'nBASIS

Home » ARTIKEL » SERTIFIKASI HALAL UNTUK MAKANAN KUCING

SERTIFIKASI HALAL UNTUK MAKANAN KUCING

AKSES

  • 541,646 KALI

ARSIP


cat
PADA sebuah akun kelompok sedang diperbincangkan motif MUI memberi sertifikat halal untuk makanan kucing. Biasalah, banyak yang sinis. Itu karena mereka tidak faham, atau mungkin ada maksud lain.

Saya pun memberi komentar agak panjang, demikian:

(-) saya tdk melihat ada konfirmasi kpd MUI dalam berita ini (cover both sides)

(-) dlm pikiran saya jika pun ada pemberian sertifikasi, itu lebih ditujukan kpd pemilik/pemelihara kucing. saya memiliki seekor kucing di rumah. makanannya adalah makanan kami sehari-hari, meski diolah berbeda (misalnya ikan, cukup direbus saja untuknya).

(-) saya perhatikan si bungsu kami sangat dekat, dan mungkin semua anak cenderung suka kucing. interaksinya dengan kucing itu cukup intens, termasuk memberi makan. mungkin tdk semua orang tahu bahwa dalam fiqh (ketentuan hukum) Islam bahan makanan tertentu (khususnya anjing dan babi) akan memerlukan tindakan penyamakan (samak) jika disentuh. tidak cukup dibasuh dengan air pakai deterjen atau alat pembersih lainnya. sdh ada ketentuannya. jika ketentuan ini yang mau diprotes oleh orang yang non muslim, ya arenanya sudah lain. jika pun ada sekte atau kelompok tertentu yang sedang berusaha mempertanyakan bagian-bagian tertentu dari hukum Islam dan mencercanya, mudah-mudahan wacana mereka jangan sampai memosisikan secara pejoratif mayoritas yang masih menganut hukum itu.

(-) perusahaan ini saya duga faham itu, dan sekali konsumen tahu bahan makanannya terdiri dari dua bahan tadi, akan ada gelombang penolakan. secara ekonomi hal itu kelak akan sangat memukul.

(-) tiga hari lalu saya diajak oleh seorang teman meninjau sebuah tempat calon lokasi pelaksanaan sebuah diskusi, di Medan. ia seorang protestan. saya tanya siapa pemilik cafe ini? setelah saya tanya ini dan itu, saya menyimpulkan bahwa produk yang mereka suguhkan untuk konsumen tak terjamin kehalalannya. bukan karena produk menggunakan dari dua bahan tadi (anjing dan babi). saya minta pindah. teman saya itu bilang, tak ada yang haram di sini. tetapi saya sdh wawancarai juru masaknya bahwa terkadang untuk kebutuhan sendiri mereka juga memasak pada bejana yang sama kedua bahan itu (anjing dan babi).

(-) di sebelah cafe ini ada warung art yang memproduk bahan pakaian limited untuk anak-anak muda. kaos-kaos ditulis dalam dua tulisan (Latin dan Arab). Padahal saya tahu orangtua pemilik warung ini (teman saya), protestan. ketika saya tanya mengapa ada tulisan Arab, ia menjawab: “dagang om”.

(-) tiga hari lalu seorang teman bercerita tentang bagaimana ia menjadi nasabah sebuah perusahaan asuransi syari’ah. petugas yang memprospek dia seorang etnis Cina. Tetapi sangat mahir dan menguasai. teman saya seorang ahli syari’ah. penjelasan tukang prospek sangat sesuai dengan pengetahuannya. lagi, ditunjukkan bukti bahwa si tukang prospek sebagai nasabah juga dan lebih memilih asuransi syari’ah ketimbang yang lain.

(-) beberapa bulan lalu saya bertemu dengan mantan presiden ASITA, Bernada Sukma, di Medan. Ia bercerita tentang rencana bisnis di Samosir. dengan pemda ia berdiskusi soal daya tarik Samosir sebagai dtw. ia mengatakan, sukarlah orang muslim berlama-lama di sini. makanan halal susah didapat. tak semua orang mau dan mau repot membawa makanan sendiri dari rumah untuk wisata di sini. karena itu disepakati Bernada Sukma diberi sebuah lokasi cukup luas untuk mendirikan restoran besar berikut sebuah masjid dan juga penginapan. usul ini dibahas untuk diperdakan oleh pemda setempat.

(-) akhirnya saya merasa memang ini sangat perlu. pemberian sertifikat ini lebih ditujukan kepada pemilik hewan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: