya kira tak baik tak proporsional.

Untung siapa jika angka golput besar dalam pemilu? Sementara kita lupakan dulu praktik lazim pemilu Indonesia (money poltics, perdagangan kekuasaan dan kecurangan perhitungan suara). Jika pemilu 2014 akan diwarnai besarnya angka golput, maka yang beruntung memiliki peluang untuk menjadi pemenang ialah partai yang memiliki kader lebih militan. Kini partai mana yang masih memiliki kader militan? Saya kira hanya PKS dan PDIP. Selebihnya sudah zig-zag antara satu dan lain partai, tergantung daya tariknya. Kader partai militan tidak akan golput, apalagi lari dari instruksi partainya.

Iklan PKS. PKS telah berusaha mengkonsolidasi barisan pasca prahara. Kelihatannya ia kini berusaha keluar, merebut pemilih massa mengambang: yang kadung tak percaya partai. Saksikanlah iklan 30 detik yang mereka publikasi baru-baru ini. Tokoh yang ditonjolkan di situ, seorang remaja putri yang tak berjilbab. Dengan berkaos oblong putih, remaja putri ini pun, selain tak berpakaian muslimah, galaknya lumayan. Tak percaya partai, karena semua omdo, katanya. Juga hanya pandai bikin iklan, tambahnya.

Saya kira upaya PKS akan membuahkan hasil. Bandingkan saja begitu besar caci maki mengikuti prahara yang terjadi. Hasil survey politik menunjukkan posisi mereka masih mampu bertahan pada papan tengah. Partai kader memang partai harapan masa depan.

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: