'nBASIS

Home » ARTIKEL » ILLEGAL LOGGING

ILLEGAL LOGGING

AKSES

  • 557,706 KALI

ARSIP


presiden-jokowi-tinjau-lokasi-kebakaran-hutan-dan-lahan-di-riau-5_20151010_022227

Foto: Presiden Jokowi saat meninjau kebakaran lahan di Riau (tribunnews)

Kisah berikut berasal dari Sahat Mangapul Hutabarat, pendiri organisasi PETANI (Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia), Hp 085278942379, Email: buruhntani@gmail.com, WhatsApp 0896-6529-5289, dan hingga malam ini sudah beredar melalui medsos. Saya sendiri memerolehnya melalui sebuah group WA yang diposting oleh seorang rekan.

Beberapa menit lalu saya mencoba menghubungi Sahat Mangapul Hutabarat, sekadar menanyakan perkembangan terbaru. Ia menjelaskan:

“Ada helikopter yg datang photo 2 kanal ilegal loging tapi belum ada penangkapan toke2, kapolpos dan babinsa, kejahatan Ilegal Loging di hutan Cagar Alam Giam Siak Kecil masih berlanjut malah semakin ramai.. mereka terlalu percaya diri karena selama bertahun-tahun bisa menyuap”

Masyarakat kampung Sidodadi Desa Bukit Kerikil Kec Bukit Batu Kab Bengkalis Riau mulai mendapat Intimidasi dan potensi tindakan kekerasan dari Mafia Ilegal Loging.

  • Pada hari Kamis tanggal 29 September 2016 jam 17.00 mulai terjadi gesekan karena masyarakat kampung sudah tidak tahan dan akhirnya menstop tranportasi ilegal loging yang melewati kanal gambut kampung Sidodadi.
  • Sampai siang ini jam 12.00 Jumat tanggal 30 September toke toke kayu beberapa kali menelpon agar jangan coba coba menghalangi kegiatan ilegal loging yang melewati kanal kampung Sidodadi

Illegal Loging berasal dari Cagar alam Giam Siak Kecil. Gesekan mulai terjadi, masyarakat sudah tidak tahan dengan pembiaran kejahatan Ilegal Loging karena:

  1. Sekat kanal dirusak mafia ilegal Loging dan kanal semakin kering dan ilegal Loging terus terjadi.
  2. Akibat lahan kering Tanaman pangan Masyarakat kampung Sidodadi seperti cabe, nenas, sayuran dan tanaman perkebunan sawit terbakar.
  3. Kebakaran lahan gambut masih terus terjadi karena akar masalahnya tidak diselesaikan meskipun pemadaman dari Helikopter dan Manggala AGNI dengan menghamburkan uang rakyat sudah dilakukan.
  4. Akar masalahnya adalah pembiaran oleh aparat berwenang praktek mafia ilegal Loging yang diduga melibatkan TNI POLRI.
  5. Akar masalahnya berikutnya adalah pembiaran perusakan sekat kanal yang dilakukan mafia ilegal Loging.

Jika sekat kanal terjaga untuk membuat lahan gambut tetap lembab dilakukan dengan melibatkan partisipasi rakyat dengan pengawalan TNI POLRI ( aparat yang bersih) dan bos bos pelaku ilegal Loging dan aparat yang terlibat ditindak, pencegahan dan kebakaran lahan bisa lebih cepat tertangani.

Kami sudah menelpon Kapolsek Bukit Batu Bapak Sugeng dan sudah memberitahukan dengan WhatsApp Menteri Kehutanan dan Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG). tapi terbukti sama sekali tidak ada tanggapan terhadap pelaku ilegal loging dan penutupan kanal agar lahan gambut sehingga pembiaran ini mengakibatkan Potensi konflik kekerasan kepada masyarakat PETANI bisa terus terjadi.

Berikut nama nama dan keluarganya di kampung Sidodadi yang butuh perlindungan yang telah kami laporkan ke LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban):

  1. Sahat Mangapul Hutabarat
  2. Supri bapak Intan
  3. Rasikun
  4. Salimin
  5. Kusmawanto alias Anto Jepang
  6. Edi Suratman
  7. Karlan
  8. Yadi Pono
  9. Supri alias Kakek Supri
  10. Parijo alias Gundul
  11. Suratman
  12. Iwan
  13. Safitriadi alias Goper
  14. Sumadi alias Kirun
  15. Amel
  16. Prajurit
  17. Siregar
  18. Wawan
  19. Bima Purba
  20. Wartono
  21. Darmaji
  22. Supri Lelek
  23. Syahrial Mustafa
  24. Faisal Akbar
  25. Mistam
  26. Manto
  27. Muhadi Suwito
  28. Chandra
  29. Wak Andak
  30. Heri
  31. Rusliadi
  32. Mahmud
  33. Prayitno
  34. Sutimin Ponggok
  35. Juli Harianto
  36. Marpaung
  37. Purwoko
  38. Gustav Mangunsong
  39. Jimin pakde
  40. Mawardi Balok
  41. Tatum
  42. Mimin
  43. Ricky
  44. Albert Simangunsong
  45. Adi Susanto
  46. Sukamto
  47. Siagian
  48. Manulang
  49. Soel
  50. Ipin
  51. Pak Awang
  52. Awen
  53. Anto Kambing
  54. Dame Silitonga
  55. Ngadino wak Engkel
  56. Robin Sitanggang.

Alur kayu Ilegal loging diduga dikawal aparat militer dan polisi melewati berturut-turut kantor desa Bukit Kerikil, rumah Pjs Kepala desa Bukit Kerikil Eko Sarwono, rumah ketua BPD Yusnarwardi, pos polisi Bukit Kerikil yaitu Polisi Sukardi, pos babinsa kopda Edi Milo kota tujuan ke Medan, Pekanbaru dan kota kota lainnya.

Nama nama Toke :

A. Toke paling besar dan paling berkuasa dan sangat percaya diri karena dibekingi oknum TNI POLRI dan Aparat Desa ialah Haryono Saragi (tinggal di 07), sangat berani dan terang gerangan mendirikan gudang penumpukan dan mesin mesin kayu di rumahnya dipinggir jalan.

B. Toke kayu daerah Gapoktan:

  1. Gendut ipar Haryono alias Bapa Andia
  2. Ponimin
  3. Rizal
  4. Gendut Gas
  5. Iwan
  6. Agus
  7. Amat

C. Toke kayu daerah Gotex 010:

  1. Mora Indah
  2. Hutagalung
  3. Burhan Hutagalung
  4. Udin Bungkuk
  5. Korem
  6. Naibaho
  7. Sitinjak Abang Si Timbul
  8. Cobra
  9. Demang
  10. Sitohang

D. Toke kayu Daerah 04 Sihotang

E. Toke kayu Daerah 01 Agus cepak disamping Kapolpos Bukit Kerikil

Berikut siklus Ilegal Loging dari Cagar Alam Giam Siak kecil yang melewati sekat kanal pertanian kedaulatan pangan PETANI kampung Sidodadi Desa Bukit Kerikil Kec Bukit Batu Kab Bengkalis Riau. Mafia ilegal Loging merusak Sekat kanal untuk tranportasi air yang diduga melibatkan TNI POLRI dan Aparat pemerintahan mulai dari pejabat kepala desa dan ketua BPD. Toke kayu memberi orderan ukuran kayu :

  1. 2,5 inchi x 8 inchi
  2. 2 inchi x 8 inchi.
  3. 1,5 inchi x 8 inchi.
  4. 2 inchi x 5 inchi.
  5. 2 inchi x 6 inchi.

Panjang kayu rata rata 4,80 m. Jenis kayu yang dianggap berkelas dari Cagar Alam Giam Siak kecil adalah kayu Meranti, Punak, Suntai. Kayu yang dibawah berkelas disebut kayu sembarang yaitu Bintangor, Pisang- pisang. Tukang senso dan tukang Argo ( narik kayu olahan dihutan ke kanal ) di berikan bekal belanja oleh toke untuk hidup sehari hari masuk dengan perahu mesin ( miskur) melalui kanal Gotex melewati pertanian kedaulatan pangan PETANI kampung Sidodadi. Perjalanan yang ditempuh sampai ke hutan Cagar Alam Giam Siak Kecil sekitar 20km. Dihutan mereka mendirikan pondok pondok sementara untuk tempat tinggal.

  1. Tukang senso menumbangkan kayu dihutan dan mengolah kayu di tempat pohon itu tumbuh seperti orderan para Toke. Untuk kayu kelas Rp 800. 000/ton. 1 Ton kurang lebih 1,5 kubik. Kayu sembarang Rp 600.000/ton. 1 Ton kurang lebih 1,5 kubik.
  2. Tukang Argo yaitu mengeluarkan kayu yg sudah sudah diracik di hutan ke tempat Beto ( parit berisi air untuk transportasi) upahnya Rp 200.000 /ton dengan jarak 500m s.d 1,5km memakai sepeda dayung argo. Tukang sepeda argo membuat jalan sepeda dari kayu di hutan menuju kanal.
  3. Tukang rakit menyusun kayu sedemikian rupa seperti rangkaian kereta api dengan mesin perahu motor ( miskur) sampai ke darat tempat truk kecil bak terbuka Mitsubishi L300 ( Eltor ) memuat kayu upahnya Rp 200.000/ton.
  4. Tukang muat dari parit ke truk kecil Eltor upahnya Rp 100.000/ ton dilakukan oleh buruh pundak perempuan 40 s.d 50 buruh.
  5. Truk kecil Eltor membawa kayu ilegal Loging 2 s.d 3 ton menuju lokasi lokasi tersembunyi di desa Bukit kerikil sebagai tempat penumpukan yang disediakan Toke dengan ongkos Rp 80.000/ ton yang jaraknya sekitar 3 s.d 4km.
  6. Toke memuat truk ditempat penumpukan menuju kota kota dikawal oleh diduga aparat militer dan polisi melewati berturut-turut

Mari kita telpon atau SMS :

  1. Kapolsek Bukit Batu Bengkalis Sugeng 0813-6544-6663
  2. Kapolri Tito Karniavan 0811-487-1964
  3. Mentri Kehutanan Siti 08121116061
  4. Kepala Badan Restorasi Gambut Nasri Fuad 0811-977-604 (Aku gak tau no Kapolres Bengkalis dan Kapolda Riau)
  5. Hp online Presiden Jokowi 08122600960

Sahat Mangapul Hutabarat
Pendiri organisasi PETANI ( PERSAUDARAAN MITRA TANI NELAYAN INDONESIA)
Hp 085278942379
Email : buruhntani@gmail.com
WhatsApp : 0896-6529-5289

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: