'nBASIS

Home » ARTIKEL » Menjawab Pertanyaan (3)

Menjawab Pertanyaan (3)

AKSES

  • 512,201 KALI

ARSIP


Kau boleh cari apakah saya ada dalam kampanye terbuka ramai-ramai pakai mobilisasi itu. Bukan itu modus saya. Jika saya mempunyai banyak teman dan semua saya ajak memilih figur yang saya rekomendasikan, dan jika itu mau kau larang, bagaimana seorang Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota yang berbicara kepada halayak untuk memilih sesuai dengan kepentingannya?

Menjawab sebuah pertanyaan: “Bukankah sebagai PNS terlarang bagi Anda untuk menjadi bagian dari tim kampanye?”

Bagaimana kau ini. Wong sejak awal saja saya mengadvokasi orang-orang agar maju menjadi caleg (DPRD dan DPR-RI) dan juga calon DPD. Bagaimana saya tidak mengajak orang agar memilih calon yang saya seleksi itu? Kau pikirlah dengan baik, sekarang ini negara seperti sangat pusing tentang golput dan banyak uang keluar untuk itu. Mengapa kau dan negara tak berterimakasih kepada saya karena sudah ikut berusaha mengurangi angka golput?

Kau boleh cari apakah saya ada dalam kampanye terbuka ramai-ramai pakai mobilisasi itu. Bukan itu modus saya. Jika saya mempunyai banyak teman dan semua saya ajak memilih figur yang saya rekomendasikan, dan jika itu mau kau larang, bagaimana seorang Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota yang berbicara kepada halayak untuk memilih sesuai dengan kepentingannya?

Mengapa jika SBY kampanye kau tak ribut. Coba kau pikir, netralitas apa yang saya langgar? Apa kau punya tuduhan terhadap saya tentang trading in inflkuence (perdagangan kekuasaan) misalnya menggunakan fasilitas negara untuk kampanye? Menteri-menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota berkampanye. Kau hanya membaca ada surat cuti untuk mereka. Kau lupakan bahwa untuk setiap suksesi Indonesia kehilangan uang secara misterius: Tahun 1999 dana non budgeter kelautan. Tahun 2004 BLBI. Tahun 2009 Bank Century. Kau bisa faham itu? Sekarang apa yang akan hilang dari negeri karena kampanye politik kepartaian? Gak kau lihat banyakjnya Bantuan Sosial (Bansos) di hampir semua kementerian?

Jika Presiden SBY saja sudah dicurigai main bansos untuk kemenangannya, bayangkan pulalah semua dana bansos dan dana-dana lain di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang digunakan oleh Kepala Daerah untuk kepentingan kelompok sendiri (parpol dan pemenangannya) meski mereka cuti untuk kampanye.

Memang kau pauk. Pauk !!!

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: