'nBASIS

Home » ARTIKEL » REKAN JUANG “JUAH SINULINGGA” (INNA LILLAH WA INNA ILAIHI RAJIUN)

REKAN JUANG “JUAH SINULINGGA” (INNA LILLAH WA INNA ILAIHI RAJIUN)

AKSES

  • 540,961 KALI

ARSIP


juah

“Rekan juang, Juah Sinulingga telah berpulang ke rahmatullah, tadi pagi. Akan dikebumikan besok, Sabtu, ba’da zuhur. Rumah Duka di Komplek Koserna, Padangbulan, Medan”. Itu khabar yang saya terima dari Syaflizar, rekan juang lain, yang tinggal di Jalan Pelajar, Medan, melalui inbox malam hari ini.

Saya mengenal rekan juang ini sejak tahun delapan puluhan di FISIP UMSU. Senior Ali Mukmin Siahaan (almarhum) yang memperkenalkan saya. Ia seorang aktivis kampus (sore hari), dan menjadi figur central bagi rekan seangkatannya di kampus, meski pada pagi dan siang hari menjadi PNS di lingkungan Kementerian Sosial RI.

Setelah pensiun beberapa tahun lalu, saya masih sempat beberapa kali mengunjunginya di rumah beliau. Di rumah itu hanya beliau dengan isteri beliau yang tinggal. Semua anak-anaknya sudah pergi mencari peran hidup yang penting di kota-kota lain, dengan keberangkatan awal sebagai mahasiswa. Saya ingat kami berbincang serius tentang aktivitas sosial yang akan melibatkannya mengisi waktu pasca pensiun itu.

Tetapi sayang sekali, saya pun tidak dapat menepati sepenuhnya semua kesepakatan, karena jadwal kegiatan saya yang baru di Surabaya. Beberapa kali kami masih saling menghubungi dari tempat berjauhan untuk membicarakan banyak hal. Pada umumnya kami akan berbicara politik, budaya dan hal ihwal tentang dunia kesejahteraan sosial (social welfare).

Kami juga pernah duduk bersama dalam sebuah kepengurusan organisasi, KAPCI namanya. Beberapa kali kami pernah menyuarakan kepentingan warga yang kami wakili, di antaranya, mendesak pemerintah daerah untuk mengapresiasi ketentuan UU tentang kewajiban menerima 10 % penyandang cacat dalam public sector termasuk perusahaan swasta. Juga pernah mengajukan permintaan perbaikan aksesibilitas bagi penyandang cacat agar tak terhalang dalam menyalurkan hak politik dalam pemilu. Melalui wadah IKAPCI itu pula kami pernah memberi masukan kepada Calon Walikota Medan 2010-2015 untuk penataan bangunan standar akses yang ditentukan oleh UU.

Di akhir masa pensiun saya dan beliau ikut dalam tim sosialisasi program kesejahteraan Sosial khususnya dalam bidang rehabilitasi sosial, Kementerian Sosial, ke beberapa daerah Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara. Saya mendapat tugas menyampaikan materi ceramah tentang ratifikasi UU perlindungan terhadap penyandang cacat berdasarkan konvensi PBB. Saya menikmati pekerjaan itu. Biasanya kami datang ke suatu kota tujuan dengan kenderaan yang berbeda. Saya pun mencatat bahwa saya sering terlambat tiba di tempat acara, dan itu selalu membuatnya mencari akal untuk mengisi forum dengan kegiatan yang dinamis.

Juah Sinulingga lahir 14 July 1954. Kini beliau sudah pergi. Bahkan saya tidak tahu apakah sebelumnya ia menderita sakit apa dan dirawat dimana. Tetapi saya yakin orang tangguh ini adalah tipe insan yang memiliki tingkat kesalehan sosial yang tinggi dan banyak teman. Ia orang baik. Ampuni segala kekhilafannya ya Allah.

juah

Shohibul Anshor Siregar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: