'nBASIS

Home » ARTIKEL » MAKLUMAT YANG MENOHOK JOKOWI

MAKLUMAT YANG MENOHOK JOKOWI

AKSES

  • 540,961 KALI

ARSIP


Sama sekali di luar dugaan saya bahwa ternyata pendukung Jokowi mengakui keadaan negara morat-marit dan memberi kritik pedas dengan solusi minim dan terkesan amat pragmatis.

Hal itu saya ketahui dari 5 butir maklumat yang ditandatangani oleh 15 kelompok pendukung yang mengorganisasikan sebuah perhelatan berupa Jambore dicibubur sejak Sabtu.

Tak sedikit pun mereka mengapresiasi kinerja Jokowi hingga hari ini. Dalam maklumat yang mereka sampaikan kepada Jokowi saat berkunjung ke perhelatannya (Jambore) di Cibubur, kemaren, disebut-sebut beberapa keprihatinan keadaan pemerintahan.

Bagi saya ini menandakan tergerusnya dukungan kepada Jokowi akibat kinerjanya yang mengecewakan. Jika benar aspirasi yang ditandatangani tanggal 16 Mei 2015 dalam bentuk Maklumat yang disampaikan kepada Jokowi saat berkunjung ke perhelatan (Jambore) para pendukung ini di Cibubur Sabtu kemaren adalah cetusan hati nurani para pendukung, maka tinggal selangkah lagi Jokowi akan hanya didukung oleh segelintir orang yang bertahan karena menjadi pengurus inti dalam organisasinya masing-masing. Bukan lagi oleh mayoritas massa rakyat yang pernah mendukungnya.

Bagaimana pun juga, organisasi-organisasi yang tercatat sebagai bagian dari pemenangan pada pilpres 2014 pastilah memiliki kebanggaan karena telah ikut andil, dan karena itu pula pasti ingin tetap dianggap sebagai pahlawan. Para elitnya tentu tetap saja akan tetap berkeinginan mendapatkan peluang-peluang kedekatan istimewa dengan presiden yang diklaim sudah dimenangkan. Itu sangat lazim.

Tetapi tidak jarang kejadian para pendukung kecewa dan berbalik melakukan perlawanan. Mereka yang ideologis kerap menempuh jalur ini. Bagi mereka tidak ada jaminan dukungan bagi seseorang politisi yang dimenangkan dalam pemilihan. Mereka siap mengkritik dan melakukan langkah-langkah lebih serius.

Keprihatinan keadaan itu mendorong para pendukung menganjurkan Jokowi melakukan konsolidasi politik dan birokrasi karena pemerintahan tidak efektif, sebagaimana dijelaskan dalam butir pertama maklumat mereka.

“Perlunya konsolidasi politik dan konsolidasi birokrasi sesegera mungkin agar pemerintahan dapat berjalan dengan lebih efektif. Tanpa konsolidasi di bidang politik maka situasi negara akan menjadi tidak kondusif yang pada akhirnya menyulitkan pembangunan ekonomi. Tanpa konsolidasi birokrasi yang sistematis dan berkelanjutan untuk menjadi birokrasi yang efisien, efektif, melayani dan profesional maka program pemerintah tidak akan dapat berjalan dengan baik”.

Lebih serius kebijakan Jokowi rupanya juga dianggap sudah lari dari visi dan misi (Trisakti dan Nawacita), sebagaimana tercermin dari maklumat nomor2. Jokowi dianggap hanya mampu berjanji dan tidak memiliki kinerja terkait dengan perubahan dan kesejahteraan rakyat.

“Perlunya dilakukan evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak mendukung implementasi Tri Sakti dan Nawacita, yang menjadi mandat bagi pemerintahan Bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kebijakan-kebijakan yang tidak sejalan harus segera disempurnakan dan terobosan-terobosan harus segera diambil agar janji-janji perubahan dan kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan.“

Hanya saja, mereka kelihatannya telah dititipi kelompok tertentu yang memiliki hasrat mengambil bagian dalam kekuasaan dengan jalan reshuffle kabinet. Para pendukung mengklaim ada aspirasi yang kuat yang perlu didengar untuk perombakan kabinet. Menurut mereka hal itu untuk efektivitas pelaksanaan program pemerintahan dalam merealisasikan trisakti dan nawacita.

“Mendesaknya kebutuhan untuk melakukan evaluasi dan penguatan terhadap kabinet agar dapat bekerja secara efektif dan sejalan dengan semangat Tri Sakti dan Nawacita. Kami berharap agar evaluasi terhadap kabinet memperhatikan dengan sungguh-sungguh dinamika sosial dan politik yang berkembang saat ini dan kebutuhan untuk melakukan akselerasi terhadap kinerja pemerintahan di masa depan”.

Kebanggaan Jokowi atas upayanya mempersilahkan masuknya modal asing secara besar-besaram juga dikritik pedas. Berbeda dengan Jokowi, bagi mereka modal asing hanyalah sebagai pelengkap. Publikasi media atas pengharapannya kepada modal asing yang dikemukakan dalam pertemuan-pertemuan internasional memang meresahkan banyak pihak. Jokowi tak malu-malu mengemukakan bahwa Indonesia akan membangun banyak infrastruktur seperti pelabuhan, rel kretaapi dan irigasi untuk revitalisasi pertanian, dan itu kesempatan bagi Anda (maksudnya negara-negara pemodal besar). “We are waiting for you to come to Indonesia. We are waiting for your investations. This is your opportunity”.

Jokowi juga dikritik pedas atas ketak-mampuan mendistribusi secara adil sistem sumber yang mendorong kesejahteraan rakyat seperti tanah untuk rakyat, alat-alat pertanian dan pembinaan usaha mikro. Dalam maklumat nomor 5 dengan tegas disebutkan:

“Perlunya sesegera mungkin dilahirkan berbagai kebijakan dan program yang mendorong produktivitas rakyat sebagai penyangga ketahanan ekonomi dan sarana untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu distribusi atau pemerataan terhadap sumber dan alat produksi bagi rakyat adalah keharusan yang tidak dapat ditawar. Realisasi Tanah untuk rakyat, alat pertanian untuk tani dan alat tangkap untuk nelayan serta modal usaha untuk usaha mikro sudah sangat mendesak agar pembangunan infrastruktur memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat”.

Maklumat yang ditandatangani pada tanggal 16 Mei 2015 ini diserahkan langsung kepada Jokowi saat mengunjungi perhelatan para pendukung di Cibubur, Sabtu. Para pendukung yang menamakan diri Komunitas Juang Relawan Jokowi terdiri dari Cemara 19, Bara JP, Pospera, Kawan Jokowi, Relawan Merah Putih, Gerakan Nasional Rakyat, Sekber Jokowi, Kebangkitan Indonesia Baru, Seknas Jokowi, Rakyat Merah Putih, Cakra Naga, Gerakan Relawan Indonesia, Arus Bawah Jokowi, Srikandi Jokowi dan EP for Jokowi.

sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: