'nBASIS

Home » ARTIKEL » NEGARA HARUS BERTERIMAKASIH KEPADA PAK OGAH

NEGARA HARUS BERTERIMAKASIH KEPADA PAK OGAH

AKSES

  • 512,606 KALI

ARSIP


Jum’at siang saya menerima pertanyaan dari seorang jurnalis lokal. Begini bunyi pertanyaannya:

Beberapa kali saya melihat di persimpangan jalan, biasanya di simpang lampu merah, di beberapa titik kota Medan, jika sedang pemadaman listrik jalanan akan terlihat macet. Lalu kemudian akan muncul bocah-bocah tanggung yang kerap memanfaatkan situasi ini untuk mendapat keuntungan, mendapat rupiah setelah berhasil mendahulukan sebuah mobil lewat misalnya. Bagaimana pendapat Anda mengenai fenomena ini? Fenomena sosial apa yang sebenarnya terjadi? Anak muda yang mencari keuntungan dengan cara seperti itu semula disebabkan oleh apa?

Fungsi. Dalam sosiologi ada teori tentang fungsi yang menjelaskan adanya dua fungsi, yakni fungsi manifest (manifest function) dan fungsi laten (latent function). Semua institusi yang ada dan pernah ada dikukuhkan dengan fungsi (manifest) yang sumber pengukuhan ini bisa dari pengakuan masyarakat atau legitimasi hukum. RSU misalnya, adalah sebuah institusi yang bertanggung jawab atas pemulihan orang sakit. Itu contoh fungsi manifest, yakni pemberian tugas dan wewenang kepada sebuah institusi.

Tetapi ketika RSU bermasalah hingga misalnya menjadi lebih condong sebagai institusi yang lebih mementingkan upaya memelihara status istimewa para dokter, maka RSU itu sudah mengabaikan fungsi manifestnya karena mengutamakan fungsi latent yang adalah penyimpangan itu.

Mengapa kini teknologi medis sangat maju pesat diiringi kepesatan pengobatan alternatif dan bahkan bersifat magis dan supranatural? Ini sebuah kontradiksi yang semestinya tak muncul jika masyarakat memeroleh jawaban yang memuaskan dari pelayanan RSU. Pernahkah mendengar cerita tentang keluhan tukang kasur kapuk? Dia kehilangan konteks, karena tilam busa sudah menghabisi eksistensi mereka dan itu bermakna fungsi mereka tak lagi diperlukan oleh masyarakat.

Dengan teori fungsi ini kita dengan mudah dapat memahami bahwa tidak semua hal yang didefinisikan secara resmi merupakan kenyataan. Apa yang Anda dilhat di permukaan, bukanlah sesuatu yang dijamin 100 % mewakili keseluruhan. Sosilogi mengarahkan sorotannya ke arah penjelasan fakta senjang antara apa yang dikatakan dengan apa yang dirasakan, atau dengan ungkapan yang umum fakta dan kenyataan. Indonesia berpancasila. Semua orang meyakini. Tetapo percayakah bahwa negeri ini dikelola dengan prinsip dan keyakinan kuat terhadap Pancasila? Mengapa demikian? Bisakah dipulihkan?

Tertib Lalulintas. Siapa yang bertanggung jawab atas tertib lalulintas? Akan ada org yang mengatakan diri pribadi, bukan yang lain. Tetapi apologi seperti ini tidak bisa diterima. Kehadiran pak Ogah adalah substitusi (pengganti) untuk pemenuhan kebutuhan tertib lalulintas. Bahwa ada pilih kasih dalam pergiliran kesempatan, itu bukan khas dunia pak Ogah. Negara pun curang dan diskriminatif karena para operator Negara bisa disogok dan bahkan menawarkan diri untuk disogok.

Dengan segenap kekurangannya, dunia pak Ogah adalah jawaban kreatif di tengah kevakuman hukum. Institusi seperti ini tentulah akan segera hilang jika hukum sudah sehat kembali. Jangankan anak muda, orang tua sekali pun tidak perlu dipermasalahkan jika ia terjun ke dunia Pak Ogah. Kegiatan itu, secara ekonomi, sangat bermanfaat untuknya di tengah tiadanya pilihan.

Berterimakasih. Untuk instabilitas dan abnormalitas berkepanjangan ini, dan di tengah sulitnya mencari pekerjaan, di tengah fakta faktor matinya listrik sebagai fenomena biasa yang berpengaruh kepada arus lalu lintas dan lainnya, maka rakyat dan pemerintah wajib berterimakasih kepada pak Ogah.

 

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: