'nBASIS

Home » ARTIKEL » M NUH VS MIKE TYSON

M NUH VS MIKE TYSON

AKSES

  • 512,968 KALI

ARSIP


UN

Sudah tahu dugaan kuat bahwa jual beli jawaban soal UN terjadi?  Padahal ungkapan Wamendikbud telah menjamin tidak akan ada SOAL yang bocor. Nah, Jokowi yang Gubernur DKI dan kini sedang bersiap-siap menjadi Capres atas mandat tertulis (tangan) Megawati jadi masalah lagi. Namanya dicantumkan dalam soal ujian.

Jokowi sendiri buang badan saja: siapa yang buat (soal)? tanyanya enteng, sambil mengusulkan jika pengenalan tokoh itu sebaiknya para pahlawan. Sangat simpatik jawabannya. Mendikbud sendiri ke sana kemari memantau p[elaksanaan ujian, tetapi ketika ditanya soal nama Jokowi yang masuk dalam soal, ia pun bilang tak tahu. Meski tak dijelaskan ekplisit, ia terlihat tak setuju politisasi sejauh ini.

Seriuskah persoalan ini? Ya serius. Jika benar ada soal mengkampanyekan Jokowi, ya itu malapetaka. Jika tak benar, sangat lihat tim Jokowi mengambil manfaat dari sebuah event nasional. Dari beberapa pemberitaan belum jelas ada atau tidak soal yang dituduhkan itu. Mengapa media tak mendapatkan hasil check and recheck? Itulah media. Terkadang tuntas dan terkadang sengaja tak tuntas.

UN Bukan Tak Perlu. Lupakan Jokowi. Kita beralih ke hal lebih substantif. Perlukah UN? Jika tak perlu mengapa? Jika perlu dengan prasyarat apa? Dalam kondisi ketidak merataan, buruknya mutu dan infrastruktur, UN dengan biaya mahal itu sama dengan orang belum punya celana dan baju tapi sudah pakai dasi.

Sudah tahu semua sekolah mengerjasamakannya. Kepala daerah akan marah kepada Kadis Dikbud jika capaian rata-rata rendah. Kepala Sekolah bisa terancam. Pusat Psikologi Terapan Jurusan Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sendiri telah pernah melakukan survei (online) atas pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun 2004-2013. Survei itu memukan bahwa kecurangan UN terjadi secara massal lewat aksi mencontek, serta melibatkan peran tim sukses yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas.

Ada polisi dan ada pemantau. Semua mereka berhonor dan aganya hanya itu yang dipentingkannya karena mereka pun tahu yang mereka kerjakan adalah proyek senu nasional.

Bukan tidak perlu mengetahui hasil belajar siswa secara nasional dan jika hanya itu tujuannya beri saja setengah milyar kepada dua lembaga survey, mereka akan memberimu data valid yang tepat untuk menjadi dasat pengambilan kebijakan.

Prioritas negara dalam pendidikan adalah mentransfer iptek. Kerjakanlah proses itu sebaik-baiknya dan jangan utamakan ujian (Nasional) sebagai skala prioritas.

Gila jugalah kau menguji sebuah standar untuk semua orang yang berbeda proses dan perlakuan (proses belajar mengajar), akses dan fasilitas serta guru. Di mayoritas tempat malah guru tak mencukupi dan ruang belajar buruk.

Lagalah Mike Tyson yg terlatih tinju dengan M Nuh. Kira-kira berepa menit waktu buat Tyson utk membuktikan M Nuh dikanvaskan dan akhirnya sadar bahwa UN itu memang proyek senu? Artinya ini semua sandiwara yang mungkin dianggap perlu utk tambahan pendapatan bagi elit kependidikan di tanah air.

Bayangkan, tak ada celana dan baju sama sekali, tetapi menggantungkan dasi di leher. Senu!!!!

haha

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: