'nBASIS

Home » ARTIKEL » MENANTI PUTUSAN MK

MENANTI PUTUSAN MK

AKSES

  • 545,402 KALI

ARSIP


Menurut agenda atau jadwal, persidangan perselisihan hasil pilpres 2014 di MK akan mengambil putusan besok, Kamis 21 Agustus 2014. Tidak perlu menebak, ditunggu saja. Tetapi tahukah Anda substansi gugatan pilpres 2014? Begini kira-kira.

Tim Prabowo-Hatta mempersoalkan Pemilu Presiden 2014 karena yakin bahwa kekalahannya hanya disebabkan oleh terjadinya kecurangan hampir di semua provinsi. Karena itulah kubu ini membawanya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut catatan, ada tiga fokus gugatan yang diajukan:

  • Tentang perolehan suara. KPU telah menyatakan kemenangan pasangan Joko Widodo-JK dengan perolehan suara 70.997.833 (53,15 %), sedangkan  perolehan suara untuk Prabowo-Hatta 62.576.444 (46,85 %). Perolehan angka itu, di mata Prabowo-Hatta, hanyalah karena adanya kesalahan penghitungan suara oleh penyelenggara pemilu di 33 provinsi. Perolehan suara pasangan nomor urut satu mestinya 67.139.833 suara (50,25 %), sedangkan nomor dua mestinya 66.435.124 suara (49,74 %).
  • Cacat Hukum. Tuduhan lain ialan bahwa pelaksanaan pilpres 2014 cacat hukum karena tak sesuai peraturan perundang-undangan. Inkonstitusionalita pilpres ini berbeda dengan pernyataan sebelumnya dari Yusril Ihza Mahendra yang berpendapat bahwa pileg dan pilpres mestinya berjalan bersamaan sesuai amanat konstitusi.  Mengacu pada UU 42/2008, istilah DPKTb yang dinilai signifikan ikut memengaruhi perolehan suara pilpres 2014  ternyata tidak dikenal. Dengan alasan apa pun hal ini tidak bisa ditoleransi apalagi hanya didasarkan pada peraturan KPU yang adalah produk di bawah UU. UU hanya dapat diubah oleh UU.
  • Kecurangan.Prabowo-Hatta posisi perolehan suara mereka disebabkan oleh terjadinya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif. Mereka membawa bukti-bukti dan saksi-saksi yang membenarkan tuduhan itu. Ada mobilisasi pemilih dengan menggunakan daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb), pengondisian hasil oleh penyelenggara, politik uang, pencoblosan berkali-kali oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan lain-lain.

Hal-hal serius lain yang dipermasalahkan ialah pembukaan kotak suara secara nasional atas perintah KPU. Alasan pembukaan kotak suara adalah untuk persiapan menghadapi gugatan Prabowo-Hatta yang diajukan beberapa jam sebelum perintah dikeluarkan. Tidak ada yang dapat menjamin kesucian maksud tindakan ini dan memang tidak legal sifatnya.

Kecurangan-kecurangan yang ditunjukkan oleh kubu Prabowo-Hatta sekaligus juga telah membawa penyelenggara (KPU dan Bawaslu) ke persidangan DKPP. Antara persidangan di MK dan di DKPP bisa tak bertalian. Dalam kasus pileg 2014 banyak oknum penyelenggara yang sudah diberhentikan dengan tidak hormat, tetapi tidak pernah berpengaruh terhadap hasil.

Tentu tidak mudah menebak putusan yang akan muncul dari sidang MK, dan memang itu tidak perlu ditebak-tebak. Tetapi apa pun putusannya pastilah akan diterima berbeda oleh tidak hanya kedua kubu pasangan. Spekulasi yang muncul menggambarkan siapa yang memberi spekulasi. Itu sudah biasa. Marilah kita tunggu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: