'nBASIS

Home » ARTIKEL » DO’A SUKSESI NASIONAL

DO’A SUKSESI NASIONAL

AKSES

  • 535,471 KALI

ARSIP


 


Sekiranya negara-bangsa ini masih mempunyai hak ya Allah, mudahkanlah bagi seseorang yang jujur, amanah, tablig dan fatanah untuk memimpin 5 tahun ke depan. Sekiranya kami masih belum berhak untuk itu ya Allah, kuatkanlah hati kami dan jangan biarkan bertambahnya jumlah dan kualitas orang dan institusi yang akan mengingkariMu.

Advertisements

1 Comment

  1. Bang Uddin says:

    Doa Mohon Pemimpin Yang Adil
    faqaaluu ‘alaa allaahi tawakkalnaa rabbanaa laa taj’alnaa fitnatan lilqawmi alzhzhaalimiina

    85. Lalu mereka berkata: “Kepada Allahlah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim,

    wanajjinaa birahmatika mina alqawmi alkaafiriina

    86. dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.”
    (surah / surat : Yunus Ayat : 85-86)

    qad kaanat lakum uswatun hasanatun fii ibraahiima waalladziina ma’ahu idz qaaluu liqawmihim innaa buraaau minkum wamimmaa ta’buduuna min duuni allaahi kafarnaa bikum wabadaa baynanaa wabaynakumu al’adaawatu waalbaghdaau abadan hattaa tu/minuu biallaahi wahdahu illaa qawla ibraahiima li-abiihi la-astaghfiranna laka wamaa amliku laka mina allaahi min syay-in rabbanaa ‘alayka tawakkalnaa wa-ilayka anabnaa wa-ilayka almashiiru

    4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka : “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya [1]: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.”

    [1] Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah : Ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang mu’min memintakan ampunan untuk orang-orang kafir

    rabbanaa laa taj’alnaa fitnatan lilladziina kafaruu waighfir lanaa rabbanaa innaka anta al’aziizu alhakiimu

    5. “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
    (surah / surat : Al-Mumtahanah Ayat : 4-5)

    qaala rabbi innii a’uudzu bika an as-alaka maa laysa lii bihi ‘ilmun wa-illaa taghfir lii watarhamnii akun mina alkhaasiriina

    47. Nuh berkata: Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.”
    (surah / surat : Huud Ayat : 47)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: