'nBASIS

Home » ARTIKEL » Menjawab Pertanyaan (1)

Menjawab Pertanyaan (1)

AKSES

  • 512,606 KALI

ARSIP


Mereka masih memosisikan rakyat itu bar-bar dan jahat sekali, padahal jika pun di Sumut pernah ada kantor KPU yang didemo dan bahkan dirusak massa, itu karena mereka merasa KPU sudah tak netral dan melakukan perbuatan jahat

Menjawab pertanyaan: “Sejumlah masalah masih kita temukan dalam perkampanyean. Apa komentar Anda?”

Nah, jika kita pilah ada tiga persoalan dalam demokrasi kita. Pertama, masalah hulu. Kedua, masalah hilir. Ketiga masalah di antara hulu dan hilir. Sarah Birch mencoba memberi data dari sekitar 35 negara yang ditelitinya. Kini kita tahu semua fenomena buruk yang ditemukannya memang terdapat di sini, yang membuat kita berani membuat kesimpulan bahwa demokrasi kita hanyalah prosedural belaka.

Di antara semua masalah itu tentu yang paling kacau adalah masalah hulu, yakni soal-soal legal-framework pemilu. Kemudian diikuti dengan kegamangan hukum dan penegakan hukum. Contoh. Di Medan ada 9000 kotak suara dan 9000 bilik suara hilang pada bulan Desember lalu. Itu sudah lebih dari cukup menyabotase pemilu 2014. Tetapi mengapa itu bisa terjadi? Mengapa pula didiamkan?

Kemaren saya ditanya oleh seorang jurnalis tentang seorang mantan tim seleksi anggota KPU yang mempertemukan seorang caleg yang dilayani sebagai konsultan pemenangan dengan dua orang anggota KPU. Mereka berbicara tentang transaksi dan di situ terungkap sebuah modus kecurangan pemilu. Tetapi dianggap biasa saja oleh semua orang.

Tetapi anehnya, bulan-bulan lalu di Jakarta dibuatlah peragaan tentang bagaimana aparat kepolisian mengawal kantor Bawaslu karena diasumsikan akan diserang oleh rakyat. Perhatikanlah design jahat ini. Mereka masih memosisikan rakyat itu bar-bar dan jahat sekali, padahal jika pun di Sumut pernah ada kantor KPU yang didemo dan bahkan dirusak massa, itu karena mereka merasa KPU sudah tak netral dan melakukan perbuatan jahat. Jadi, pemilu ini mungkin tak akan menghasilkan sesuatu kecuali sekadar mempergilirkan kekuasaan dari satu dan lain rezim tak bermutu. Jangan-jangan kepemimpinan autopilot.

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: