'nBASIS

Home » ARTIKEL » SAUT SITUMORANG VS KAHMI

SAUT SITUMORANG VS KAHMI

AKSES

  • 538,550 KALI

ARSIP


“….Saya selalu bilang kalau di HMI minimal dia ikut LK I… tapi begitu menjadi menjabat dia jadi jahat, curang, greedy, ini karena apa…. ” (Saut Situmorang)

Dari arena Rapat Koordinasi Nasional III Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Rakornas KAHMI) Purwakarta, yang berlangsung tanggal 4-6 Mei 2016 di Hotel Kota Bukit Indah Plaza Purwakarta Jawa Barat, muncul protes keras terhadap Saut Situmorang, salah seorang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Protes keras dari arena Rakornas yang diikuti oleh 500 (lima ratus) orang peserta dari Majelis Nasional, Wilayah dan Daerah KAHMI, itu terkait pernyataan Saut Situmorang yang menyebut HMI dalam kesan yang dapat mencemarkan saat menjadi narasumber “Harga Sebuah Perkara” pada sebuah stasiun TV, Kamis 5 Mei 2016.

Ketika itu Saut Situmorang dengan penuh semangat menjelaskan betapa buruknya sistem, sehingga orang yang dilatih dan dipersiapkan begitu baik bisa berubah menjadi jahat sewaktu masuk ke dalam sistem (menjadi pejabat).

Saut memang secara spesifik menyebut HMI dengan model kaderisasinya. Tetapi meskipun begitu sebetulnya ia bermaksud menggeneralisasi dengan menyebut HMI sebagai contoh. Mengapa ia menyebut HMI sebagai contoh, bukan yang lain? Di situlah letak masalahnya (klik tautan video di atas).

Dalam siaran ini narasumber terdiri dari Gayus Lumbuun (Hakim Agung), Asep (mantan Hakim), Alex (saksi yang dihubungi melalui telefon) dan Saut Situmorang.

Terkait dengan pernyataan Saut Situmorang tersebut, Forum Rakornas KAHMI menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

1. Penyebutan HMI dalam konteks pembicaraan Saut Situmorang telah merugikan nama baik HMI lantaran melakukan generalisasi bahwa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sudah mengikuti Latihan Kader (LK I) melakukan korupsi.

2. Pernyataan tersebut sangat tendensius dan merupakan pembunuhan karakter serta mendeskreditkan HMI.

3. Pernyataan tersebut sangat tidak pantas dilakukan oleh pejabat publik selaku aparat penegak hukum.

4. Oleh karenanya, forum Rakornas KAHMI menuntut sebagai berikut: 1). Saut Situmorang harus minta maaf kepada HMI melalui media massa cetak dan elektronika nasional selama 5 hari berturut-turut, 2). Saut Situmorang mundur dari jabatan pimpinan KPK, 3). KAHMI akan menempuh upaya: melaporkan ke Majelis Kode Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menempuh upaya hukum serta melaporkan ke Mabes POLRI.

Purwakarta, Jumat 6 Mei 2016 Pukul 11.30 WIB

Pimpinan Sidang Rakornas III KAHMI

Dr. Muhammad Marwan,
Dr. Reni Marlinawati
Ir. Subandriyo,
Drs. Manimbang Kahariadi
Dr. Lukman Malanuang

Shohibul Anshor Siregar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: