'nBASIS

Home » ARTIKEL » BABAK BARU KAMPANYE HITAM

BABAK BARU KAMPANYE HITAM

AKSES

  • 538,714 KALI

ARSIP


gajah

Gembalakanlah gajah dan tikus-tikus dan segenap satwa piaraanmu agar jangan sampai merusak proverti orang lain.

Orang dengan cerdas dapat membedakan kampanye hitam dan kampanye negatif bukan? Seorang yang saya ketahui sesungguhnya beragama non muslim, yang aktif sebagai pendukung salah satu pasangan capres, sore ini dengan semangatnya membuat status kampanye hitam pada laman facebooknya. Bunyinya demikian:


“Sebentar lagi aslinya ketahuan. Tuhan sedang bekerja Dan Jangan anggap tidak ada”. Kalimat itu dia bubuhkan mengawali tautan yang memberitakan bahwa Prabowo Subianto tidak hafal ayat yang disebutkan oleh Mahfud MD.

 

Dasar bukan orang muslim, ya tentu dia dapat diasumsikan tidak akan tahu hakekat Al-qur’an. Bahwa di antara para hafiz saja pasti kerap terjadi perbedaan daya ingat tentang ayat tertentu dalam alqur’an yang terdiri dari ribuan ayat, ratusan surah dan yang terhimpun dalam 30 juz itu, adalah hal yang lazim terjadi. Bahwa Prabowo Subianto bukan seorang muslim dengan kualitas keberagamaan yang mungkin tak “standar”, adalah juga sebuah kemungkinan. Hanya saja mengapa orang muslim memilih lebih memihaki Prabowo Subianto ketimbang Jokowi, tentu tak akan terjawab oleh status kampanye hitam di atas. Tentu saja ia tak akan mau mengerti tentang itu.

Babak baru kampanye hitam ini menunjukkan bahwa orang-orang bodoh yang jahat telah mengambil alih opini publik. Karena itu waspada sajalah.

Ajakan Tanding. Status yang lain dari orang yang sama juga bernada kampanye hitam. Merasa bahwa Capres dukungannya sudah terterima baik di semua kalangan pemilih muslim (ya, ini merasa saja), maka pentolan pendukung yang sama, yang sebetulnya adalah non muslim itu, melangkah lebih maju untuk lebih mengunci pikiran pemilih muslim. Ia membuat status demikian:


“Ayo mari lomba baca Alquran….. Emang Capres Sebelah itu Berani?”. Ha ha ha ha. Luar biasa. Luar biasa.

Tak ubahnya seperti gambar di atas, mau berapa banyak gambar yang ditawarkannya, ya semuanya tetap satwa dan gajah begitu kontras. Kan begitu? Kita ingin pesankan saja: Gembalakanlah gajah dan tikusmu agar jangan sampai merusak proverti orang lain. Tetapi yang jelas, orang non-muslim begitu berani melakukan hal buruk seperti ini. Mengapa?

Shohibul Anshor Siregar.

Foto: dimodifikasi dari tayangan yang kerap nongol dan mengganggu setiap saat membuka program baru. saya pinjam dia di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: