'nBASIS

Home » ARTIKEL » JOKOWI: “ENGGAK MIKIIIR”

JOKOWI: “ENGGAK MIKIIIR”

AKSES

  • 541,646 KALI

ARSIP


Saya membaca berita tentang rencana Jokowi mengambil cuti panjang agar lebih leluasa dalam menghadapi pilpres 2014. Sekaligus dalam berita itu terbersitlah kegembiraan Ahok. Tetapi saya berpendapat lain.

Jokowi tak perlu cuti, apalagi mundur dari jabatan Gubernur DKI hanya karena ia mencalonkan diri sebagai Presiden RI. Itu saran saya. Mengapa?

(1) Kalau cuti berarti belum percaya akan menang pilpres, sehingga sama dengan sewaktu di kota kecil Solo tempohari, ia sama sekali tak percaya bisa menang di DKI lalu ambil langkah paling aman, yakni cuti. Jangan menjadi Gubernur DKI, menjadi calon saja pun ia tak pernah berfikir sebelumnya. Sesudah gubernur pun ia pun tak tahu bahwa diam-diam sebuah panitia besar sedang mempersiapkannya untuk memipin Indonesia yang tercermin dari jawaban-jawaban lugunya setiap ditanyai wartawan: “Enggak mikiiiiiiiir. Enggak mikiiiiiiir. Membenahi Jakarta saja sudah pusiiiing”.

(2) Di luar kesadarannya Jokowi itu ternyata “superman” yang bakal memenangi pilpres dan setelah itu akan membangun Indonesia baru yang sejahtera. Ia perlu merangkap jabatan Presiden dengan jabatan Gubernur DKI karena berdasarkan pengalaman selama ini Jakarta hanya lebih banyak digonjang-ganjingi karena ketak-jelasan tanggungjawab dan koordinasi antara pemerintah pusat dan DKI. Dengan mengemban dua jabatan itu, Indonesia dan DKI pasti sama-sama maju menapaki Indonesia dan Jakarta baru. Tentulah perlu diberi pemahaman kepada para pentolan panitia besar di balik Jokowi ini. Setujukah mereka atau tidak. Menurut saya memang tak setuju, tetapi saran saya setuju sajalah;

(3) Karena itu sejak sekarang orang-orang seperti Panda Nababan, Tjahyo Kumolo, Pramono Anung, Ara Siahaan, dan orang-orang dekat sudah harus memikirkan draft UU khusus perangkapan jabatan untuk Jokowi agar segera masuk agenda legislasi nasional dan diprioritaskan untuk digolkan di DPR-RI dalam persidangan pertama;

(4) Kita tak perlu memikirkan keterkejutan Jokowi menjadi Presiden RI merangkap Gubernur DKI. Ia tak perlu dihitung, karena ia memang “gak mikiiiiiiir”.

Ha ha ha. Mohon pencerahan sodara-sodara !!!!

Shohibul Anshor Siregar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: