'nBASIS

Home » ARTIKEL » KISAH BURUNG GEREJA

KISAH BURUNG GEREJA

AKSES

  • 538,714 KALI

ARSIP


burung-gereja2
Foto: modifikasi http://3.bp.blogspot.com/-ZM6PFxJdUP8/U0vn8JCpY2I/
AAAAAAAAHuc/kpjHJ7s3CK0/s1600/burung+gereja2.jpg

Suatu ketika raja melintas di bawah terik matahari dengan mengenakan pakaian yang memantulkan cahaya tak ubahnya cermin.


Burung Garuda yang sedang terbang rendah jatuh karena pemandangannya sangat terganggu. Ia meringis. Bersamaan dengan Burung Garuda, Burung Gereja pun jatuh. Hanya saja karena bobotnya sngat ringan, ia tak mengalami cedera sedikit pun. Mungkin karena jatuhnya pun tepat menimpa tubuh Burung Garuda.


Ketika ditanya oleh raja, Burung Garuda menjawab sejujurnya:

“saya terkena pantulan cahaya dari baju raja”.


Tiba-tiba saja Burung Gereja berkata  dengan gagahnya:

“Maaf raja, saya terpaksa menjatuhkan Burung Garuda jahat ini karena saya merasa ia akan memangsa raja. Saya tak mau raja menjadi santapan siangnya”.

Raja pun merasa senang dan bertanya:

“wahai Burung Gereja, di mana posisimu saat Burung Garuda ini jatuh?”

Burung Gereja kembali menunjukkan kegagahannya:

“Raja yang mulia, sepanjang hari saya membuntuti Burung Garuda yang jahat ini karena menurut info A1 yang saya peroleh sudah sepekan lalu ia berencana memakan raja”.

Raja pun senang. Pesta besar diadakan untuk merayakan keselamatan raja dari pemangsaan Burung Garuda.

Dalam pesta besar itu Burung Gereja diberi peran memimpin lagu kebangsaan.

 

Shohibul Anshor Siregar
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: