'nBASIS

Home » ARTIKEL » ADNT411 DAN 212

ADNT411 DAN 212

AKSES

  • 512,716 KALI

ARSIP


cvbfvzkvuaan120

Aksi Damai Nasional Terbesar tanggal 4 Nopember 2016 atau yang lazim disebut ADNT411, menorehkan keunggulan yang sangat luar biasa:

  • Religous dan inklusif, karena dengan bismillah semua diawali dan takbir menjadi nafasnya dengan mempertenggangkan semua pihak yang menggabungkan diri dari berbagai elemen suku, golongan dan agama;
  • Steril dari penunggangan politik, karena tak satu pun agenda partai dan rivalitas pilkada DKI misalnya yang mampu menembus dan menyusupkan agendanya;
  • Tidak pernah berfikir makar, karena para kiyahi, habaib, ulama tak berkesempatan menunda zikirnya untuk berfikir ke arah itu;
  • Meski ketidak-puasan atas kinerja Presiden begitu tinggi, tetapi aksi ini tidak berbicara agenda menurunkan Presiden meski ada yang merasa seperti itu dan membuat Presiden menjadi sibuk;
  • Boleh disebut sepi pemberitaan media mainstream atau bahkan sebetulnya lebih tepat dikatakan memusuhinya (bukankah begitu?);
  • Paling tertib dibandingkan dengan unjuk rasa di mana pun sepanjang sejarah;
  • Berdaya tekan (politik) luar biasa, karena terbukti Presiden memenuhi permintaan umat untuk segera menjalankan proses hukum atas dugaan kasus penistaan agama oleh Ahok;
  • Bermanajemen sangat rapi, karena jika tidak mustahil memiliki daya tarik dari hampir seluruh wilayah di Indonesia dengan bukti kehadiran perutusannya;
  • ┬áTahan terhadap berbagai macam intimidasi, fitnah dan caci maki dari pihak-pihak yang lemah moral dan intelektual;
  • Tidak gentar dengan gertak-sambal dan komunikasi politik yang susah difahami;
  • Berkelanjutan dengan kebertahapan mengajukan tunutan hingga nanti masuk babak baru 212;
  • Tidak ada jaminan akan berakhir dengan 212, sebab masalah sesungguhnya yang disuarakan begitu berangsur dan santun serta damai, sesungguhnya masih belum memasuki substansi paling penting, yakni mendorong pemerintah dengan sungguh-sungguh menjadikan Indonesia sebagai negara berkemajuan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 penuh berkeadilan dan bermartabat di tengah pergaulan dunia, serta juga dengan kemandiriannya sebagai negara berdaulat (politik, ekonomi dan budaya);
  • Tidak menutup diri untuk berkompromi terutama dengan pemerinta karena tujuannya hanya satu: maslahat bangsa dan negara.

Itu yang saya fahami.

 

Shohibul Anshor Siregar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: