'nBASIS

Home » ARTIKEL » KHUTBAH BELA ISLAM III DARI MONAS

KHUTBAH BELA ISLAM III DARI MONAS

AKSES

  • 535,235 KALI

ARSIP


z

| ……saya ingin ingatkan, hari ini kita kumpul karena surah Al-Maidah ayat 51 dinistakan | Ingat, ini isyaratun  ilahiyyah | Ini isyarat dari Allah | Bahwa perjuangan kita tidak hanya sampai kepada Ahok ditahan atau dipenjara | Tapi harus lebih dari itu | Surah Al-Maidah ayat 51 harus ditegakkan di bumi Indonesia | Harus diberlakukan di bumi Indonesia, bumi yang berpenduduk mayoritas muslim, harus tunduk kepada Al-Qur’anulkarim |

Setelah puja dan puji kita panjatkan, setelah salawat dan salam, maka dalam kesempatan yang mulia ini pada hari ini tidak lupa saya selaku khatib berwasiat baik untuk diri saya khuusnya dan untuk segenap kau musmilin pada umnya untuk senantiasa bertqwa kepada Allah. Allah memerintahkan kita untuk betaqwa kepada-NYA. Allah serukan kita dengan seruan yang penuh kasih sayang: ”yaa ayyuhalladzina amanu ittaqullah haqqatuqatih, wala tamutunna illa wa antum muslimun”. Dan Allah amanahkan kepada kita semua, jangan sekali-kali kita mati kecuali kita tetap memiliki nikmatul iman wal islam.

Ibadallah !!!! Taqwa dalam termonologi para ulama salaf kita, secara umum adalah menjalankan segala perintah Allah dan meninggalkan segala larangan-NYA semata-mata hanya untuk mengharap ridha Allah. Jadi saudara jama’ah Jum’at rahimakumullah, Islam itu simple. Islam itu sederhana, yaitu laksanakan saja segala perintah Allah dan rasul-NYA, dan tinggalkan saja segala larangan Allah dan rasul-NYA. Saudara, Islam itu simple. Islam itu mudah. Apa yang Allah nyatakan wajib, wajib untuk kita laksanakan.  Apa yang Allah nyatakan haram, maka haram untuk kita kerjakan saudara.

Pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan diri saya khususnya dan segenap kaum muslimin rahimakumullah. Tancapkan di dalam sanurabi kita semua, dalam jiwa kita yang paling dalam, bahwa hukum Allah di atas segalanya. Tidak ada satu pun hukum yang lebih adil dari hukum Allah, yang lebih baik dari hukum Allah dan lebih berkah dari hukum Allah. Karenanya saudara di dalam surah Al-Maidah ayat 49 Allah menyatakan “berhukumlah kamu dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah”. Artinya berhukumlah dengan Alquran. Berhukumlah dengan hukum Allah, berhukumlah dengan ketetapan Allah. “Jangan sekali-kali kau ikuti hawa nafsu mereka”.

Begitu banyak manusia-manusia durjana yang tidak mau tunduk kepada hukum Allah, dan mereka mengajak orang lain untuk tunduk kepada hukum yang bertentangan dengan hukum Allah, dan Allah meralang kita untuk mengikuti hawa nafsu mereka, saudara.

Ibadallah !!!!! Dalam kesempatan ini saya juga ingin mengingatkan, saudara, bagaimana Allah menyindir pada surah Al-maidah ayat 50 saudara. Terhadap mereka yang tidak mau menggunakan hukum Allah. Yang tidak mau tunduk kepada hukum Allah. Apa Allah nyatakan untuk mereka? Apakah mereka menghendaki hukum Jahiliyyah? Apakah mereka menghendaki ketetapan Jahiliyyah. Apakah mereka menghendaki aturan Jahiliyyah?

Selanjutnya Allah menyatakan tak ada satu pun hukum dari makhluq yang mana pun yang lebih baik daripada hukum Allah, bagi mereka-mereka yang yakin kepada Allah. Karena itu, bagi seluruh umat umat Islam Indonesia, kepada segenap kaum muslimin, kita ingin ingatkan sekali lagi. tancapkan dalam sanubarimu yang paling dalam, dalam jiwamu semua, bahwa hukum Alah  ada di atas segalanya; bahwa ayat suci ada di atas ayat konstitusi.

Kenapa ayat suci berada di atas ayat konstitusi? Sebab ayat suci adalah kalam Ilahi, adalah firman Ilahi, sehingga menjadi harga mati untuk dipatuhi, untuk ditaati, tidak boleh diganti, tidak boleh direvisi. Sedangkan konstitusi, saudara, itu produk akal bashari, produk akal insani,  sehingga tidak boleh bertentangan dengan ayat suci, ibadallah !!!!! Ayat konstitusi yang mana pun yang sejalan dengan ayat suci, yang tidak bertentangan dengan Al-quran dan Hadits Nabi, yang tidak berlawanan dengan hukum Allah dan rasul-NYA, yang tidak melawan dengan syariah Islam, kita sebagai umat Islam Indonesia wajib untuk mematuhinya saudara. Tapi manakala ada ayat konstitusi yang bertentangan dengan ayat suci, bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits Nabi, bertentangan dengan hukum Allah dan rasul-NYA, menabrak aturan-aturan syariah Islam,  maka umat Islam wajib untuk menolaknya; wajib untuk meluruskannya; wajib untuk mengembalikannya ke jalan Allah, agar tidak bertentangan dengan ayat suci, saudara.

Ibadallah!!!!! Ibadallah !!!!! Oleh karena itulah saudara, bagi umat Islam ayat suci di atas segalanya. Al-Quran, Allah nyatakan, Al-Qur’an itu adalah kitab suci yang tidak ada sedikit pun keraguan di dalamya. Tidak ada. Karena itu para ulama sepakat, barang siapa yang ragu sedikit saja terhadap Al-Qur’an, terhadap isi kandungan Al-Qur’an, maka mereka telah kafir. Bukan muslim lagi, saudara. Jangan coba-coba meperolok-olok Al-Qur’an. Para ulama tegas sepakat barang siapa memperolok-olok Al-Qur’an, saudara, maka dia sudah murtad, keluar dari Islam ibadallah. Maka itulah sudara, Al-Qur’an merupakan jantung Islam. Jangan coba-coba menista Al-qur’an. Jangan coba-coba untuk menodai Al-Qur’an, saudara.

Karena itu saya ingin sampaikan kepada seluruh ulama, kepada seluruh umara yang hadir bersama ita di tempat ini. Hari ini jutaan umat Islam datang ke Jakarta bukan untuk merusak NKRI;  bukan untuk melawan Pancasila; bukan untuk menodai UUD 1945; dan bukan juga untuk menghancurkan kebinnekaan Tungal Ikaan kita. Tapi jutaan umat Islam ini, saya sampaikan kepada seluruh ulama dan umara, khususnya kepada bapak Presiden, mereka datang untuk membela Al-Qur’an, mereka datang untuk membela agama, mereka datang untuk menegakkan hukum, justru karena mereka cinta kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika, saudara.

Ibadallah!!!!! Ibadallah !!!!! Kita hadir di sini disatukan oleh Allah. Tidak ada seorang habib pun, tidak ada seorang kiyahi pun, tidak ada satu ormas pun, tidak ada satu orsospol pun, yang mampu mengumpulkan umat manusia sebanyak ini dalam tujuan yang sama, saudara. Tidak ada. Tidak ada. Kita kumpul di sini semua, ini merupakan petolongan Allah. Allah yang menyatukan hati kita. Allah yang menyatukan jiwa kita. Allah yang menggerakkan kita. Sehingga walau pun kita sudah digembosi, walau pun sudah dihalang-halangi, walaupun, saudara, sudah berusaha supaya ini tidak terlaksana, tapi dengan pertolongan Allah, saudara, acara ini tetap bisa terlaksana. Nashrun minalah wa fathun qarib. Wa bassiril mu’minin. Saudara, ya, ini kemenangan dari Allah. Ini kemenangan yang nyata. Beri khabar gembira kepada seluruh orang-orang beriman bahwa kita semua akan mendapatkan kemenangan dari Allah SWT.

Ibadallah !!!!! Setelah panjang lebar, akan saya sampaikan dalam khutbah yang pertama ini. Akhirnya di sini saya tegaskan kembali, saudara, bahwa penegakan hukum adalah satu keniscayaan. Allah menyatakan dalam Al-Qur’anulkarim “innallaha ya’murukum bil’adli wa ihsan”. Sesugguhnya Allah memerintahkan menegakkan keadilan; justice for all. justice, keadilan, itu untuk semua umat manusia, tanpa memandang suku, tanpa memandang bangsa, tanpa memandang agama, semua umat manusia wajib untuk diperlakukan dengan adil, saudara. Dan penegakan keadilan itu pun juga harus menjamin setiap agama yang ada di bumi Indonesia ini, tidak boleh dinistakan, saudara. Allah nyatakan dalam Al-Qur’anulkarim “jangan sekali-kali kau mencaci-maki, kau menista, kau menodai orang-orang yang menyembah selain Allah”.

Kalau umat agama lain saja tidak boleh kita nistakan, apalagi umat Islam, umatnya nabi Muhammad SAW. Karena itu, saudara, Kristen tidak boleh kita nistakan. Katholik, tidak boleh kita hina-hina. Buddha, Hindu, Kong Hu Chu, tidak boleh ada yang mencaci-makinya saudara. Apalagi agama Islam yang merupakan agama mayoritas penduduk RI.

Maka itu melalui kesempatan Jum’at ini, kita ingin nyatakan di depan seluruh ulama dan umara, khususnya pimpinan MPR dan DPR juga Presiden, bahwa agama apa pun tidak boleh dinistakan di Indonesia, dan siapa pun, sekali lagi, siapa pun manusianya, yang menistakan agama apa pun, mereka harus ditahan, mereka harus ditangkap, mereka harus diseret ke pengadilan dan mereka harus dihukum yang berat, saudara. Sebab, sekali saja penista agama dibiarkan, besok semua akan mudah untuk dinistakan saudara.

Ingat, penistaan agama bukan keberagaman, bukan kemajemukan, bukan kebhinnekaan. Akan tetapi penistaan agama adalah pelanggaran hukum, penghancuran NKRI, penghancuran Bhinneka Tungal Ika. Maka itu, stop segala bentuk penistaan agama, dan adili semua penista agama yang ada di Indonesia. Ibadallah !!!!! Ibadallah !!!!! Dengan penegakan keadilan, Allah akan turunkan berkah untuk kita. Semoga Allah SWT menyatukan kita semua. Memberikan kemenangan kepada kita. Memberkahi setiap langkah perjuangan kita.

Dan akhirnya sebagai penghujung khutbah yang pertama ini, saya ingin ingatkan, hari ini kita kumpul karena surah Al-Maidah ayat 51 dinistakan. Ingat, ini isyaratun  ilahiyyah. Ini isyarat dari Allah. Bahwa perjuangan kita tidak hanya sampai kepada Ahok ditahan atau dipenjara.  Tapi harus lebih dari itu. Surah Al-Maidah ayat 51 harus ditegakkan di bumi Indonesia. Harus diberlakukan di bumi Indonesia, bumi yang berpenduduk mayoritas muslim, harus tunduk kepada Al-Qur’anulkarim. Tidak boleh ada lagi yang menghalang untuk penerapan Surah Al-Maidah ayat 51 saudara.

Kita mohon kepada Allah semoga ke depan langkah kita makin mantap, persatuan kita makin kuat, untuk menegakkan hukum Allah di bumi Indonesia, bumi pertiwi yang kita cinta ini. Mari kita bela agama. Mari bela agama. Mari kita bela Islam. Mari kita jaga NKRI. Mari, saudara, kita hormati semua umat beragama. Tidak boleh kita saling mencaci ataupun mencerca.

Saudara, Indonesia damai tanpa penista agama. Indonesia damai tanpa liberalisme. Indonesia damai tanpa aliran sesat. Indonesia damai, saudara,  tanpa LGBT. Indonesia damai tanpa kemungkaran dan kemaksiatan.

Ibadallah !!!!! Akhirnya kita mohon kepada Allah, semoga Allah tingkatkan iman kita. Allahuma qawwi imamana, wa qawwi islamana, wa qawwi ihsanana, wa qawwi ukhuwwatan Islamiyyah. Birahmatika ya arhaman rahimin.

Untuk melihat rekaman lengkap klik di sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: