'nBASIS

Home » ARTIKEL » TIGA BELAS PEROLEH SUARA TERBANYAK DALAM MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE 47

TIGA BELAS PEROLEH SUARA TERBANYAK DALAM MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE 47

AKSES

  • 512,606 KALI

ARSIP


PP MUHAMMADIYAH 2015-2020Pemilihan PP Muhammadiyah periode 2015-2020 diselenggarakan Rabu (5/8). Haedar Nashir beroleh suara terbesar (1947). Dalam tradisi beberapa Muktamar terakhir suara terbanyak selalu menjadi Ketua Umum. Ini lebih merupakan penghargaan dan fatsun politik di lingkup Muhammadiyah, meskipun sifatnya tidak mutlak.

Ketiga belas peroleh suara terbesar itulah yang menentukan, lalu kemudian meminta persetujuan kepada seluruh peserta Muktamar melalui sebuah Sidang Pleno.

Berikut hasil selengkapnya:

  • HAEDAR NASHIR (1.947 suara). Ia adalah mantan Sekretaris PP Muhammadiyah periode 2000-2005. Dilahirkan di Bandung, 14 Juli 1963, sehari-hari bekerja sebagai Dosen di FISIPOL UMY. Menamatkan pendidikan dasar di Bandung, kemudian hijrah ke Yogyakarta untuk memperoleh gelar S1 di STPMD Yogyakarta. Gelar S2 dan S3 diperoleh di Fisipol UGM pada bidang Sosiologi. Menjadi anggota Muhammadiyah sejak tahun 1883 dengan nomor anggota 545549. Penulis buku “Muhammadiyah Gerakan Pembaruan” (2010) ini pernah menjadi Ketua PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah periode 1983-1986 dan Ketua Dep. Kader PP Muhammadiyah periode 1985-1990. Kini terdaftar sebagai anggota pada cabang Ngampilan DIY dengan nomor baku 545549.
  • YUNAHAR ILYAS (1.928 suara). Putra Bukittinggi kelahiran 22 September 1956 ini menjadi anggota Muhammadiyah sejak tahun 1986. Menamatkan pendidikan dasar di Padang, dua gelar S1 diperoleh di Fak. Usluhuddin Universitas Ibnu Riyadh (1983) dan Fak. Tarbuyah IAIN Imam Bonjol tahun 1984. S2 dan S3 diselesaikan di Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga pada tahun 1996 dan 2004. Selama bermuhammadiyah, pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PP Muhammadiyah periode 2000-2005 dan pada periode 2005-2010 menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah. Diluar muhammadiyah, tercatat sebagai salah satu unsur ketua di Majelis Ulama Indonesia Pusat. Sehari-hari, bekerja sebagai Dosen/Guru Besar di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sejak 1987.Ia terdaftar sebagai anggota Cabang Wirobrajan DIY dengan nomor baku 569263.
  • DAHLAN RAIS (1.827 suara). Dilahirkan di Solo pada tahun 1951, adik kandung mantan Ketua MPR Amien Rais ini menamatkan pendidikan dasarnya di Perguruan Muhammadiyah Solo. Gelar S1 diperoleh di IKIP Semarang dan pendidikan S2-nya diselesaikan di Universitas Gajah Mada. Bekerja sebagai dosen di Universitas Sebelas Maret dan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Menjadi anggota muhammadiyah sejak tahun 1982, pernah menjabat sebagai Ketua Umum PW Muhammadiyah Jawa Tengah periode 2000-2005. Diluar muhammadiyah, pernah dipercaya sebagai ketua MUI Jawa Tengah dan Penasehat Forum Persaudaraan bangsa Indonesia. Saat ini terfadaftar sebagi angota cabang Laweyan, Surakarta, dengan nomor baku 534623.
  • MUHAMMAD BUSYRO MUQODDAS (1.811 suara). Lahir di Yogyakarta, 17 Juli 1952 adalah mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia menggantikan Ketua KPK Antasari Azhar. Sebelumnya, Busyro merupakan ketua merangkap anggota Komisi Yudisial RI periode 2005-2010. M. Busyro Muqoddas lulus Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia pada tahun 1977. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (MPM UII).M. Busyro Muqoddas mengawali karier di bidang hukum pada tahun 1983 sebagai Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1986-1988), dilanjutkan sebagai sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hingga tahun 1990. Gelar Magister Hukum diperoleh dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada tahun 1995. Pada tahun 1995-1998 ia menjabat sebagai Ketua Pusdiklat dan LKBH Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Saat ini terdaftar sebagai anggota cabang Umbulharjo, DIY, dengan nomor baku 548580.
  • ABDUL MU’TI (1.802 suara). Dilahirkan di Kudus, 2 September 1968, menamatkan pendidikan dasarnya di kota yang sama tahun 1986. Gelar S1 diperoleh di Fak. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang pada tahun 1991, jenjang selanjutnya diselesaikan di Flinders University, South Australia pada tahun 1996. Saat ini bekerja sebagai dosen IAIN Walisongo sejak 1993 dan merupakan salah satu Advisor di The British Council London sejak 2006. Tercatat sebagai anggota Muhammadiyah sejak 1994 dengan nomor anggota 750178, pernah mejabat sebagai Sekretaris PWM Jateng periode 2000-2002, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2002-2006, dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhamamdiyah 2005-2010.
  • ANWAR ABBAS (1.436 suara). Lahir di Balai Mansiro, Guguak, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, 15 Februari 1955, adalah seorang pengajar. Pada periode lalu ia menjabat sebagai Bendahara Umum PP Muhammadiyah. Dosen lulusan S3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini terdaftar sebagai anggota cabang Ciputat dengan nomor baku 563562
  • MUHADJIR EFFENDY (1.279 suara). Lahir di Madiun, 29 Juli 1956. Muhadjir merupakan seorang sosiolog yang ahli di bidang militer dan sekaligus sebagai intelektual muslim. Karier di UMM diawali sebagai karyawan honorer, dosen, dan kemudian mulai menjabat sebagai Pembantu Rektor III sejak tahun 1984. Saat ini juga menjabat Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, terdaftar sebagai anggota Cabang Lowokwaru dengan nomor baku 538961.
  • SYAFIQ A MUGHNI (1.198 suara). Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni adalah Ketua PWM Jawa Timur periode 2005-2010 ini dilahirkan di Lamongan, 15 Juni 1954. Menamatkan pendidikan dasar di MI Muhammadiyah Lamongan dan MA 6 Tahun di Pesantren PERSIS Bangil. S1 diselesaikan di IAIN Surabaya, kemudian melanjutkan pendidikan di UCLA Amerika Serikat untuk meraih gelar S2 dan S3-nya. Pernah bekerja menjadi Dekan Fakultas Adab IAIN Surabaya, saat ini menjabat sebagai Rektor Unversitas Muhammadiyah Sidoarjo. Ia terdaftar sebagai anggota Muhammadiyah Cabang Candi dengan nomor baku 706137.
  • DADANG KAHMAD (1.146 suara). Lahir di Garut, 5 Oktober 1952. Ia adalah adalah anggota Muhammadiyah Cabang Ujung Berung, Kota Bandung dengan nomor baku 496034. Ia lulusan S1 IAIN Sunan Gunung Djati, kemudian melanjutkan studi di UNPAD untuk S2 dan S3. Prof Dr Dadang Kahmad pernah menjadi ketua PWM Jawa Barat (2000-2010).
  • SUYATNO (1.096 suara). Dia lahir di Purbalingga 15 Juli 1963. Terdaftar sebagai anggota Muhammadiyah Cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan nomor baku 726630. Guru besar pendidikan ini adalah rektor Universitas KHA Dahlan, Jakarta.
  • AGUNG DANARTO (1.051 suara). Dilahirkan di Kulon Progo, 24 Januari 1968, sehari-hari bekerja sebagai dosen di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. S1 diselesaikan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sempat Hijrah ke Makassar untuk menyelesaikan pendidikan S2 di IAIN Alauddin Ujung Pandang dan kembali ke Yogyakarta untuk pendidikan S3 di UIN Sunan Kalijaga. Di ortom Muhammadiyah, pernah menjabat sebagai Ketua I PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah periode 1990-1993. Saat ini menjabat sebagai Ketua PW Muhammadiyah DIY periode 2005-2010. Ia terdaftar sebagai anggota Muhammadiyah Cabang Mantrirejon Jogjakarta dengan nomor baku 608658.
  • M GOODWIL ZUBIR (1.049 suara). Putra Padang kelahiran 5 November 1962 ini tercatat sebagai anggota Muhammadiyah sejak 1995 dengan nomor anggota 625090. Kini terdaftar sebagai anggota di Cabang Menteng, DKI. Direktur dari PT. Ummul Quraa Jakarta dan Komisaris PT. Nurhidayah Insani Jakarta, ini, menamatkan pendidikan dasarnya di Padang dan meraih gelar sarjana di Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang. Selama bermuhammadiyah, pernah tercatat sebagai Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah 1995-2000 dan menjadi Sekretaris PP Muhammadiyah periode 2000-2005 dan 2005-2010. juga pernah menjadi anggota LSF Nasional Jakarta.
  • HAJRIYANTO Y THOHARI (968 suara). Dia adalah mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014 dari Partai Golkar. Ia merupakan kader Muhammadiyah dan dikenal kritis terhadap perjalanan ke luar negeri anggota DPR RI. Terdaftar sebagai anggota Muhammadiyah Kota Semarang dengan nomor baku 670112. Lulusan UGM Tahun 1985 kini sedang menyelesaikan S3 Antropologi di UI, kampus yang memberinya gelar S2 Antropologi. Pada periode 1993-1998 ia menjabat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Pada komposisi kepemimpinan periode yang akan berakhir, Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin menjabat sebagai Ketua Umum. Bersama Prof. Drs. H. A. Malik Fadjar, M.Sc. ia tidak lagi mencalonkan diri.

Tetapi, sebagian yang masih mencalonkan diri namun kali ini tidak lagi terpilih. Mereka ialah Prof. Dr. H. Bambang Sudibyo, MBA, Drs. H. Muhammad Muqoddas, Lc., M.A., Dr. H. A. Fattah Wibisono, M.A. dan Drs. H. Sukriyanto AR., M.Hum.

Terimakasih untuk mereka yang sudah memberi pengabdiannya pada periode yang segera akan berakhir.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: